Andik Vermansyah Tidak Sabar Ingin Bermain Bersama Evan Dimas

Surabaya, TimNas.com – Andik Vermansyah mengungkapkan bahwa dirinya tidak sabar ingin kembali bermain bersama Evan Dimas Darmono. Dua mantan pemain Persebaya Surabaya itu sama-sama dipanggil oleh pelatih timnas senior, Alfred Riedl untuk memperkuat timnas senior di laga ujicoba melawan Malaysia pada 6 September 2016 mendatang

“Saya senang, apalagi bisa bertemu Evan Dimas. Dulu sempat satu tim di Persebaya selama satu tahun. Sudah lama sekali tidak bertemu dia,” katanya.

“Rasanya senang sekali (kembali ke Timnas Indonesia),”

“Mungkin kali ini akan berbeda. Jadi seperti baru pertama kali dipanggil ke timnas. Karena saya sudah tiga tahun saya tidak membela timnas, mungkin nanti saya agak sedikit canggung,”

Terkait peluangnya tetap memperkuat Timnas Indonesia di AFF Cup 2016, Andik Vermansyah tidak terlalu memikirkannya. Yang jelas, ia siap apabila pelatih Alfred Riedl membutuhkannya di AFF Cup 2016 nanti.

“Kalau saya tidak mau memikirkan itu. Siapapun yang terpilih, itu yang terbaik dan mampu berbuat untuk Timnas Indonesia,” ujarnya.

“Saya pasti mendukung saja, tapi target saya tertinggi, saya bisa membela Timnas Indonesia di Piala AFF 2016,”

Di AFF Cup 2016 nanti, Timnas Indonesia tergabung di Grup A bersama Thailand, Singapura, dan Filipina sebagai salah satu tuan rumah. Di Grup B ada tuan rumah Myanmar, Vietnam, Malaysia, dan tim pemenang kualifikasi.

Rodrigo Dos Santos Dikeluarkan Dari Mitra Kukar

Tenggarong, TimNas.com – Kabar mengejutkan datang dari tim Mitra Kukar. Klub berjuluk Naga Mekes itu mengeluarkan salah satu gelandang andalannya, Rodrigo Dos Santos dari tim.

“Hasil evaluasi dari jajaran pelatih, Rodrigo Dos Santos memang belum menunjukkan kapasitasnya sebagai pemain asing. Harusnya, dia bisa bermain lebih baik dari pemain lokal,” ungkap Manajer Mitra Kukar, Noor Alam.

“Kami tetap menghormati Rodrigo Dos Santos atas jasanya di tim ini, semoga sukses di tempat lain,”

Rodrigo Dos Santos pun telah mengucapkan salam perpisahaannya dengan seluruh elemen Mitra Kukar. “Terima kasih Presiden Mitra Kukar, pelatih, manajemen, suporter Mitramania. Aku sangat mencintai Mitra Kukar,” katanya.

“Aku bangga pernah meraih juara bersama Mitra Kukar. Aku bangga pernah menulis sejarah kemenangan bersama Mitra Kukar. Dan aku sangat beruntung mempunyai kalian semua, kalian semua teman-temanku yang sangat baik,”

“Terima kasih atas semua kebaikan kalian semua. Aku sayang kalian semua,”

Usai Lawan Timnas U-19, 5 Pemain PSIM Cedera

Yogyakarta, TimNas.com – Dalam beberapa waktu lalu, PSIM melakukan ujicoba dengan timnas U-19. Setelah laga ujicoba tersebut digelar, PSIM terancam kehilangan 5 pemainnya di lanjutan kompetisi Indonesia Soccer Championship B (ISC B) 2016 untuk sementara waktu lantaran mengalami cedera.

Kelima pemain itu adalah Ayub Antoh, Sunny Hisbullah, Hendrika Arga Permana, Muhammad Rifky Suryaman, dan M. Juni Riyadi. Semuanya diragukan dapat dimainkan saat melawan PSIR Rembang. Padahal, PSIM butuh kemenangan untuk memastikan lolos ke babak 16 Besar ISC B dari Grup 4.

“Mudah-mudahan cedera mereka tidak parah. Kami akan melihat perkembangan mereka dalam beberapa hari terakhir. Harapannya bisa turun saat melawan PSIR Rembang,” kata pelatih PSIM Yogyakarta, Erwan Hendarwanto.

“Kami hanya berdoa cedera mereka tidak parah. Tapi saat uji coba kemarin lihat saja beberapa pemain kami harus ditarik keluar lapangan karena cedera termasuk kapten Sunny Hisbullah,”

Laga ujicoba PSIM Yogyakarta vs Timnas Indonesia U19 sendiri berakhir dengan skor imbang 2-2 di mana Laskar Mataram sempat unggul dua gol terlebih dulu.

