Empat Pemain Timnas U-19 Dicoret Oleh Indra Sjafri

Batu, TimNas.com – Pelatih timnas U-19, Indra Sjafri mengungkapkan dirinya telah mencoret empat timnas U-19.

Empat pemain itu adalah Untung Wibowo, Terens Owang Puhari, Andi Prayoga, dan Muchamad Junda Irawan.

Menurutnya, empat pemain tersebut tidak memenuhi empat kriteria yang ditetapkannya, yaitu skill, fisik, pemahaman taktik, dan mentalitas di dalam dan luar lapangan.

“Alasannya, karena empat kriteria utama kalah bersaing di empat aspek. Empat kriteria utama itu, skill, fisik prima, taktik di lapangan dan mental.” Katanya.

Ia menambahkan dirinya akan mencoret tujuh nama pemain lagi pada Senin, 30 Desember 2013 mendatang.

“Pada Senin mendatang, kita akan mencoret tujuh pemain lagi. Sehingga, saat latihan di Batu berakhir, sudah ada 28 pemain yang akan dibawa ke pemusatan latihan tahap kedua di Yogyakarta selama delapan bulan.” Pungkasnya.

Timnas U-19 Direncanakan Mengikuti Dua Turnamen Mini

Batu, TimNas.com – Timnas U-19 Indonesia direncanakan akan mengikuti dua turnamen mini sebagai persiapan sebelum terjun dalam putaran final Piala Asia U-19 di Myanmar pada Oktober 2014 mendatang.

Dua turnamen yang direncanakan untuk timnas U-19 adalah turnamen Vietnam pada Mare 2014 dan turnamen di Indonesia bertajuk ‘SCTV Championship’ antara rentang waktu Maret hingga Agustus.

“Mengenai lawan tanding, itu saya serahkan kepada PSSI.” Ujar pelatih timnas U-19, Indra Sjafri.

Para pemain sudah menjalani pemusatan latihan hampir dua bulan untuk fase persiapan umum yang lebih ditekankan kepada peningkatan kondisi fisik.

Pada Februari, pasukan Garuda Jaya akan  memasuki fase spesifik dan selanjutnya prakompetisi. Pada dua fase itu, khususnya prakompetisi, Evan Dimas cs akan digembleng dengan melakoni berbagai laga uji coba.

Mantan Pemain Timnas Dapat Kesempatan Dari BTN Menjabat Sebagai Staff Pelatih

Jakarta, TimNas.com – Pihak Badan Tim Nasional (BTN) saat ini telah membuat sebuah program baru bagi para pemain yang pernah membela timnas Indonesia.

Program itu adalah mantan pemain timnas Indonesia memiliki kesempatan untuk menjabat sebagai staff pelatih timnas Indonesia

Program itu ditujukan untuk mendapatkan pelatih lokal yang berkualitas. Pasalnya, diharapkan kedepannya timnas Indonesia dilatih oleh pelatih lokal.

Hal tersebut dikatakan oleh Sekjen PSSI, Joko Driyono.

“Pada dasarnya, kami ingin memunculkan pelatih-pelatih yang berbakat dari dalam negeri. Makanya kami mencoba membuat rencana untuk memberikan kesempatan kepada para mantan pemain timnas berkecimpung di kepelatihan. Tapi, levelnya baru staf belum pelatih.” Ujarnya.

Sebelumnya, nama mantan pemain timnas Bambang Pamungkas sempat digadang-gadangkan akan menjadi salah satu asisten pelatih.

Menurutnya, tidak hanya Bepe melainkan juga ada beberapa nama yang sempat ditawarkan menjalani program tersebut, di antaranya Ponaryo Astaman dan Kurniawan Dwi Yulianto.

“Selain Bepe sebenarnya kemarin ada wacana untuk memasukkan nama Ponaryo juga di dalam staf kepelatihan timnas. Beberapa pemain dari era Primavera juga akan diberi kesempatan seperti Kurniawan Dwi Yulianto. “

Syamsir Alam Incar Tempat Di Timnas Indonesia

Palembang, SunduL – Pemain yang baru bergabung dengan Sriwijaya FC, Syamsir Alam mengaku dirinya mengincar satu tempat di timnas Indonesia.

