Imbang di Kandang, Sriwijaya FC Kecewa

Palembang, TimNas.com –  Dalam lanjutan kompetisi Indonesia Soccer Championship A (ISC A) atau Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 kemarin, Sriwijaya FC menjamu Barito Putera di Stadion Gelora Jakabaring.

Pada laga tersebut, Laskar Wong Kito ditahan imbang oleh tim tamu dengan skor 2-2. Atas hasil tersebut, Sriwijaya FC mengaku kecewa.

“Hasil ini tentu sangat tidak memuaskan bagi kami, karena harusnya kami bisa menang di sini (kandang sendiri),” ungkap asisten pelatih Sriwijaya FC, Hartono Ruslan.

“Ini laga yang cukup berat bagi anak-anak. Apalagi pemain masih dalam kondisi lelah setelah menjalani perjalanan panjang dari Serui. Mungkin ada pengaruh, sehingga mereka sedikit kurang konsentrasi,”

Barito Putera di luar dugaan tampil mengejutkan dan sudah mampu unggul di awal pertandingan lewat gol Paulo Oktavianus Sitanggang pada menit 4. Tuan rumah baru bisa menyamakan kedudukan pada menit 37 melalui Alberto Goncalves, dan berbalik unggul menit 60 berkat gol bunuh diri M. Roby.

Namun, Barito Putera ogah menyerah dan sukses memaksa laga berakhir imbang berkat gol Yongki Aribowo pada menit 82. “Menit-menit akhir memang cukup krusial,” keluh Hartono Ruslan.

“Kami kerap kebobolan lantaran fisik sudah melemah, sehingga berpengaruh, membuat pemain sering hilang konsentrasi. Pada saat bertahan, konsentrasi harus cukup tinggi. Ini jadi evaluasi kami ke depan, bagaimana menekan agar kejadian ini tidak terus terulang,”

Fachrudin Aryanto: Komunikasi Lini Belakang Masih Kurang

Jakarta, TimNas.com – Bek timnas Indonesia, Fachrudin Wahyudi Aryanto mengungkapkan bahwa lini belakang skuad Garuda masih kurang baik di tiga laga babak penyisihan grup Piala AFF 2016.

“Komunikasi kita memang masih kurang. Sebagai pemain belakang, kita berempat harus komunikasi lebih baik agar tidak terjadi kecolongan-kecolongan lagi,” katanya.

“Sebenarnya kami sudah saling mengingatkan satu sama lain. Tapi situasi di pertandingan kan kadang suka lain, jadi konsentrasi kurang dan menurun,”

Fachrudin Wahyudi Aryanto sendiri dipastikan tidak bisa main di laga leg pertama semifinal Piala AFF 2016 melawan Vietnam karena akumulasi kartu kuning. Demikian pula dengan tandemnya, Rudolof Yanto Basna, dengan alasan yang sama.

“Yang pasti sangat menyesal karena kita bermain di kandang tapi saya tidak bisa tampil. Tapi yang penting saya selalu memberikan dukungan dan berdoa agar timnas bisa lolos ke final. Kita doakan supaya teman-teman bisa menang,” tuturnya.

Alfred Riedl Dapat Pujian Dari Yusuf Ekodono

Surabaya, TimNas.com – Pelatih timnas Indonesia senior, Alfred Riedl mendapatkan pujian dari mantan pesepakbola nasional, Yusuf Ekodono setelah pelatih asal Austria itu berhasil membuat skuad Garuda masuk ke semifinal Piala AFF 2016 dengan mengalahkan Singapura 2-1.

Mantan pesepakbola nasional yang juga asisten pelatih Bhayangkara FC, Yusuf Ekodono, memberikan pujian kepada pelatih Timnas Indonesia, Alfred Riedl, yang telah berhasil meloloskan tim Merah Putih ke semifinal Piala AFF 2016 usai mengalahkan Singapura dengan skor 2-1.

Menurut asisten pelatih Bhayangkara FC itu, keberhasilan timnas Indonesia membalikan keadaan di babak kedua setelah oleh Singapura tertinggal di pertengahan babak pertama tidak terlepas dari keputusan Alfred Riedl yang memasukkan dua penyerang lagi, yakni Zulham Zamrun dan Ferdinand Sinaga.

“Keputusan berani Alfred Riedl memasukkan dua pemain bertipikal menyerang sangat tepat karena sebetulnya serangan Singapura tidak terlalu berbahaya. Mereka nyaris hanya mengandalkan serangan balik dan memanfaatkan umpan lambung karena pemainnya unggul postur,” jelasnya.

“Indonesia mendominasi jalannya pertandingan. Mereka mengurung pertahanan Singapura hampir sepanjang laga. Pantas kalau timnas akhirnya menang meski dengan susah payah,”

ia juga memuji permainan Timnas Indonesia yang sudah semakin padu. “Seperti inilah seharusnya mereka bermain. Kerja kolektif yang mereka tunjukkan benar-benar solid,” katanya.

“Lawan pun jadi bingung karena tidak ada ruang bagi mereka untuk menembus pertahanan Timnas Indonesia,”

Djajang Nurjaman Tidak Jamin Posisi Dua Pemain Persib di Timnas

Bandung, TimNas.com – Pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman tidak menjamin posisi dua pemainnya yang saat ini memperkuat timnas Indonesia di Piala AFF 2016, yakni Zulham Zamrun dan Rudolof Yanto Basna.

