Alfred Riedl Yakin Dengan Kualitas Lini Serang Timnas

Tangerang, TimNas.com – Pelatih timnas Indonesia, Alfred Riedl mengungkapkan bahwa dirinya yakin dengan kualitas lini serang timnya yang akan tampil di Piala AFF 2016 mendatang. Pelatih asal Austria ini percaya para striker andalannya itu bisa lebih berkembang dan terus menjadi tumpuan barisan serang Timnas Indonesia senior.

“Jarang pelatih langsung menunjukkan rasa puas kepada striker ketika mereka sudah menampilkan yang terbaik. Karena saya yakin, mereka bisa lebih baik dari saat ini,” ujarnya.

“Selain bisa lebih baik dari sekarang dan bagus ke depannya, saya yakin mereka juga bisa menjadi penyerang yang fantastis,” tambahnya.

“Kami ingin memberikan porsi latihan yang lebih agar mereka lebih memahami yang kami inginkan,”

Saat ini, Timnas Indonesia memiliki beberapa striker termasuk Boaz Solossa, Irfan Bachdim, Ferdinand Sinaga, dan Lerby Eliandry. Ditambah sejumlah pemain bertipikal menyerang lainnya seperti Zulham Zamrun, Andik Vermansah, Septian David Maulana, dan Bayu Gatra.

Wolfgang Pikal: Kami Sudah Memiliki Gambaran Skuad Timnas

Yogyakarta, TimNas.com – Asisten pelatih timnas Indonesia, Wolfgang Pikal mengaku bahwa pelatih Alfred Riedl sudah memiliki gambaran skuad yang akan terjun di Piala AFF 2016 nanti

“Kami sudah punya gambaran untuk skuat akhir (Timnas Indonesia di Piala AFF 2016),” katanya.

“Kami juga ada gambaran untuk kerangka tim nanti, tetapi kami masih mau lihat di dua uji coba (lawan Myanmar dan Vietnam sebelum tampil di Piala AFF 2016) dan masih terus melihat siapa yang paling siap,”

“Tanggal 16 atau 17 November 2016 kami sudah berangkat untuk Piala AFF 2016. Pemain yang ada dari 28 Oktober 2016 hingga Piala AFF 2016 selesai terus bersama timnas. Fokus untuk 28 sampai 1 November 2016 itu latihan fisik, teknik, dan taktik,”

Timnas Indonesia kembali akan menggelar pemusatan latihan pada 28 Oktober 2016 di Karawaci, Tangerang, dengan melibatkan 27 pemain, yaitu Andritany Ardhiyasa, Dian Agus Prasetyo, Kurnia Meiga, Jandi Eka Putra, Beny Wahyudi, Manahati Lestusen, Fachruddin Wahyudi Aryanto, Rudolof Yanto Basna, Hansamu Yama Pranata.

Kemudian Dominggus Fakdawer, Abdul Rachman, Muhammad Abduh Lestaluhu, Gunawan Dwi Cahyo, Bayu Gatra, Septian David Maulana, Evan Dimas Darmono, Dedi Kusnandar, Rizky Pellu, Bayu Pradana, Stefano Lilipaly, Zulham Zamrun, Rizky Pora, Andik Vermansah, Irfan Bachdim, Boaz Salossa, Lerby Eliandry, dan Ferdinand Sinaga.

Esteban Vizcarra: Saya Tidak Akan Selebrasi Jika Cetak Gol

Padang, TimNas.com – Gelandang Arema Cronus, Esteban Vizcarra mengungkapkan bahwa dirinya tidak akan melakukan selebrasi jika mencetak gol ke gawang Semen Padang.

“Senang sekali saya bisa datang ke Padang lagi, dari tadi di perjalanan dari bandara saya lihat semuanya dan ingat semuanya. Sebuah kenangan yang luar biasa,” katanya.

“Kalau saya dimainkan dan bisa mencetak gol, saya pastinya tak akan selebrasi karena saya sangat menghormati tim yang memberi saya memori terbaik selama 4 tahun,”

Esteban Vizcarra mengaku sangat merindukan masa-masa ketika ia masih menjadi bagian dari Semen Padang. Ia juga berharap bisa dimainkan di pertandingan besok meskipun badannya belum fit sepenuhnya.

“Saya tidak tahu nanti akan seperti apa di Stadion saat saya bermain. Tapi mudah-mudahan suporter, dan teman-teman saya di Semen Padang mengerti kenapa saya tak di Semen Padang lagi,” tuturnya..

