Indra Sjafri Merasa Berat Coret Pemainnya

Jakarta, TimNas.com – Pelatih tim nasional U-19, Indra Sjafri mengaku berat sewaktu mencoret sejumlah pemain tim nasional Indonesia U-19.

Indra Sjafri harus mencoret sejumlah pemain karena Piala Asia U-19 boleh diikuti 23 pemain.

Ia berat mencoret para pemain itu karena dia dan para pemain tim nasional U-19 sudah melewati satu tahun bersama.

Para pemain yang dicoret Indra Sjafri itu adalah Awan Setho, Yabes Roni, Miftahul Hamdi, dan Irfandi Zein dan Ryuji Utomo.

“Saya merasa berat saat mengatakan pada mereka. Alasannya adalah karena kami semua sudah satu tahun bersama,” katanya.

“Saya memberitahu mereka tentang itu ketika kami berada di Indonesia meskipun saya memutuskannya di Spanyol,” lanjutnya.

 

Berikut 23 Pemain Yang Dibawa Indra Sjafri Ke Piala Asia

Jakarta, TimNas.com – Tim nasional Indonesia U-19 akan terjun ke Piala Asia U-19 di Myanmar pada 9 hingga 23 Oktober mendatang.

Pelatih tim nasional Indonesia U-19, Indra Sjafri sudah merilis 23 pemain yang akan dibawanya ke turnamen tersebut.

Skuad Garuda Jaya tergabung dalam grup B bersama dengan Uzbekistan, Australia dan Uni Emirat Arab.

Berikut 23 pemain yang dibawa Indra Sjafri ke Piala Asia U-19:

Kiper: Ravi Murdianto, Moch Diky Indriyana, Rully Desrian

Pemain Belakang: Putu Gede Juni Antara, Febly Gushendra, Mahdi Fahri Albaar, Muhammad Fatchurohman, Muhamad Sahrul Kurniawan, Ricky Fajrin Saputra, Hansamu Yama Pranata, Rudolof Yanto Basna

Pemain Tengah: Evan Dimas Darmono, Muhammad Hargianto, Dinan Yahdian Javier, Hendra Sandi Gunawan, Maldini Pali, Paulo Oktavianus Sitanggang, Zulfiandi, Ilham Udin Armaiyn, Ichsan Kurniawan

Pemain Depan: Muhammad Dimas Drajad, Muchlis Hadi Ning Syaifulloh, Septian David Maulana

Alfred Riedl Batalkan Ujicoba Timnas Senior

Jakarta, TimNas.com – Pelatih tim nasional Indonesia senior, Alfred Riedl menungkapkan dirinya membatalkan ujicoba pada 1 Oktober mendatang.

Alasan pelatih asal Austria itu membatalkan ujicoba itu adalah dirinya ingin skuad tim nasional senior memiliki skuad yang lengkap.

Sejumlah punggawa skuad Garuda harus kembali ke klubnya masing-masing sehari setelah ujicoba dengan Kamboja. Hal tersebut dikarenakan untuk mempersiapkan diri sebelum babak 8 besar Indonesian Super League (ISL).

“Hingga akhir Oktober sepertinya skuad tidak akan lengkap, karena itu kemungkinan kami akan tunda hingga November depan. Saya menunggu kabar dari BTN dan PSSI. Jika mereka sudah memiliki calon lawan maka kami akan informasikan secepatnya,” kata Alfred Riedl.

Tiga Pemain Akan Dicoret Indra Sjafri

Jakarta, TimNas.com – Tim nasional Indonesia U-19 telah menyelesaikan serangkaian ujicobanya di Spanyol.

Pelatih tim nasional Indonesia U-19, Indra Sjafri mengungkapkan bahwa dirinya akan mencoret tiga nama pemain Garuda Jaya.

Hal tersebut dilihatnya berdasarkan evaluasi di ujicoba Spanyol itu.

“Dari serangkaian ujicoba di Spanyol saya sudah dapat menentukan siapa yang akan nantinya saya coret,” katanya.

Dengan dicoretnya tiga nama pemain oleh Indra Sjafri maka otomatis jumlah pemain tim nasional Indonesia U-19 tersisa 23 pemain dan akan dikumpulkan setelah liburan ujicoba tur Spanyol.

“Tanggal 30 September akan terkumpul 23 pemain terbaik yang akan mewakili Indonesia nantinya,” pungkasnya.

Usai Asian Games 2014, Usai Juga Sudah Karir Aji Santoso Di Timnas U-23

Incheon, TimNas.com – Pelatih tim nasional Indonesia U-23, Aji Santoso mengaku tugas menangani tim nasional U-23 sudah selesai seiring berakhirnya perjalanan skuad Garuda di Asian Games 2014.

Aji Santoso ditunjuk oleh Komite Eksekutif PSSI pada 25 Januari 2014 silam untuk melatih Bayu Gatra dkk.

Aji Santoso berhasil membawa tim nasional U-23 lolos ke babak 16 besar Asian Games 2014 di Incheon, Korea Selatan setelah menjadi runner up grup, dengan mengalahkan Maladewa dan Timor Leste.

