Indra-Sjafri-Nilai-Turnamen-Di-Brunei-Lebih-Bermanfaat-Daripada-Di-Spanyol

Indra Sjafri Nilai Turnamen Di Brunei Lebih Bermanfaat Daripada Di Spanyol

Jakarta, TimNas.com - Pelatih tim nasional Indonesia U-19, Indra Sjafri menilai turnamen Hasanal Bolkiah Trophy di Brunei Darussalam lebih bermanfaat dibandingkan turnamen COTIF di Spanyol.

Turnamen Hasanal Bolkiah Trophy akan dimulai pada 9 hingga 23 Agustus 2014 mendatang.

Indra Sjafri menjelaskan turnamen di Brunei itu lebih bermanfaat karena laga dimainkan dengan waktu normal yakni 2×45 menit. Sementara turnamen COTIF hanya 2×35 menit. Informasi mengenai regulasi pertandingan tersebut didapat baru-baru ini.

“Saat itu kami belum dapat regulasi dan aturan pertandingan di COTIF. Bagi tim pelatih, regulasi ini memang agak mengurangi nilai. Karena kami di Piala Asia main 2×45 menit,” katanya.

Karena itu, Indra menegaskan bahwa uji coba ke Brunei lebih bermanfaat.

“Secara teknis ini turnamen yang lebih bermanfaat di fase pra-kompetisi ini,” tutupnya.

Indra-Sjafri-Bawa-26-Pemain-Ke-Hassanal-Bolkiah-Trophy

Indra Sjafri Bawa 26 Pemain Ke Hassanal Bolkiah Trophy

Jakarta, TimNas.com - Tim nasional Indonesia U-19 akan mengikuti ajang Hassanal Bolkiah Trophy di Brunei Darussalam pada 9 hingga 23 Agustus 2014 mendatang.

Pelatih tim nasional U-19, Indra Sjafri mengaku akan membawa 26 pemain ke turnamen tersebut.

“Untuk turnamen itu kami tetap akan bawa 26 pemain,” katanya.

Indra Sjafri menambahkan bahwa turnamen di Brunei ini akan dijadikan persiapan untuk Piala Asia nanti.

“Semua tidak ada yang berubah dari rencana persiapan kami. Yang perlu ditekankan adalah, semua ini adalah bagian dari persiapan kami ke Piala Asia,” tutupnya.

La-Nyalla-Pendukung-Timnas-U-19-Tidak-Perlu-Marah-Dan-Kecewa-Soal-Turnamen-COTIF

La Nyalla: Pendukung Timnas U-19 Tidak Perlu Marah Dan Kecewa Soal Turnamen COTIF

Jakarta, TimNas.com - Tim nasional Indonesia U-19 dipastikan tidak akan mengikuti turnamen COTIF di Spanyol pada 10 hingga 20 Agustus 2014.

Pasalnya, tim nasional Indonesia U-19 akan mengikuti Hassanal Bolkiah Trophy di Brunei Darussalam. Sebagai penggantinya, PSSI mengirimkan tim nasional U-21.

Akibat dari hal tersebut, para pendukung skuad Garuda Jaya banyak yang mengungkapkan kekecewaannya kepada PSSI karena membatalkan tur Spanyol untuk Evan Dimas dkk.

Wakil Ketua Umum PSSI, La Nyalla Mattalitti pun menanggapi mengenai hal tersebut. La Nyalla mengatakan bahwa para pendukung tidak perlu kecewa dan marah hanya karena batalnya tur ke Spanyol itu.

“Saya minta pendukung timnas tidak perlu kecewa dan marah hanya karena faktor turnamen COTIF di Spanyol,” tulisnya di @LaNyallaMM1.

“Percayakan saja kepada PSSI, bahwa apapun keputusannya itu yang terbaik untuk timnas U-19,”

Ini-Alasan-PSSI-Kirim-Timnas-U-21-Ke-Turnamen-COTIF

Ini Alasan PSSI Kirim Timnas U-21 Ke Turnamen COTIF

Jakarta, TimNas.com - Seperti yang diketahui, tim nasional Indonesia U-21 akan mengikuti turnamen COTIF di Spanyol pada Agustus mendatang.