“Menurut saya, Semen Padang tim yang luar biasa. Mereka punya pelatih yang luar bisa juga. Sulit main di sini, karena kita tahu mereka belum pernah kalah di kandang sendiri,”

“Mudah-mudahan saya bisa bermain. Saya baru saja dari rumah sakit, badan saya panas, dan muntah-muntah terus sejak kemarin. Fisik saya terasa lemas sekarang,”

Persija Kirim Tiga Pemainnya Gabung Timnas

Jakarta, TimNas.com – Persija Jakarta mengaku berat ditinggalkan tiga pemain pilarnya untuk bergabung ke pemusatan latihan timnas Indonesia tetapi demi kepentingan negara Macan Kemayoran rela melepasnya

Ketiga pemain itu adalah Syahrono (gelandang), Gunawan Dwi Cahyo (bek), dan Andritany Ardhiyasa (kiper).

“Kami prinsipnya mendukung para pemain dipanggil Timnas Indonesia karena mereka itu berjuang untuk negara,” ungkap pelatih Persija Jakarta, Muhammad Zein Al Haddad.

“Sebenarnya ini berat kalau sampai tiga-tiganya bermain di Piala AFF 2016, tapi mau gimana lagi, demi negara tidak apalah,”

Muhammad Zein Al Haddad pun akan menggunakan skuat yang tersisa untuk terus mengarungi kompetisi Indonesia Soccer Championship A (ISC A) atau Torabika Soccer Championship (TSC) 2016.

“Kami akan memaksimalkan para pemain yang ada untuk bermain di ISC A. Semoga mereka bisa menggantikan peran para pemain yang dipanggil oleh pelatih Timnas Indonesia,” katanya.

Alfred Riedl Dapat Pujian Dari Budi Sudarsono

Jakarta, TimNas.com -Pelatih timnas Indonesia senior, Alfred Riedl mendapatkan pujian dari mantan penyerang timnas Indonesia, Budi Sudarsono.

Menurutnya, pelatih asal Austria itu sangat baik dalam memaksimalkan potensi pemain yang akan mengisi skuat Timnas Indonesia di ajang Piala AFF 2016 mendatang.

“Kualitas seorang pelatih bisa dilihat dari cara dia memilih pemain,” katanya.

“Ketika kompetisi di Indonesia berhenti, otomatis aktivitas pemain pun menurun,”

“Tapi Alfred Riedl mampu melihat potensi baru yang layak berbaju timnas. Apalagi, kalau diamati, di timnas sekarang ini banyak muka-muka baru,”

Meski Bangga 4 Pemainnya Dipanggil ke Timnas, Djajang Nurjaman Tetap Keberatan

Bandung, TimNas.com – Ada empat pemain Persib Bandung yang dipanggil ke timnas Indonesia yang akan terjun di ajang Piala AFF 2016. Mereka adalah Zulham Zamrun (striker), Rudolof Yanto Basna (bek), Samsul Arif (striker), dan I Made Wirawan (kiper).

Namun, pelatih Persib Bandung, Djajang Nurjaman mengaku bangga tapi tetap keberatan terkait pemanggilan keempat pemainnya itu.

“Saya bangga pemain kami terpanggil ke timnas, tapi kalau sampai 4 pemain saya keberatan,” katanya.

“Itu tidak sesuai dengan komitmen karena sebelumnya setiap klub hanya dua pemain,”

“Saya yakin tidak empat pemain yang terpanggil, dua lagi mungkin hanya daftar tunggu saja,”

Ini Alasan Timnas Hanya Panggil Satu Pemain Naturalisasi

Yogyakarta, TimNas.com – Pelatih timnas Indonesia senior, Alfred Riedl mengugkapkan mengapa dirinya hanya memanggil satu pemain naturalisasi saja.

Dari 40 nama pemain timnas Indonesia yang didaftarkan ke konfederasi sepakbola Asia Tenggara (AFF) untuk ajang Piala AFF 2016 mendatang, hanya ada satu pemain naturalisasi, yakni Stefano Lilipaly.

“Terkait pemain naturalisasi, memang banyak, tapi hanya Stefano Lilipaly yang kami panggil,” katanya.

“Kami memang sengaja dan sudah berjanji bakal membawa pemain muda dan Stefano Lilipaly masuk dalam kriteria pemain yang dibutuhkan tim,”

“Saya pernah memakai pemain naturalisasi, tapi penampilannya mengecewakan. Selain itu pemain lainnya sudah lewat umur juga,”

Indonesia sebenarnya masih punya cukup banyak pemain naturalisasi selain Stefano Lilipaly, sebut saja Greg Nwokolo, Sergio van Dijk, Victor Igbonefo, Diego Michiels, Raphael Maitimo, Bio Paulin, hingga yang terbaru Guy Junior.

Alfred Riedl Panggil Jandia Eka Putra Untuk Gantikan Andritany Ardhiyasa

Yogyakarta, TimNas.com – Kiper Persija Jakarta, Andritany Ardhiyasa dipastikan batal bergabung dengan pemusatan latihan timnas Indonesia di Stadion Maguwoharjo Sleman, Yogyakarta, pada 20-26 Oktober 2016.