Namun, langkah tim nasional U-23 harus terhenti di babak 16 besar ketika dikalahkan oleh Korea Utara dengan skor 4-1 pada Jumat, 26 September 2014.

“Kontrak saya dengan BTN (Badan Tim Nasional) hanya sampai Asian Games,” katanya.

Meski Kalah, Aji Santoso Puas Dengan Penampilan Asuhnya

Incheon, TimNas.com – Perjuangan tim nasional Indonesia U-23 di Asian Games 2014 harus berakhir sudah.

Skuad Garuda Muda ditekuk dengan skor 4-1 oleh Korea Utara di babak 16 besar.

Meski demikian, pelatih Aji Santoso mengaku tetap puas dengan penampilan anak asuhnya.

“Semua pemain berhasil menampilkan permainan sesuai dengan instruksi pelatih dengan baik, kami akui penampilan Korea Utara lebih baik dari kami,” katanya.

“Saya cukup puas dengan penampilan dan kerja keras para pemain. Ini yang harus kami apresiasi,” lanjutnya.

Pelatih Kamboja: Kami Belajar Banyak Dari Indonesia

Sidoarjo, TimNas.com – Tim nasional Kamboja datang berkunjung ke Indonesia untuk melakukan ujicoba dengan skuad Garuda pada Kamis, 25 September 2014.

Pada laga ujicoba tersebut, Kamboja kalah 1-0 dari skuad asuhan Alfred Riedl itu.

Namun, meski alami kekalahan, pelatih Kamboja, Lee Tae Hoon cukup puas dengan peforma timnya. Pasalnya, anak asuhnya dapat menyulitkan Indonesia untuk mencetak gol ke gawang Kamboja.

“Saya rasa pertandingan ini [kemarin] cukup bagus. Anak-anak bermain ngotot. Tim Kamboja berterima kasih kepada Indonesia dan PSSI karena sudah mengundang Kamboja untuk bermain di Indonesia,” katanya.

“Level Indonesia berada diatas kami, sehingga Indonesia memberikan banyak pelajaran bagi Kamboja,” pungkasnya.

Meski Menang, Alfred Riedl Tidak Puas

Sidoarjo, TimNas.com – Tim nasional Indonesia senior berhasil meraih kemenangan 1-0 atas Kamboja pada laga ujicoba di Stadion Gelora Delta Sidoarjo kemarin sore.

Namun, pelatih tim nasional Indonesia senior, Alfred Riedl mengaku kurang puas. Pasalnya, anak asuhnya bermain jelek.

“Saya senang memenangi laga ujicoba ini tapi saya tidak puas. Alasannya, anak-anak bermain jelek.” katanya.

“Kamboja bukan tim bagus tapi bisa menyulitkan Indonesia,” lanjutnya.

Satu-satunya gol semata wayang di dalam pertandingan itu dicetak oleh Raphael Maitimo pada akhir babak pertama melalui tendangan penalti.

Asisten Pelatih Kamboja Nilai Indonesia Lebih Baik Dari Malaysia

Jakarta, TimNas.com – Kamboja akan berhadapan dengan tim nasional Indonesia senior di Stadion Gelora Delta Sidoarjo pada Kamis, 25 September 2014.

Asisten pelatih Kamboja, Meas Channa mengungkapkan bahwa tim asuhan Alfred Riedl  itu lebih baik dibandingkan dengan Malaysia.

Channa mengaku dirinya sudah melihat pertandingan Indonesia melawan Malaysia dan menilai permainan Indonesia lebih baik dibandingkan Malaysia.

“Indonesia mengalahkan Malaysia, sedangkan kami kalah dari Malaysia di ujicoba sebelumnya. Ini artinya permainan Indonesia lebih baik daripada Malaysia,” katanya.

Sebelumnya, Kamboja berujicoba dengan Malaysia dan kalah dengan skor 4-1.

Pelatih Barcelona B Lirik Tiga Pemain Timnas U-19

Barcelona, TimNas.com – Tim nasional Indonesia mengalami kekalahan telak saat melawan tim Barcelona B pada Rabu, 24 September 2014.

Skuad Garuda Jaya dilibas 6-0 oleh Barcelona B. dimana gol Barcelona B dicetak oleh Luis Suarez dua gol, Thomas Vermaelen, David Babunski, Javier Fernandez, Maxi Rolondi.

Namun meski demikian, pelatih tim nasional Indonesia U-19, Idra Sjafra mengaku bahwa pelatih Barcelona B, Eusebio Sacristan tertarik dengan tiga pemain yang dimiliki olehnya.

Ketiga pemain itu adalah Evan Dimas, Ilham Udin Armaiyn dan Dinan Yahdian Javier.

“Eusebio mengaku tertarik dengan Evan Dimas, Ilham Udin Armaiyn dan Dinan Yahdian Javier. Katanya mereka memiliki potensial yang tinggi,” ujarnya.