Berikut 23 Nama Pemain Yang Dipanggil Aji Santoso Untuk Pelatnas Tahap Tiga

Jakarta, TimNas.com – Jelang pemusatan latihan tahap ketiga pada 6 hingga 16 Mei 2014 di Yogyakarta, pelatih timnas Indonesia U-23, Aji Santoso memanggil 23 nama pemain.

Namun dari 23 nama yang dipanggil, pemain sayap Arema Cronous, Irsyad Maulana, terpaksa tidak bisa memenuhi panggilan.

Ia tidak dapat ikut lantaran harus memenuhi panggilan dari tim senior yang juga melaksanakan pemusatan latihan.

Berikut 22 nama pemain untuk pemusatan latihan tahap tiga:

Kiper:

Andritany Ardhiyasa (Persija), Teguh Amiruddin (Perseru), Yogi Triana (Persita).

Belakang:

Dani Saputra (Persija), Rony Beroperay (Persipura), Syaiful Indra (Persik), Alfin Tuasalamony (Persebaya), M. Zaenuri (Pra-PON Jatim), Eky Taufik (Persela), Manahati Lestusen (Persebaya), Syahrizal (Persija).

Tengah:

Rasyid Bakri (PSM), Dedi Kusnandar (Persebaya) Rizky Pellu (Bandung Raya), Loudry Setiawan (Putra Samarinda), Ramdani Lestaluhu (Persija) Bayu Gatra (Putra Samarinda) Fandi Eko Utomo (Persebaya), Novri Setiawan (Persebaya), Syakir Sulaiman (Sriwijaya).

Depan:

Aldaeir (Putra Samarinda), Lerby Elyandri (Putra Samarinda).

Lapangan Dinilai Tidak Layak, Timnas U-23 Batal Ujicoba

Jakarta, TimNas.com – Timnas Indonesia U-23 yang dipersiapkan untuk Asian Games 2014 dipastikan batal melakukan laga ujicoba di Makassar.

Alasan batalnya ujicoba itu adalah stadion di kota itu yakni Mattoangin dinilai tidak layak.

“Kami sudah melakukan verifikasi langsung ke lapangan (Stadion Mattoangin Makassar). Hasilnya sudah kami paparkan ke Badan Tim Nasional (BTN). Keputusannya belum layak.” Ungkap Direktur High Performance Unit (HPU) BTN, Demis Djamoeddin.

Demis menjelaskan ada beberapa kendala sehingga stadion yang sebelumnya merupakan kandang klub PSM Makassar itu belum bisa digunakan untuk pertandingan timnas diantaranya masalah lampu stadion.

Berdasarkan verifikasi yang dilakukan, Stadion Mattoangin hanya memiliki 600 lux. Lampu yang adapun diakui oleh pengelola stadion ada yang putus bahkan mati.

“Timnas harus main malam, karena kami ada kerja sama penayangan di televisi dengan jam tayang prime time. Selain itu kualitas lapangan butuh perbaikan yang serius.”Jelasnya.

Evan Dimas Optimis Di Piala Asia U-19

Jakarta, TimNas.com – Pada bulan Oktober mendatang, timnas Indonesia U-19 akan memulai perjuangannya di Piala Asia U-19.

Skuat Garuda Jaya tergabung dalam grup B bersama dengan Uzbekistan, Australia dan Uni Emirat Arab (UEA).

Kapten timnas Indonesia U-19, Evan Dimas optimis bahwa ia dan rekan-rekannya di timnas dapat tampil terbaik.

Dari 16 kontestan, empat yang melangkah ke semifinal otomatis akan tampil di putaran final Piala Dunia U-20 di Selandia Baru pada 2015.

“Kalau saya menilai, semua negara yang lolos ke Piala Asia itu semua kuat. Meskipun kita pernah melawan mereka UEA, tapi itu bukan jaminan kita bisa melakukannya lagi dengan mudah. Pasti mereka membuat perbaikan-perbaikan di timnya.” Katanya.

Mengenai Uzbekistan yang diunggulkan di grup B, Evan juga optimis Indonesia dapat mencapai hasil maksimal.

