Milomir Seslija: Lionel Messi Tidak Punya Tempat Di Arema

Malang, TimNas.com – Pelatih Arema Cronus, Milomir Seslija terlihat sangat puas dengan susunan timnya yang akan tampil di kompetisi Indonesia Soccer Championship Level A (ISC-A) atau Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 nanti. Bahkan, pelatih asal Bosnia-Herzegovina ini menyatakan, jika Lionel Messi didatangkan oleh Arema, tidak ada tempat bagi megabintang Barcelona itu.

“Jujur saja, jika (Lionel) Messi sekalipun datang ke sini, dia tidak punya kesempatan bermain bersama Arema. Saat ini kami sudah punya pemain-pemain yang sangat bagus dan memiliki kualitas,” katanya.

“Jika ada pemain baru harus bisa menunjukkan permainan yang benar-benar istimewa agar sanggup menggusur mereka dari tim,” lanjutnya.

Milomir Seslija secara khusus menyebut lini depan Arema Cronus yang kini dihuni oleh pemain-pemain bertipikal menyerang yang mumpuni, sebut saja Cristian Gonzales, Srdan Lopicic, Antoni Putro Nugroho, Sunarto, dan striker Australia berdarah Kolombia yang baru saja bergabung, Gustavo Giron Marulanda.

Kehadiran Gustavo Giron Marulanda disambut gembira oleh Milomir Seslija. Sang pelatih berharap, keberadaan top skor kompetisi kasta kedua di Australia musim lalu itu bisa menambah ganas lini depan tim Singo Edan yang memiliki Cristian Gonzales sebagai bomber utama.

“Kami butuh pemain yang punya karakter berbeda. Semoga Gustavo Giron bisa segera menyatu dengan permainan Arema,” ucap Milomir Seslija.

“Saya ingin Gustavo Giron bisa membantu Cristian Gonzales. ia adalah pemain yang berbeda tipikalnya dengan Cristian Gonzales. Gustavo Giron bisa menjadi pelayan untuk membantu Cristian Gonzales mencetak gol, atau bahkan mencetak gol untuk dirinya sendiri,” tutupnya.

Arthur Irawan Komentari Soal Evan Dimas Tidak Direkrut Espanyol

Jakarta, TimNas.com – Arthur Irawan mengomentari tentang Evan Dimas yang tidak direkrut oleh Espanyol B.

“Tidak gampang bermain di Spanyol, karena perlu adaptasi bahasa ataupun makanan,” katanya.

“Pelatih di sana kalau berbicara taktik selalu menggunakan bahasa Spanyol. Jadi perlu adaptasi cepat dengan bahasa di sana. Saya sendiri butuh waktu enam bulan untuk bisa berbicara lancar dengan bahasa Spanyol,”

Menurut pemain kelahiran Surabaya yang kini merumput di Belgia ini, tidak masalah jika Evan Dimas memang tidak mendapatkan kontrak di Espanyol B karena hal itu memang sangat sulit. “Saya sudah sampaikan sama Evan Dimas beberapa kali soal ini. Evan Dimas adalah pemain yang bagus, semoga dia bisa menembus di sana,” tuturnya.

“Bila pada akhirnya dia tidak bisa nembus atau mendapatkan kontrak di sana, bukanlah sesuatu yang buruk, karena ada berbagai faktor yang bisa membuatnya tidak lolos skuat utama,”

“Spanyol saya rasa menganut sepakbola modern, jadi postur tubuh itu penting. Tapi bila melihat tipe-tipe seperti Andres Iniesta, Xavi Hernandez, mereka tidak terlalu besar juga, mereka posturnya sama seperti kita. Apalagi sepakbola Spanyol bukan mengandalkan fisik, saya rasa ini tidak akan berpengaruh terhadap Evan Dimas,”

Jafri Sastra: Boaz Solossa Spesial Bagi Persipura

Jayapura, TimNas.com – Pelatih baru Persipura Jayapura, Jafri Sastra mengaku dirinya senang ketika Boaz Solossa kembali ke klub berjuluk Mutiara Hitam itu. Pasalnya, ia melihat Boaz sebagai sosok spesial bagi Persipura.

