Alfred Riedl: Ingin Masuk Timnas ? Ya Main Bagus

Alfred Riedl: Ingin Masuk Timnas ? Ya Main Bagus

Jakarta, TimNas.com - Pelatih timnas Indonesia senior, Alfred Riedl mengatakan jika para pemain ingin masuk dalam timnas Indonesia senior, para pemain diharuskan bermain baik di level klub.

“Terpenting bagi saya masih ingin mencari yang terbaik. Saya tidak mau mengambil pemain yang prestasinya biasa-biasa saja di klub.” Ungkapnya.

“Paling tidak selama ISL bulan ini. Jadi,kalau mau dipanggil lagi,ya harus main bagus.” Lanjutnya.

Pelatih asal Austria ini menambahkan usia pemain bukanlah masalah untuknya.

Salah satu contohnya adalah penyerang Arema Cronous Indonesia, Christian Gonzales yang berusia 38 tahun dipanggil masuk ke skuat Garuda.

“Saya tidak peduli dengan usia. Kami juga punya pemain muda seperti Bayu Gatra, tetapi mereka harus menunjukkan karakter lagi supaya bisa bersaing.” Pungkasnya.

Indra Sjafri: Timnas U-19 Masih Ada Beberapa Kelemahan

Indra Sjafri: Timnas U-19 Masih Ada Beberapa Kelemahan

Dubai, TimNas.com - Timnas Indonesia U-19 telah usai melakoni tur Timur Tengah pada Jumat, 18 April 2014 lalu.

Dari rangkaian ujicoba yang dijalani oleh skuat Garuda Jaya, pelatih timnas Indonesia U-19 Indra Sjafri menilai secara keseluruhan anak asuhnya mengalami banyak peningkatan namun masih ada kelemahan.

Kelemahan itu adalah bola crossing dan efektifitas bermain. Pasalnya, Indra Sjafri melihat anak asuhnya selalu kemasukan lewat bola crossing.

“Ada beberapa hal yang menjadi perhatian khusus tim pelatih. Salah satunya antisipasi bola crossing dan efektifitas bermain. Insya Allah di akhir tahap spesifik preparation Agustus nanti, semua kelemahan sudah bisa kami minimalisir.” Katanya.

Juni, Timnas U-23 Berangkat Ke Eropa

Juni, Timnas U-23 Berangkat Ke Eropa

Jakarta, TimNas.com - Jelang Asian Games tahun ini, timnas Indonesia U-23 dipersiapkan dengan sangat matang. Berbagai rencana pematangan tim pun disusun dengan baik. Salah satunya adalah agenda ujicoba.

Timns Indonesia U-23 direncanakan akan berangkat ke Eropa bulan Juni mendatang untuk melakukan ujicoba.

“Untuk Mei sepertinya melawan tim lokal. Pada bulan puasa (Juni) anak-anak baru akan menjalani tur Eropa.” Ungkap Sekjen PSSI, Joko Driyono.

Joko menambahkan ada empat laga uji coba yang disiapkan bagi tim Garuda Muda selama di Eropa. Namun levelnya bukanlah timnas U-23 negara lain.

“Lawannya klub-klub saja.” Bebernya.

Sebelumnya, timnas U-23 sudah melakoni beberapa kali uji coba sebagai persiapan menuju Asian Games 2014. Di antaranya menghadapi Malaysia U-21, Persis Solo, Sri Lanka U-23, serta Singapura U-23. Timnas U-23 ditargetkan bisa menembus babak delapan besar di Asian Games nanti.

Timnas U-19 Masih Kurang Dalam Antisipasi Bola Mati

Timnas U-19 Masih Kurang Dalam Antisipasi Bola Mati

Dubai - Asisten pelatih timnas Indonesia U-19, Eko Purdjianto mengatakan timnas U-19 masih memiliki kekurangan meski telah mengalahkan Uni Emirat Arab dengan skor telak 4-1 pada Senin, 14 April 2014.

“Memang tim ini masih memiliki kelemahan, terutama dalam mengantisipasi bola-bola mati. Terlihat seperti laga kemarin, bagaimana cara UEA mencetak gol lewat tendangan bebas.” Katanya.