“Banyak yang bilang Uzbekistan sebagai unggulan, dan Australia berat. Tapi saya yakin Indonesia bisa. Karena tugas kita, siapapun lawannya harus siap untuk dihadapi.” Pungkasnya.

Berikut Hasil Drawing Piala Asia U-19

Jakarta, TimNas.com  – Timnas Indonesia U-19 akan ikut berpartisipasi dalam Piala Asia U-19 yang akan digelar pada bulan Oktober mendatang di Myanmar.

Pada ajang tersebut, skuat Garuda Jaya tergabung dalam Grup B bersama dengan Australia, Uni Emirat Arab (UEA) dan Uzbekistan.

Acara pengundian berlangsung secara terbuka di Grand Ball Room Park Royal Hotel Yangon, Myanmar, Kamis (24/4). Ada 16 negara yang lolos dalam putaran final Piala Asia U-19 ini, lima di antaranya adalah negara ASEAN.

Berikut hasil drawing Piala Asia U-19 di Myanmar:

Grup A
Myanmar
Iran
Thailand
Yaman

Grup B
Uzbekistan
Australia
Uni Emirat Arab
Indonesia

Grup C
Korea Selatan
Jepang
Cina
Vietnam

Grup D
Irak
Korea Utara
Qatar
Oman

Alfred Riedl Yakin Indonesia Bisa Juara Di Piala AFF 2014

Jakarta, TimNas.com – Pelatih timnas Indonesia senior, Alfred Riedl mengatakan bahwa dirinya optimistis skuat Garuda dapat keluar sebagai juara di Piala AFF 2014 nanti.

“Indonesia seharusnya punya level permainan yang sama dengan negara-negara ASEAN. Jadi untuk berkompetisi di AFF, saya yakin bisa juara.” Ungkapnya.

Menurutnya, kekuatan yang dimiliki oleh timnas Indonesia saat ini tidak bisa dibandingkan dengan kontestan lain. Sebab, tim asuhannya masih dalam tahap perkembangan.

“Jangan dulu kamu bandingkan Indonesia dengan negara-negara lain. Kami masih on progress.” Tuturnya.

Turnamen sepakbola antar negara di kawasan ASEAN akan berlangsung di Vietnam dan Singapura pada 22 November – 20 Desember mendatang.

Alfred Riedl: Ingin Masuk Timnas ? Ya Main Bagus

Jakarta, TimNas.com – Pelatih timnas Indonesia senior, Alfred Riedl mengatakan jika para pemain ingin masuk dalam timnas Indonesia senior, para pemain diharuskan bermain baik di level klub.

“Terpenting bagi saya masih ingin mencari yang terbaik. Saya tidak mau mengambil pemain yang prestasinya biasa-biasa saja di klub.” Ungkapnya.

“Paling tidak selama ISL bulan ini. Jadi,kalau mau dipanggil lagi,ya harus main bagus.” Lanjutnya.

Pelatih asal Austria ini menambahkan usia pemain bukanlah masalah untuknya.

Salah satu contohnya adalah penyerang Arema Cronous Indonesia, Christian Gonzales yang berusia 38 tahun dipanggil masuk ke skuat Garuda.

“Saya tidak peduli dengan usia. Kami juga punya pemain muda seperti Bayu Gatra, tetapi mereka harus menunjukkan karakter lagi supaya bisa bersaing.” Pungkasnya.

Indra Sjafri: Timnas U-19 Masih Ada Beberapa Kelemahan

Dubai, TimNas.com – Timnas Indonesia U-19 telah usai melakoni tur Timur Tengah pada Jumat, 18 April 2014 lalu.

Dari rangkaian ujicoba yang dijalani oleh skuat Garuda Jaya, pelatih timnas Indonesia U-19 Indra Sjafri menilai secara keseluruhan anak asuhnya mengalami banyak peningkatan namun masih ada kelemahan.

Kelemahan itu adalah bola crossing dan efektifitas bermain. Pasalnya, Indra Sjafri melihat anak asuhnya selalu kemasukan lewat bola crossing.