Sang kiper mendapatkan cedera saat ia membela Macan Kemayoran melawan Arema Cronus belum lama ini. Sebagai gantinya, pelatih timnas senior, Alfred Riedl, memanggil penjaga gawang Semen Padang, Jandia Eka Putra.

“Semoga Andritany Ardhiyasa segera pulih dari cedera. Untuk pemusatan latihan di Yogyakarta ini posisinya digantikan oleh Jandia Eka Putra,” ujarnya.

Dalam dua laga internasional ujicoba yang dilakoni Timnas Indonesia yakni melawan Malaysia dan Vietnam, Andritany Ardhiyasa selalu menjadi pilihan utama Alfred Riedl untuk mengawal gawang tim Garuda.

Alfred Riedl menunjuk Andritany Ardhiyasa sebagai kiper nomor satu timnas Indonesia karena penjaga gawang Arema Cronus Kurnia Meiga, mengalami cedera jelang seleksi tahap pertama beberapa pekan lalu.

Kini, Kurnia Meiga telah pulih dan kembali masuk skuat timnas senior dan jika kondisinya fit, Alfred Riedl dipastikan akan mempercayakan gawang tim Merah Putih dijaga oleh kiper jebolan Diklat Ragunan tersebut.

Timnas Dapat Dukungan Penuh Dari Persija Jakarta

Jakarta, TimNas.com – Timnas Indonesia senior yang saat ini sedang melakukan pemusatan latihan di Sleman, mendapat dukungan penuh dari tim Persija Jakarta.

Hal tersebut dikemukakan oleh ketua umum Persija Jakarta, Ferry Paulus. Dirinya menyatakan siap melepas berapapun pemain Macan Kemayoran yang dibutuhkan oleh tim Merah Putih.

“Kami tidak ada masalah untuk memberikan satu, dua, atau 10 pemain ke timnas Indonesia,” tuturnya.

“Jika bicara kemauan Persija, sebenarnya ada lima pemain yang mengikuti seleksi timnas Indonesia pada Agustus 2016, tapi hasilnya memang sesuai selera pelatih,”

Untuk pemusatan latihan di Sleman, Yogyakarta, Alfred Riedl selaku pelatih Timnas Indonesia telah memasukkan dua nama pemain Persija Jakarta, yakni Andritany Ardhiyasa (kiper) dan Syahroni (gelandang). Namun, Andritany Ardhiyasa batal bergabung karena mengalami cedera.

Sementara terkait pemanggilan Syahroni ke pemusatan latihan timnas, Wolfgang Pikal selaku asisten pelatih Alfred Riedl memberikan alasan mengapa gelandang 24 tahun itu dipanggil meskipun jarang mendapatkan posisi reguler di Persija.

“Tentu tim pelatih punya pertimbangan. Kami nilai pemain ini punya potensi dan kami lihat juga usianya. Memang butuh pemain di beberapa posisi untuk melapisi,” bebernya.

“Jarang main di klub karena setiap pelatih punya ide, filosofi, dan formasi yang berbeda. Itu jadi hak tiap pelatih untuk memilih pemainnya,”

Ini Rahasia Aji Santoso Bisa Curi Poin di Papua

Lamongan, TimNas.com – Dalam lanjutan kompetisi Indonesia Soccer Championship A (ISC A) atau Torabika Soccer Championship (TSC) 2016, Persela Lamongan berkunjung ke markas Perseru Serui di di Stadion Marora, Serui, Papua.

Pada laga tersebut, Laskar Joko Tingkir berhasil menahan imbang 1-1 tuan rumah. Pelatih Aji Santoso pun membeberkan rahasia timnya dapat bermain imbang dengan Perseru.

Mantan pelatih Timnas Indonesia U23 ini mengungkapkan salah satu kunci keberhasilan Persela Lamongan mencuri poin dari Perseru Serui adalah strategi pertahanan yang diterapkannya meskipun tidak bertahan secara total.

“Saya menerapkan formasi 4-3-3, dan di tengah semuanya pemain bertahan. Tapi kami tidak bermain bertahan, hanya memperkuat pertahanan,” jelasnya.

“Semuanya berjalan dengan baik. Buktinya, gol tuan rumah dari situasi tendangan bebas dua sentuhan di kotak penalti, karena serangan demi serangan yang dibangun mudah dipatahkan anak-anak,”

“Pertandingan sangat seru menurut saya. Apalagi ketika kami mencuri gol di babak pertama, dan ketika pertandingan memasuki menit akhir,”

Catatan Aji Santoso yang belum lama menukangi Persela Lamongan sebagai pengganti Sutan Harhara yang mengundurkan diri pun cukup baik. Pria asal Malang ini juga sukses mengantarkan Dendi Sulistyawan dan kawan-kawan menang 3-0 atas Bali United di kandang sendiri sebelumnya melawat ke markas Perseru Serui.