Oleh karena itu, lanjut Eko, timnas U-19 akan berusaha keras untuk membenahinya. Dengan persiapan Piala Asia U-19 yang masih menyisakan beberapa bulan lagi, dia yakin timnya bisa bermain lebih baik.

“Yang jelas kami akan terus melatih pemain untuk menghadapi situasi seperti itu,” Tuturnya.

Timnas U-19 akan kembali berhadapan dengan Uni Emirat Arab pada Rabu, 16 April 2014 ini

Aji Santoso Pantau Beberapa Pemain Untuk Timnas U-23

Aji Santoso Pantau Beberapa Pemain Lagi Untuk Timnas U-23

Jakarta, TimNas.com - Pelatih timnas Indonesia U-23 Aji Santoso mengaku dirinya saat ini sedang memantau beberapa pemain baru untuk pemusatan latihan ketiga bulan Mei mendatang.

Keputusan itu diambil setelah pihaknya melakukan evaluasi dari pemusatan gelombang kedua yang berakhir 3 April lalu. Dari 23 nama yang ada, Aji memastikan bahwa ada pemain yang akan kembali dipanggil dan tidak karena kualitasnya belum sesuai standar.

“Ada sekitar delapan sampai sepuluh pemain baru yang akan kami pantau.” Ujarnya.

Tapi, bukan berarti pemain yang dinilai layak dipanggil kembali juga tak dipantau. Performa pemain tersebut, menurut pelatih asal Malang itu bisa saja menurun di level klub. Karena itu, dia berharap pemain tidak cepat puas.

“Semua pemain berpeluang terlempar dari tim atau dipanggil kembali. Jadi jangan puas dulu. Kami tidak diam dan akan kami pantau terus.” Ungkapnya.

Aji berharap tim-tim kompetisi Divisi Utama yang bergulir mulai 15 April nanti, memberikan kesempatan lebih banyak terhadap pemain mudanya agar dapat terlihat seberapa besar potensi yang dimiliki pemain muda itu.

“Semakin banyak tim yang memainkan pemain mudanya, tentu itu bagus untuk timnas.” Pungkasnya.

Laga Ujicoba Lawan Oman Jadi Bahan Evaluasi Indra Sjafri

Laga Ujicoba Lawan Oman Jadi Bahan Evaluasi Indra Sjafri

Dubai, TimNas.com - Timnas U-19 Indonesia baru saja usai melakoni laga ujicoba melawan timnas Oman U-19. Skuad  Garuda Jaya melakukan dua pertandingan ujicoba melawan Oman U-19.

Hasil yang diperoleh timnas U-19  dari dua kali pertandingan itu adalah satu kali menang dan satu kali kalah.

Dalam laga pertama Rabu, 9 April, timnas Indonesia U-19 kalah 1-2 dari Oman U-19 dan di laga keduanya Jumat, 11 April, timnas Indonesia U-19 menang 2-1.

Pelatih timnas U-19, Indra Sjafri mengatakan dirinya akan menjadikan dua laga tersebut bahan evaluasi tim asuhannya.

“Pertandingan di Oman tentu kami jadikan bahan evaluasi. Utamanya dalam hal mengantisipasi bola-bola crossing dan upaya meminimalisir peluang bola crossing tersebut.” Katanya.

“Idealnya itu begitu peluit panjang ditiup harusnya semua pemain sudah langsung perform. Jadi tidak perlu lagi waktu adaptasi apalagi sampai babak kedua. Ini yang masih jadi catatan kami.” Pungkasnya.

Timnas Indonesia U-19 masih memiliki tiga jadwal ujicoba di Timur Tengah. Melawan timnas Uni Emirat Arab U-19 dua kali, 14 April dan 16 April.

Setelah itu, 19 April timnas Indonesia U-19 akan berhadapan dengan Al Shabab Al Arabi U-19.

Balas Kekalahan Pertama, La Nyalla Bersyukur

Balas Kekalahan Pertama, La Nyalla Bersyukur

Jakarta, TimNas.com - Ketua Badan Tim Nasional (BTN), La Nyalla mengaku bersyukur timnas Indonesia U-19 dapat membalas kekalahan atas Oman di pertandingan pertama.