“Ada beberapa hal yang menjadi perhatian khusus tim pelatih. Salah satunya antisipasi bola crossing dan efektifitas bermain. Insya Allah di akhir tahap spesifik preparation Agustus nanti, semua kelemahan sudah bisa kami minimalisir.” Katanya.

Juni, Timnas U-23 Berangkat Ke Eropa

Jakarta, TimNas.com – Jelang Asian Games tahun ini, timnas Indonesia U-23 dipersiapkan dengan sangat matang. Berbagai rencana pematangan tim pun disusun dengan baik. Salah satunya adalah agenda ujicoba.

Timns Indonesia U-23 direncanakan akan berangkat ke Eropa bulan Juni mendatang untuk melakukan ujicoba.

“Untuk Mei sepertinya melawan tim lokal. Pada bulan puasa (Juni) anak-anak baru akan menjalani tur Eropa.” Ungkap Sekjen PSSI, Joko Driyono.

Joko menambahkan ada empat laga uji coba yang disiapkan bagi tim Garuda Muda selama di Eropa. Namun levelnya bukanlah timnas U-23 negara lain.

“Lawannya klub-klub saja.” Bebernya.

Sebelumnya, timnas U-23 sudah melakoni beberapa kali uji coba sebagai persiapan menuju Asian Games 2014. Di antaranya menghadapi Malaysia U-21, Persis Solo, Sri Lanka U-23, serta Singapura U-23. Timnas U-23 ditargetkan bisa menembus babak delapan besar di Asian Games nanti.

Timnas U-19 Masih Kurang Dalam Antisipasi Bola Mati

Dubai – Asisten pelatih timnas Indonesia U-19, Eko Purdjianto mengatakan timnas U-19 masih memiliki kekurangan meski telah mengalahkan Uni Emirat Arab dengan skor telak 4-1 pada Senin, 14 April 2014.

“Memang tim ini masih memiliki kelemahan, terutama dalam mengantisipasi bola-bola mati. Terlihat seperti laga kemarin, bagaimana cara UEA mencetak gol lewat tendangan bebas.” Katanya.

Oleh karena itu, lanjut Eko, timnas U-19 akan berusaha keras untuk membenahinya. Dengan persiapan Piala Asia U-19 yang masih menyisakan beberapa bulan lagi, dia yakin timnya bisa bermain lebih baik.

“Yang jelas kami akan terus melatih pemain untuk menghadapi situasi seperti itu,” Tuturnya.

Timnas U-19 akan kembali berhadapan dengan Uni Emirat Arab pada Rabu, 16 April 2014 ini

Aji Santoso Pantau Beberapa Pemain Lagi Untuk Timnas U-23

Jakarta, TimNas.com – Pelatih timnas Indonesia U-23 Aji Santoso mengaku dirinya saat ini sedang memantau beberapa pemain baru untuk pemusatan latihan ketiga bulan Mei mendatang.

Keputusan itu diambil setelah pihaknya melakukan evaluasi dari pemusatan gelombang kedua yang berakhir 3 April lalu. Dari 23 nama yang ada, Aji memastikan bahwa ada pemain yang akan kembali dipanggil dan tidak karena kualitasnya belum sesuai standar.

“Ada sekitar delapan sampai sepuluh pemain baru yang akan kami pantau.” Ujarnya.

Tapi, bukan berarti pemain yang dinilai layak dipanggil kembali juga tak dipantau. Performa pemain tersebut, menurut pelatih asal Malang itu bisa saja menurun di level klub. Karena itu, dia berharap pemain tidak cepat puas.

“Semua pemain berpeluang terlempar dari tim atau dipanggil kembali. Jadi jangan puas dulu. Kami tidak diam dan akan kami pantau terus.” Ungkapnya.

Aji berharap tim-tim kompetisi Divisi Utama yang bergulir mulai 15 April nanti, memberikan kesempatan lebih banyak terhadap pemain mudanya agar dapat terlihat seberapa besar potensi yang dimiliki pemain muda itu.

“Semakin banyak tim yang memainkan pemain mudanya, tentu itu bagus untuk timnas.” Pungkasnya.