Untuk memenuhi keinginannya itu, Mantan pemain CS Vice ini pun bertekad untuk menampilkan permainan yang baik bersama dengan klub berjuluk Laskar Wong Kito ini.

Menurutnya, Sriwijaya FC merupakan klub besar yang mempunyai mental juara, dan tidak dapat dipungkiri setiap pemain yang pernah memperkuat Sriwijaya FC dipanggil untuk memperkuat timnas senior, seperti Tantan, yang hanya bermain satu musim akhirnya tembus ke timnas senior.

“Saya akan berusaha semaksimalnya berikan yang terbaik untuk SFC, karena saya ingin sukses di sini agar target memperkuat timnas senior bisa tercapai, seperti pemain-pemain yang pernah bermain di sini.” Ujarnya.

Dipanggil Kembali Menjadi Asisten Pelatih Timnas, Widodo C Putro Senang

Jakarta, TimNas.com – Widodo C. Putro mengaku senang ketika dirinya ditunjuk kembali sebagai asisten pelatih timnas Indonesia.

Penunjukan Widodo C. Putro diumumkan oleh Badan Tim Nasional (BTN) kemarin, Senin (23/12). Selain Widodo C Putro, Wolfgang Pikal dan Edy Harto juga ditunjuk menjadi asisten pelatih. Ketiganya akan aktif bekerja mulai 7 Januari mendatang.

“Yang pasti senang bisa menangani timnas kembali. Memang sebelumnya saya juga dihubungi oleh Alfred Riedl dan PSSI yang meminta saya kembali lagi. Dengan segala pertimbangan saya bersedia.” Ujarnya.

Ia mengaku dirinya sudah membuat program bersama Alfred Reidl. Salah satunya adalah memanggil 40-45 pemain untuk mengikuti seleksi.

“Rencananya ada 40-45 pemain yang akan kami panggil. Kami akan memantau untuk mencari yang terbaik. Nanti salah satunya kami akan memantau lewat Inter Island Cup pada Januari.” Jelasnya.

Jika Dipanggil Ke Timnas Lagi, Rahmad Darmawan Siap

Jakarta, TimNas.com – Masa kepelatihan Rahmad Darmawan sebagai pelatih di timnas Indonesia U-23 telah berakhir seiring berakhirnya SEA Games 2013.

Rahmad Darmawan berhasil mengantarkan timnas U-23 ke final SEA Games 2013. Namun, dalam partai puncak kesempatan Garuda Muda untuk meraih medali emas digagalkan oleh Thailand.

Timnas Indonesia U-23 kalah dengan skor tipis 0-1 dari Thailand.

Namun, pria yang akrab disapa RD ini tidak menolak jika kembali dipercaya untuk membesut timnas Indonesia lagi.

“Saya berpikir untuk istirahat dulu dari timnas U-23. Tapi, kalau ada kesempatan lagi dan datang, saya tidak akan menolak untuk kembali melatih timnas. Sekali lagi saya akan siap untuk negara.” Ujarnya.

PSSI Sudah Pilih Tiga Nama Untuk Asisten Riedl

Jakarta, TimNas.com – PSSI telah memilih tiga nama asisten pelatih untuk pelatih timnas Indonesia senior, Alfred Riedl. Mereka adalah Widodo C. Putro, Wolfgang Pikal, dan Edy Harto. Mereka akan mulai aktif bekerja pada 7 Januari 2014.

“Ada tiga asisten pelatih yang sudah kami tetapkan yaitu Widodo C. Putro, Wolfgang Pikal, dan Edy Harto. Mereka akan aktif bekerja di timnas 7 Januari mendatang. Tapi, malam ini Riedl kami persilakan pulang ke Austria dulu untuk nanti kembali lagi pada 6 Januari.” Ungkap Sekjen PSSI, Joko Driyono.