Pelatih yang menggantikan posisi Oswaldo Lessa di Persipura ini menilai bahwa Boaz Solossa adalah pemain istimewa. “Boaz Solossa ini sangat spesial,” katanya.

“Tidak hanya pintar, tapi dia menjadi panutan dan inspirasi bagi semua pemain. Tidak salah kalau dia disebut ikon Persipura,”

Boaz Solossa memang sempat meninggalkan Persipura karena kondisi persepakbolaan Indonesia yang masih dilanda polemik. Pemain yang kerap ditunjuk sebagai kapten Timnas Indonesia ini bergabung dengan klub Timor Leste, Carsae FC, dengan rencana awal sekitar 6 bilan.

Namun, sulitnya mendapatkan surat izin kerja di Timor Leste membuat Carsae FC mengakhiri kerjasama dengan Boaz Solossa lebih cepat. Setelah bebas kontrak, Boaz Solossa pun langsung bergabung kembali dengan Persipura Jayapura.

Mekan Nasyrov Resmi Dikontrak Semen Padang

Padang, TimNas.com – Gelandang asal Turkmenistan, Mekan Nasyrov mengungkapkan bahwa dirinya telah secara resmi dikontrak oleh Semen Padang untuk kompetisi Indonesia Soccer Championship Level A (ISC-A) alias Torabika Soccer Championship (TSC) 2016.

“Sudah pasti (memperkuat Semen Padang), baru kemarin tanda tangan (kontrak). Insya Allah nanti sesudah empat pertandingan kontraknya naik lagi,” jelasnya.

Kabar telah direkrutnya Mekan Nasyrov itu dibenarkan oleh Daconi, Direktur PT Kabau Sirah Semen Padang selaku perusahaan yang menaungi skuat asuhan Nil Maizar itu. “Alhamdulillah, secara prinsip sudah oke, dia (Mekan Nasyrov) pemain kami sekarang,” tegasnya.

Pelatih Semen Padang, Nil Maizar, sendiri sejak awal telah mengindikasikan bahwa Mekan Nasyrov akan menjadi bagian dari skuatnya. Ia memberikan penilaian positif kepada mantan pemain Barito Putera dan Persija Jakarta itu.

“Secara skill saya nilai dia (Mekan Nasyrov) bagus. Kalau penilaian itu tidak salah, kami akan sarankan ke manajemen untuk dikontrak. Dia pemain serbabisa, ini yang kami butuhkan,” bebernya.

Sriwijaya FC Dilatih Widodo C.Putro, Firman Utina Senang

Palembang, TimNas.com – Widodo C. Putro secara resmi telah ditunjuk oleh manajemen Sriwijaya FC untuk melatih klub untuk menggantikan Benny Dollo.

Keputusan tersebut disambut gembira oleh gelandang senior yang juga kapten Sriwijaya FC, Firman Utina. Ia yakin, Widodo C. Putro bisa membawa Laskar Wongo Kito berbicara banyak di kompetisi Indonesia Soccer Championship Level A (ISC-A) 2016.

“Memang butuh waktu agar pelatih Widodo C. Putro bisa klop. Tetapi saya yakin beliau bisa membawa tim ini tampil lebih baik dari turnamen sebelumnya,” katanya.

“Pengalamannya sebagai pelatih yang sangat banyak pasti bisa mengatasi mepetnya masa persiapan tim,”

“Meski pelatih Widodo C. Putro baru bergabung, tetapi persiapan tim sangat bagus. Kami sudah siap menghadapi ISC-A. Kami akan berusaha mewujudkan target tertinggi di ISC-A nanti,”

Widodo C. Putro sendiri menyatakan siap mengemban tugasnya bersama Sriwijaya FC di kompetisi ISC-A 2016. “Sriwijaya FC langganan papan atas di kompetisi, minimal saya harus bisa membawa tim ini berprestasi seperti sebelumnya. Prestasi tinggi terakhir tim ini adalah ke final Piala Presiden 2015,” lanjutnya.