Diogo Ferreira Resmi Gabung Persib Bandung

Bandung, TimNas.com – Persib Bandung telah resmi mendatangkan pemain asing baru, yai tu Diogo Ferreira. Pemain asal Australia itu dikontrak Persib hingga kompetisi Indonesia Soccer Championship A (ISC A) atau Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 berakhir. Namun, kontraknya bisa diperpanjang jika ia tampil bagus.

“Untuk sementara, Diogo Ferreira diikat kontrak untuk menghadapi putaran kedua ISC. Kalau penampilannya bagus, bisa diperpanjang untuk liga musim depan,” kata pelatih Persib, Djadjang Nurdjaman.

Sementara itu, manajer Persib, Umuh Muchtar, berharap Diogo Ferreira segera menyatu dengan lini belakang tim Maung Bandung. Sedangkan untuk striker asing, Umuh Muchtar berharap Persib bisa mendapatkan pemain yang benar-benar berkualitas.

“Lihat penampilannya sedang-sedang saja, tapi kalau dia (Diogo Ferreira) tampil bagus Insya Allah bisa cocok dengan semua dan sama Vladimir Vujovic (bek tengah andalan Persib Bandung),” tuturnya.

“Untuk striker kalau ada yang lebih cepat, mudah-mudahan bisa cari, walaupun sekarang sudah ada tapi saya minta ke coach Djadjang Nurdjaman untuk hati-hati dan selektif,”

Herman Dzumafo Didepak Dari Persela Lamongan

Lamongan, TimNas.com – Kini Persela Lamongan sudah tidak memiliki pemain asing. Hal itu setelah pihak Persela mendepak Herman Dzumafo Epandi dari klub. Pencoretan nama pemain asal Kamerun itu dilakukan hampir bersamaan dengan dilepasnya Jose Pedrosa Galan. Sebelumnya, Persela juga telah kehilangan Kristian Adelmund yang memutuskan pulang ke Belanda.

“Jose Galan terus cedera dan belum bisa memperkuat tim, sedangkan Herman Dzumafo Epandi kurang produktif,” kata Manager Persela Lamongan, Yunan Achmadi.

“Kami telah melakukan evaluasi dan keduanya dilepas. Selanjutnya pelatih akan menyeleksi pemain-pemain asing yang kini sudah ada di Lamongan,”

Dengan demikian, saat menghadapi Mitra Kukar dalam laga terakhir putaran pertama kompetisi Indonesia Soccer Championship A (ISC A) atau Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 nanti Persela Lamongan tanpa pemain asing.

“Nanti lawan Mitra Kukar kekuatan Persela Lamongan tidak ada pemain asing,” ujar pelatih Persela Lamongan, Sutan Harhara.

“Tapi itu saya kira bukan masalah, karena kami dalam beberapa pertandingan terakhir hanya memakai satu pemain asing. Mudah-mudahan pemain yang ada masih bisa bersaing,”

M. Rahmat : Apapun Keputusan Alfred Reidl, Saya Terima

Bogor, TimNas.com – Salah satu pemain PSM Makassar, M. Rahmat Syamsuddin mengungkapkan bahwa dirinya pasrah dengan keputusan yang dibuat oleh pelatih tim nasional senior, Alfred Riedl.

“Soal terpilih atau tidak, saya tidak mau memikirkannya,” kata M. Rahmat.

“Saya siap menerima apapun keputusan pelatih. Apalagi, semua pemain yang dipanggil sudah teruji kualitasnya,”

Untuk mendapatkan satu tempat di Timnas Indonesia memang tidak mudah. Pemain yang sudah cukup lama membela PSM Makassar ini harus bersaing dengan jajaran pemain top nasional lainnya seperti Zulham Zamrun, Irsyad Maulana, Ferinando Pahabol, Irfan Bachdim, Bayu Gatra, Andik Vermansah, dan masih banyak lagi.

“Mereka juga adalah pemain terbaik di klub masing-masing,” ujarnya.

“Kami (pemain) sudah sepakat, sama-sama kerja keras dalam latihan. Soal tampil atau tidak itu urusan pelatih yang menentukan,”

Di AFF Cup 2016 nanti, Timnas Indonesia tergabung di Grup A bersama Thailand, Singapura, dan Filipina sebagai salah satu tuan rumah. Di Grup B ada tuan rumah Myanmar, Vietnam, Malaysia, dan tim pemenang kualifikasi.

Madura United Enggan Ungkap Identitas Pemain Incarannya

Madura, TimNas.com – Madura United saat ini dikabarkan sedang mengincar gelandang naturalisasi tim nasional Indonesia dan bek lokal yang termasuk kategori pemain top di tanah air untuk putaran kedua kompetisi Indonesia Soccer Championship A (ISC A) atau Torabika Soccer Championship (TSC) 2016. Namun, pihak Laskar Sapeh Kerrab enggan untuk mengungkap identitas sang pemain.