Joko menambahkan Riedl akan mulai memanggil pemain untuk dikumpulkan pada 25 Februari sebagai persiapan laga lanjutan kualifikasi Piala Asia 2015 melawan Arab Saudi pada 5 Maret.

“Karena kami harus bersiap menghadapi Arab, jadi persiapan harus segera dilakukan.” Ujarnya.

BTN Incar Aji Santoso Dan Nil Maizar Untuk Gantikan Rahmad Darmawan

Jakarta, TimNas.com – SEA Games 2013 di Myanmar kini telah berakhir, hal tersebut juga sekaligus mengakhiri masa kepelatihan Rahmad Darmawan sebagai pelatih timnas Indonesia U-23.

Timnas Indonesia U-23 kalah 0-1 dari Thailand dalam final SEA Games 2013 pada Sabtu, 21 Desember 2013 malam lalu.

“Rahmad Darmawan sudah tidak mungkin, karena dia melatih Persebaya. Karena pelatih timnas itu tidak boleh merangkap jabatan.” Ungkap Ketua BTN La Nyalla Mattaliti.

“Yang pasti pelatih kedepan tidak boleh melatih klub karena harus konsentrasi di timnas. Tapi yang saya harapkan pelatih lokal.” Sambungnya.

Mengenai pengganti Rahmad Darmawan, La Nyalla mengatakan pihaknya kini memiliki beberapa nama.

“Bisa jadi Aji Santoso. Bisa juga Nil Maizar. Semua masih dalam taraf seleksi. Yang pasti kita akan adakan tes kepada pelatih untuk nantinya akan kami tentukan.” Pungkasnya.

Gagal Bawa Pulang Emas, Rahmad Darmawan Minta Maaf

Nay Pyi Taw, TimNas.com – Pelatih timnas Indonesia U-23, Rahmad Darmawan meminta maaf karena gagal membawa pulang medali emas di ajang SEA Games kali ini.

Timnas Indonesia U-23 bertemu dengan Thailand di Stadion Zayyarthiri dalam laga puncak SEA Games 2013 pada Sabtu, 21 Desember 2013. Indonesia kalah tipis 0-1 dari Thailand.

“Pertama tentu saya memohon maaf, kita belum bisa memberikan kado yang terbaik di tahun ini. Tapi Insyallah kita sudah mencoba memberi yang terbaik. Namun inilah hasil maksimal yang diperoleh.” Ungkapnya.

“Ini hasil yang menurut saya terbaik diberikan pemain. Tapi saya sebagai pelatih, saya yang mengambil tanggung jawab untuk semua kegagalan meraih medali emas ini.” Pungkasnya.

Gol tunggal Sarawut Masuk pada menit ke-21 membuat Indonesia harus pulang dengan medali perak SEA Games 2013.

Rahmad Darmawan: Dibabak Kedua Tempo Permainan Thailand Mulai Menurun

Nay Pyi Taw, TimNas.com – Timnas Indonesia U-23 akan bertemu dengan Thailand di laga final SEA Games 2013 pada Sabtu, 21 Desember 2013 malam di Stadion Zayyarthiri.

Pelatih timnas Indonesia U-23, Rahmad Darmawan mengungkapkan meski Thailand merupakan tim yang kuat namun bukan berarti Thailand tidak memiliki kelemahan.

“Dalam sistem turnamen seperti ini, tidak ada tim yang performanya terus terjaga atau stabil. Pasti ada turun naiknya. Sekarang kita memiliki situasi yang sama dengan Thailand.” Katanya.

“Tadi saya gambarkan, jikaThailand tidak spartan dalam 90 menit dengan tempo sama. Selalu, babak kedua mereka menurun di 30 menit akhir. Itu juga terjadi saat mereka melawan Singapura di semifinal.” Sambungnya.

Sebelumnya, timnas Indonesia U-23 pernah bertemu dengan Thailand di babak fase grup. Kala itu, timnas U-23 kalah dengan skor 1-4 dari Thailand.