“Saya dituntut minimal bisa membawa tim ini meraih prestasi yang setara atau bahkan juara di turnamen jangka panjang bertitel ISC-A 2016 nanti,”

“Selain itu, tantangan lain yang saya hadapi adalah bagaimana saya bisa menjadikan semua elemen di tim ini solid,”

Muhammad Hargianto Senang Evan Dimas Kembali

Surabaya, TimNas.com – Muhammad Hargianto mengaku senang mendengar kabar Evan Dimas akan segera kembali ke Tanah Air.

“Iya, jelas saya menunggu kedatangan Evan Dimas, karena dengan datangnya Evan Dimas, skuat Surabaya United menjadi full team,” ujarnya.

“Insya Allah Surabaya United bertambah kuat karena mungkin kemauan pelatih sama cara bermain dengan Evan Dimas yang tidak jauh berbeda,”

Evan Dimas sendiri tidak merasa kecewa setelah gagal mendapatkan kontrak di Espanyol B. Mantan kapten Timnas Indonesia U19 ini justru senang karena bisa segera kembali ke Surabaya United yang akan tampil di Indonesia Soccer Championship Level A (ISC-A) alias Torabika Soccer Championship (TSC) 2016.

Surabaya United saat ini telah merger dengan PS Polri sehingga akan memakai nama Surabaya United Bhayangkara di TSC 2016 nanti. Evan Dimas pun menyambut merger tersebut dengan perasaan optimistis.

“Saya sangat senang mendengar kabar ini karena banyak hal positif yang bisa diambil dari merger ini,” ujar Evan Dimas.

“Kalau dulu kering penonton di setiap pertandingan yang kami jalani, baik kandang maupun tandang, nanti pasti meningkat tajam, karena selain suporter murni, masih ada anggota Polri yang jumlahnya ribuan,” imbuhnya.

Hasim Kipuw Tinggalkan Arema Cronus

Malang, TimNas.com – Hasim Kipuw telah resmi meninggalkan Arema Cronus. Pemain berposisi sebagai bek itu dikabarkan akan pindah ke Bali United. Hasim Kipuw bahkan dikabarkan sudah melakukan latihan dengan tim asuhan Indra Sjafri itu.

“Rahajeng wengi semeton. Hasim Kipuw baru saja tiba di Bali dan akan mulai mengikuti sesi latihan. Rencananya, proses tes medis Hasim Kipuw akan dilakukan pada esok hari. Astungkara hasilnya sesuai dengan harapan kita semua,” demikian pernyataan dari akun Twitter resmi Bali United.

Pihak Arema Cronus sendiri membenarkan bahwa Hasim Kipuw memang ingin bergabung dengan Bali United. “Pasca ujicoba lawan Persija, dia bilang kalau tidak sering bermain, dia memlih pindah. Saya sendiri tak bisa menjamin soal itu karena wewenang pelatih,” ungkap General Manager Arema Cronus, Ruddy Widodo.

“Akhirnya, meski dia masih cocok di Arema, dia bilang di Bali United sedang butuh bek kanan. Dua hari lalu CEO Bali membenarkan kalau sedang butuh bek kanan,”

“Saat dua pimpinan itu bertemu dan Bali United setuju. Ya kita sarankan untuk langsung negosiasi dengan Hasim Kipuw. Tadi selesai latihan, dia mengabari kalau sudah deal dengan Bali United,”

“Bukan dipinjamkan atau transfer. Dia akan meneruskan kontrak di Bali United. Nilai kontrak mungkin sama atau bahkan lebih. Nanti kita juga akan berikan surat keluar dan laporkan ke operator Torabika Soccer Championship (TSC) 2016,”

Ismed Sofyan Angkat Bicara Soal PSSI Dibekukan Satu Tahun

Jakarta, TimNas.com – Kapten Persija Jakarta, Ismed Sofyan mengomentari soal PSSI yang dibekukan selama satu tahun oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Terhitung sejak 17 April 2015 kemarin PSSI dibekukan.