Pada pertandingan pertamanya Rabu, 9 April kemarin timnas Indonesia U-19 kalah 2-1 dari Oman U-19.

Namun, di pertandingan keduanya Jumat 11 April skuad Garuda Jaya dapat membalas kekalahan tersebut juga dengan skor yang sama, 2-1.

Alhamdulillah, kita berhasil membalas kekalahan di pertemuan pertama dengan skor yang sama. Permainan anak-anak tadi bagus.” Katanya.

Gol Indonesia dicetak oleh Fatchurohman pada menit ke-60 dan Dimas Drajad pada menit ke-88. Sedangkan gol Oman dicetak oleh Muaadh Al Khaldi pada menit ke-74

Indra Sjafri: Anak-Anak Butuh Adaptasi

Indra Sjafri: Anak-Anak Butuh Adaptasi

Muscat, TimNas.com - Pelatih timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri mengatakan dirinya tidak terlalu memusingkan kekalahan yang dialami oleh anak asuhnya saat Rabu lalu.

Timnas Indonesia U-19 kalah 1-2 dari Oman U-19 pada ujicoba yang digelar Rabu, 9 April 2014 kemarin.

“Anak-anak main bagus. Hanya saja masih butuh adaptasi, istirahat juga belum maksimal.” Katanya.

Indra juga mengungkapkan faktor kekalahan lainnya adalah cuaca yang cukup panas. Indra mengatakan suhu udara di Oman mencapai 33 derajat celcius.

“Suhu udara panas, dan kepala kami pada botak semua pula.” Jelasnya.

Timnas U-19 akan kembali melawan Oman pada Jumat (10/4) sore waktu setempat.

Usai Umrah, Timnas U-19 Langsung Berangkat Ke Oman

Usai Umroh, Timnas U-19 Langsung Berangkat Ke Oman

Muscat, TimnNas.com - Usai menyelesaikan rangkaian ibadah umroh di Arab Saudi pada Sabtu, 5 April lalu, timnas Indonesia U-19 langsung berangkat ke Muscat, Oman untuk memulai kembali pemusatan latihan mereka, di sana mereka akan melakukan serangkaian ujicoba.

Skuad Garuda Jaya tiba di Oman pada Minggu, 6 April 2014 dini hari.

“Sekarang kami akan kembali berfokus pada program timnas, menjalani tur timur tengah, dan bersiap untuk uji coba disini.” Kata pelatih timnas U-19, Indra Sjafri.

“Saya ingin pemain mengembalikan kondisinya setelah melakukan perjalanan. Hari ini, kami baru memulai latihan di lapangan secara penuh. Pagi dan sore, seperti biasa.” Lanjutnya.

Di hari perdana latihan di lapangan, Indra menjelaskan jika dia akan memantau kondisi pemain plus latihan taktik strategi ringan pembuka. Barulah, pada sore harinya dia akan mulai menggodok kembali taktik-strategi yang selama ini sudah dimatangkan para penggawa Garuda Jaya dengan keras.

Aji Santoso Rencanakan Dua Ujicoba Lagi

Aji Santoso Rencanakan Dua Ujicoba Lagi

Jakarta, TimNas.com - Pelatih timnas Indonesia U-23, Aji Santoso mengatakan dirinya memiliki rencana ujicoba lagi untuk anak asuhnya.

Pada ujicoba sebelumnya, skuad Garuda Muda berhadapan dengan timnas Singapura U-23. Laga tersebut dimainkan di Stadion Hougang, Rabu (2/4) lalu dan dimenangkan Indonesia dengan skor 2-1.

”Rencananya ada dua ujicoba. Tapi untuk lawan dan tanggal, BTN yang akan mengumumkan.” Ujarnya.

Hal tersebut dikarenakan timnya perlu lebih banyak jam terbang. Apalagi setelah melihat pertandingan away melawan Singapura kemarin, dia menyebut mental anak didiknya masih minim sehingga permainan kurang maksimal.

”Kalau saya menginginkan timnas U-23 bisa ujicoba di luar negeri. Karena masih banyak pemain yang belum mempunyai pengalaman bertanding internasional. Lalu untuk lawannya dari Asia Tenggara.” Katanya.

Pusat Berita TimNas dan Jadwal Tim Nasional Indonesia