“Gelandang yang akan kami rekrut adalah pemain naturalisasi. Sementara untuk bek adalah pemain pribumi,” ujar Manajer Madura United, Haruna Soemitro.

“Biar jadi kejutan. Tunggu saja tanggal 25 Agustus 2016 mendatang. Maaf saya tidak bisa membuka jati diri kedua pemain karena kesepakatan baru sebatas lisan. Nanti kalau sudah teken kontrak resmi,”

Arema Cronus Berjanji Posisi Pemain Lokal Aman

Malang, TimNas.com – Pihak manajemen Arema Cronus berjanji posisi para pemain lokal yang menghuni di klub berada di posisi yang aman.

“Pemain lokal semua aman. Tidak ada yang dilepas. Bahkan kami akan menambah satu pemain untuk posisi stopper,  kata General Manager Arema Cronus, Ruddy Widodo.

“Kami butuh satu stopper lokal karena memang di posisi itu kurang pemain. Sekarang hanya ada tiga stopper, idealnya kan empat,”

Sebelumnya, beberapa pemain lokal Arema Cronus merasa khawatir terdepak dari skuat Singo Edan. “Sempat khawatir juga ada kabar pencoretan di putaran kedua kompetisi,” kata salah satu pemain Arema yang arang dimainkan, Junda Irawan.

“Tapi sekarang bisa fokus dan berusaha main lebih bagus karena dapat kepercayaan semua pemain lokal dipertahankan,”

“Tentu pemain lokal juga kena imbas, fokusnya berkurang. Pasti mereka kepikiran. Asing saja bisa dilepas apalagi lokal. Tapi tim pelatih percaya kok dengan kemampuan pemain yang ada,” tambah asisten pelatih Arema Cronus, Joko Susilo.

Seri Lawan Perseru Serui, Gomes de Oliveira Senang

Serui, TimNas.com – Dalam lanjutan Indonesia Soccer Championship A (ISC A) atau Torabika Soccer Championship (TSC) 2016, Madura United bertandang ke markas Perseru Serui di Stadion Marora kemarin.

Pada laga tersebut tim tamu dapat menahan imbang tuan rumah dengan skor 1-1. Pelatih Madura United, Gomes de Oliveira pun merasa senang dengan raihan tersebut.

“Hasil yang menurut saya cukup baik setelah kami persiapkan sejak lama di Papua,” katanya.

“Pemain juga mampu memberikan perlawanan dari banyak hal, utamanya permainan kuat, bukan kasar dari Perserui,”

Pemilik Madura United, Achsanul Qosasi, juga merasa senang dengan hasil 1-1 kontra Perseru Serui tersebut. “Hasil ini patut kita syukuri. Perjuangan yang luar biasa. Banyak klub yang tidak bawa poin dari Serui. Madura bisa,” tuturnya.

“Serui adalah neraka bagi tim tamu. Menurut tim, pertandingan berjalan bagus, dan seimbang, sehingga hasil seri adalah wajar dan patut disyukuri. Mari kita tunggu Perseru Serui di Madura, kita sambut mereka dengan baik,” lanjut Achsanul Qosasi.

“Terimakasih kepada pelatih dan pemain, semoga diberi kelancaran dalam perjalanan pulang ke Madura. Silakan istirahat dan berlatih kembali untuk menyambut Barito Putera di Madura,” tutupnya.

Djajang Nurjaman Berharap Sergio Van Dijk Tidak Bernasib Sama Seperti Juan Belencoso

Bandung, TimNas.com – Pelatih Persib Bandung, Djajang Nurjaman berharap Sergio van Dijk tidak bernasib sama seperti Juan Belencoso, yang didepak lantaran gagal tampil maksimal di kompetisi Indonesia Soccer Championship A (ISC A) 2016. Ia mengharapkan Sergio van Dijk segera menemukan ketajamannya kembali untuk Maung Bandung.

“Waktu buat striker baru beradaptasi tidak lama. Saya tidak ingin yang bersangkutan (Sergio van Dijk) bernasib sama dengan Juan Belencoso, yang kesulitan nyetel dengan gaya bermain Persib dan berujung merugikan tim,” katanya.

“Saya saat ini memang sedang fokus berupaya mengembalikan performa terbaik Sergio van Dijk lewat sesi latihan dan pendekatan psikologis,”

“Semoga saja hasilnya akan terasa pada putaran kedua kompetisi nanti. Kami akan sangat mengandalkannya di sektor depan untuk mengatrol posisi Persib ke jajaran papan atas,”