Tim nasional Indonesia U-21 menggantikan posisi tim nasional U-19, yang sebelumnya menjadi peserta turnamen tersebut. Tim nasional U-19 batal mengikuti turnamen itu karena mengikuti Hassanal Bolkiah Trophy di Brunei Darussalam.

Alasan PSSI mengirim tim nasional U-21 ke Spanyol untuk menggantikan tim nasional U-19 adalah sebagai persiapan kualifikasi Olimpiade.

“Event COTIF akan diikuti tim nasional U-21 pada 10-20 Agustus. Ini jadi ajang persiapan dan menyeleksi pemain untuk kualifikasi Olimpiade. Ini menjadi hal penting,” kata Sekjen PSSI, Joko Driyono.

 

Timnas-U-21-Isi-Tempat-Timnas-U-19-Di-Turnamen-COTIF

Timnas U-21 Isi Tempat Timnas U-19 Di Turnamen COTIF

Jakarta, TimNas.com - Sebelumnya, PSSI mengirim tim nasional Indonesia U-19 ke turnamen COTIF di Spanyol, namun rencana itu batal karena PSSI mengikutsertakan skuad Garuda Jaya ke Hassanal Bolkiah Trophy di Brunei Darussalam pada 9-23 Agustus mendatang.

Tetapi, Indonesia tetap mengirimkan wakil ke turnamen COTIF di Spanyol, yaitu tim nasional U-21.

“PSSI melalui BTN menunjuk Ruddy William Keltjes untuk mempersiapkan timnas U-21. Dalam jangka pendek, tim tersebut akan didominasi juara bertahan ISL U-21, Sriwijaya U-21, yakni berkisar 10-12 pemain. Akan ditambah juga oleh pemain U-19 yang terdaftar,” ujar Sekjen PSSI, Joko Driyono.

Turnamen COTIF di Spanyol akan digelar pada 10 hingga 20 Agutus 2014 mendatang.

Timnas-U-19-Batal-Ikuti-Turnamen-Cotif-Di-Spanyol

Timnas U-19 Batal Ikuti Turnamen Cotif Di Spanyol

Jakarta, TimNas.com - Awalnya, tim nasional Indonesia U-19 dijadwalkan akan terbang ke Spanyol untuk mengikuti turnamen Cotif pada 10 hingga 20 Agustus 2014 mendatang. Namun, rencana tersebut batal

Sebagai gantinya, skuad Garuda Jaya diberangkatkan ke Brunei Darussalam untuk mengikuti Hassanal Bolkiah Trophy pada 9 hingga 23 Agustus 2014 nanti.

Keputusan tersebut diambil saat rapat Komite Eksekutif PSSI di Hotel Sultan, Jakarta pada 23 Juli 2014.

“Tidak mudah untuk memutuskan keikutsertaan di Hassanal Bolkiah. Ada dua hal yang mempengaruhi, yaitu hubungan antara dua negara. Diundanganya Indonesia ke ajang tersebut bukan sekedar hubungan antar federasi,” ungkap Sekjen PSSI, Joko Driyono.

“Kami punya empati luar biasa atas undangan yang dikirimkan oleh kedutaan Brunei. Faktor kedua adalah prestasi Indonesia menjadi runner up di edisi sebelumnya,” pungkasnya.

Kalah-Dari-Lazio,-Aji-Santoso-Tetap-Apresiasi-Timnas-U-23

Kalah Dari Lazio, Aji Santoso Tetap Apresiasi Timnas U-23

Auronzo di Cadore, TimNas.com - Dalam laga ujicobanya yang kedua melawan Lazio di Stadion Comunale, Auronzo di Cadore pada Minggu, 20 Juli 2014 lalu, tim nasional U-23 mengalami kekalahan dua gol tanpa balas.

Meski demikian, pelatih tim nasional U-23, Aji Santoso tetap memberikan apresiasi kepada anak asuhnya. Pasalnya, ia melihat skuad Garuda Muda mendapatkan beberapa hal positif dari laga tersebut.

“Pertandingan kali ini anak-anak bermain cukup baik. Mereka bisa lebih percaya diri dan enjoy. Mereka mampu menekan lawan di daerah pertahanan lawan. Dan anak-anak bisa bermain bola-bola pendek satu dua sentuhan,” ungkap Aji.