“Waktu satu tahun bukan waktu yang sebentar. Menpora harusnya bisa melihat. Sudah cukup untuk pembekuan ini, kalau bisa harus dicabut,” katanya.

Ia menilai pembekuan PSSI berdampak besar bagi persepakbolaan Indonesia. Ismed Sofyan mendukung reformasi sepakbola nasional, namun pembekuan PSSI harus dicabut terlebih dulu oleh Menpora.

“Pembekuan (PSSI) ini dampaknya tidak hanya kepada semua pelaku sepakbola, tapi juga berdampak kepada kompetisi dan tim nasional. Jadi kalau memang harus ada reformasi ya pembekuannya dicabut dulu,” tuturnya.

“Jadi, waktu satu tahun ini saya rasa sudah cukup untuk kita vakum dari kompetisi maupun event internasional,”

Namun, Ismed Sofyan menegaskan ia akan tetap merumput di Indonesia meskipun kondisi persepakbolaan nasional belum stabil. Ia tidak tertarik melanjutkan karier ke luar negeri atau ke negara tetangga.

“Menurut saya, Indonesia tetap menjadi negara dengan kompetisi yang paling baik di Asia Tenggara,” tutupnya.

Surabaya United Bhayangkara: Jacksen F. Tiago Sudah 90 Persen

Surabaya, TimNas.com – Surabaya United Bhayangkara, nama yang dipakai Surabaya United setelah bergabung dengan PS Polri, dikabarkan sedang berusaha untuk mendapatkan mantap pelatih tim nasional Indonesia, Jacksen F. Tiago.

“Iya (ada komunikasi dengan Jacksen F. Tiago). Sudah 90 persen. Sekarang semua masih dalam proses negosiasi,” kata CEO Surabaya United Bhayangkara, I Gede Widiade.

“Kami ingin pelatih yang canggih dan pintar,”

Namun, Jacksen F. Tiago tidak ingin berbicara banyak tentang hal yang diungkapkan oleh I Gede Widiade.

“Saya pribadi belum memikirkan hal lain karena masih terikat kontrak dengan Penang FA. Saat ini saya masih pelatih mereka,” tandasnya.

Evan Dimas Sudah Perkirakan Dirinya Tidak Dikontrak Espanyol B

Barcelona, TimNas.com – Evan Dimas mengaku dirinya tidak kecewa setelah dipastikan ia tidak mendapatkan kontrak dari Espanyol B.

Mantan kapten tim nasional Indonesia U-19 itu sudah memperkirakan bahwa dirinya tidak akan mendapatkan kontrak karena sudah diberitahu sejak awal bahwa ia hanya akan menjalani latihan bersama klub Spanyol tersebut.

“Kabar yang menyebutkan kalau saya akan dikontrak permanen jika tampil bagus saya rasa itu patut dipertanyakan,” ujarnya.

“Dari semula saya sudah diberi tahu pihak promotor Nine Sport, di Espanyol hanya menjalani latihan saja, tidak ada embel-embel akan dikontrak oleh klub asal Spanyol tersebut,”

“Tak mudah bagi pemain Indonesia atau Asia untuk mendapatkan kesempatan bermain di klub Eropa,”

Pihak Espanyol sendiri telah memastikan bahwa Evan Dimas tidak akan memperoleh kontrak permanen. Gelandang muda harapan Indonesia itu pun akan segera dipulangkan ke asalnya, yakni Surabaya United (yang kini telah berganti nama menjadi Surabaya United Bhayangkara).

“Saya pastikan tidak ada tawaran kontrak buat Evan Dimas. Ia akan kembali ke Indonesia pada tanggal 18 Mei 2016,” tegas Marketing Department RCD Espanyol, Peter Kuranda.

“Program latihan Evan Dimas hanya sampai tanggal 14 Mei 2016. Tiket kepulangan sudah dibeli dari awal. Ia tidak akan tinggal di Spanyol untuk waktu lebih lama,”