“Tapi secara keseluruhan anak-anak sudah mengalami peningkatan baik dari permainan maupun mental. Kami dari tim pelatih tetap mengapresiasi dan puas dengan penampilan mereka,” lanjutnya.

Aji-Santoso-Berencana-Turunkan-Pemain-Yang-Belum-Main-Saat-Lawan-Cagliari

Aji Santoso Berencana Turunkan Pemain Yang Belum Main Saat Lawan Cagliari

Belluno, TimNas.com - Pada Rabu, 23 Juli 2014 besok, tim nasional U-23 akan menggelar ujicobanya yang ketiga dalam tur Italia mereka.

Di ujicoba itu, skuad Garuda Muda akan berhadapan dengan Cagliari di Stadion Sappada, Belluno.

Pelatih tim nasional Indonesia U-23, Aji Santoso mengungkapkan bahwa dirinya akan memberikan kesempatan kepada pemainnya yang belum pernah main untuk tampil.

“Saya akan turunkan pemain yang di dua pertandingan sebelumnya belum pernah main,” katanya.

Ia berharap pemain yang belum pernah tampil dan diturunkan olehnya dapat menampilan permainan terbaiknya agar mendapat hasil maksimal.

“Mudah-mudahan pertandingan ketiga nanti lebih baik walau menurunkan pemain yang belum pernah main,” pungkasnya.

Pada dua laga ujicoba sebelumnya, tim nasional U-23 mendapatkan kekalahan 1-3 dari Roma dan 0-2 dari Lazio.

Indra-Sjafri-Pemain-U-19-Tidak-Boleh-Ikut-Tarkam

Indra Sjafri: Pemain U-19 Tidak Boleh Ikut Tarkam

Ternate, TimNas.com - Pelatih tim nasional Indonesia U-19, Indra Sjafri mengungkapkan bahwa anak asuhnya dilarang mengikuti tarkam atau ajang kompetisi setingkat kampung saat libur Lebaran nanti pada 23 Juli hingga 2 Agustus 2014 mendatang.

Terakhir kali skuad Garuda Jaya melakukan aktivitas sepakbola sebelum libur Lebaran adalah ujicoba melawan Persiter Ternate pada Selasa 22 Juli 2014 besok.

“Tidak boleh ikut tarkaman dan pastinya para pemain tidak akan berani. Bukan berarti karena menjaga kondisi fisik terus ikut tarkaman, kan para pemain bisa berlatih sendiri,” katanya.

Akan tetapi, Indra Sjafri memperbolehkan anak asuhnya ikut masuk ke dalam klub lain jika ingin berlatih.

“Kalau ada klub di daerahnya silakan ikut berlatih di sana, atau kembali ke klub asal. Nanti pemain harus menyerahkan nomor kontak pelatih klub bersangkutan agar kami bisa memantau kondisi fisiknya,” lanjutnya.

Timnas-U-19-Kehilangan-Tujuh-Pemain-Saat-Ujicoba-Lawan-Persiter

Timnas U-19 Kehilangan Tujuh Pemain Saat Ujicoba Lawan Persiter

Ternate, TimNas.com - Tim nasional Indonesia U-19 akan berujicoba dengan Persiter Ternate di Gelora Kieraha, Maluku Utara pada Selasa, 22 Juli 2014.

Pada laga tersebut, skuad Garuda Jaya akan kehilangan tujuh pemain. Tim nasional kehilangan tujuh pemain bukan karena cedera namun ketujuh pemain itu pulang kampung lebih awal dibandingkan pemain lainnya lantaran masalah tiket pesawat.

Tujuh pemain itu adalah trio Aceh Zulfiandi, Hendra Sandi, Miftahul Hamdi. Sementara empat pemain lainnya yakni Paulo Sitanggang (Medan), I Putu Gede (Bali), Ichsan Kurniawan (Palembang), dan Febly Gushendra (Padang).

Hal tersebut dikatakan oleh pelatih tim nasional Indonesia U-19, Indra Sjafri.

“Tiket pesawat ke Aceh, Sumatera, dan Bali, paling akhir tanggal 20 Juli. Jadi mereka libur lebih cepat dari pemain lainnya,” kata Indra.

Pusat Berita TimNas dan Jadwal Tim Nasional Indonesia