Meski sudah begabung timnas, keduanya tidak bisa langsung begitu saja mendapatkan tempat di starting line up Persib yang masih berkiprah di Indonesia Soccer Championship A (ISC A) atau Torabika Soccer Championship (TSC) 2016.

“Hanya karena mereka (Zulham Zamrun dan Rudolof Yanto Basna) sudah masuk timnas, lalu ketika kembali langsung mendapat di tim utama, enggak seperti itu,” jelasnya

“Keduanya harus tetap kerja keras untuk mencapai peak performance dari masing-masing individu,”

Terkait penampilan Zulham Zamrun dan Rudolof Yanto Basna di Piala AFF 2016 selama memperkuat Timnas Indonesia, Djadjang Nurdjaman memberikan komentarnya. “Untuk Zulham Zamrun jelas tidak kelihatan, karena menitnya sedikit,” katanya.

“Tapi kalau untuk Rudolof Yanto Basna, dia sudah main full. Dia itu pemain muda yang belum konsisten, bahkan dia sempat membuat blunder. Itu tanda kalau dia belum matang, meskipun dia pemain yang prosprektif,”

PSM Makassar: Target Masuk 5 Besar

Makassar, TimNas.com – PSM Makassar optimis dapat masuk 5 besar di akhir klasemen Indonesia Soccer Championship A (ISC A) atau Torabika Soccer Championship (TSC) 2016. Penampilan Syamsul Chaeruddin dan kawan-kawan dalam beberapa laga terakhir terutama sejak putaran kedua memang sudah jauh lebih baik.

“Kami memang memberikan target 5 besar. Saya rasa kami pasti bisa meraih misi ini. itu adalah keinginan kami, sehingga dengan begitu musim depan kami yakin bisa juara Liga Indonesia,” ungkap CEO PSM Makassar, Munafri Arifuddin.

“PSM itu ada kepanjangannya. P untuk pemain, S itu suporter, dan M adalah manajemen. Jika ini bersatu, target mendapatkan piala tertinggi bisa diwujudkan di masa mendatang. Insya Allah, saya bisa mewujudkan itu pada musim depan,”

Skuat asuhan Robert Rene Alberts tampil mempesona di beberapa pertandingan terakhir. Yang terbaru adalah kemenangan yang dituai PSM Makassar di kandang Bhayangkara FC belum lama ini dengan skor 0-1 berkat gol semata wayang yang dicetak oleh sang kapten Rizky Pellu.

Persib Yakin Masuk 5 Besar

Bandung, TimNas.com – Persib Bandung optimis bahwa dapat berada duduk di 5 besar klasemen akhir ndonesia Soccer Championship A (ISC A) atau Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 walaupun saat ini Maung Bandung masih berada di posisi ke delapan.

“Kalau melihat pertandingan kemarin saat melawan Persipura dan Semen Padang, maka Persib bisa di 5 besar,” ungkap pelatih Persib Bandung, Djajang Nurdjaman.

“Kuncinya fokus dan konsentrasi. Kalau konsisten maka bukan tidak mungkin kami bisa mencapai papan atas,”

Keyakinan yang lebih tinggi datang dari sang kapten, Atep. Gelandang asli Sunda ini bahkan mencanangkan target Persib Bandung bisa mengakhiri musim di posisi ke-4.

“Peluang kami untuk di 4 besar masih ada dan kami akan berusaha sekuat tenaga untuk bisa meraih target itu meski akan berjalan dengan berat,” tuturnya.

“Kami akan konsentrasi dan fokus dari pertandingan ke pertandingan untuk memenuhi target yang diberikan manajemen,”

Atep melanjutkan, rekor Persib di laga tandang yang selama ini terbilang buruk harus diakhiri demi mendapatkan poin maksimal. “Semua pemain semakin termotivasi untuk meraih hasil positif. Kami tidak mau terus menerus mengalami kekalahan (di laga tandang),” tutupnya.

Indra Sjafri Bangga Miftahul Hamdi Cetak 4 Gol

Bali, TimNas.com – Dalam lanjutan kompetisi Indonesia Soccer Championship A (ISC A) atau Torabika Soccer Championship (TSC) 2016, Bali United bertemu dengan PS TNI.

Pada laga tersebut, pemain sayap Bali United, Miftahul Hamdi berhasil mencetak empat gol dalam pertandingan itu. Pelatih Bali United, Indra Sjafri mengaku bangga atas hasil yang diraih anak asuhnya itu.

“Selamat untuk Miftahul Hamdi. Saya rasa yang mencetak 4 gol belum ada, dan dia pemain termuda di Bali United,” katanya.

Miftahul Hamdi memang salah satu dari sekian banyak pemain muda yang berhasil diorbitkan oleh Indra Sjafri. Selain Miftahul Hamdi, ada pula nama-nama bertalenta yang kini memperkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2016 seperti Evan Dimas Darmono, Hansamu Yama Pranata, dan Rudolof Yanto Basna.

“Saya bangga bisa memunculkan pemain muda, dan mudah-mudahan bermanfaat bagi timnas ke depan,” tuturnya.

Djajang Nurjaman: Saya Sudah Hubungin Makan Konate Tapi Belum Tersambung

Bandung, TimNas.com – Persib Bandung tidak main-main untuk mendatangkan kembali Makan Konate ke dalam tim. Pelatih Persib Bandung, Djajang Nurjaman mengaku sudah menghubungi sang pemain namun masih belum bisa tersambung.

“Saya coba hubungi langsung, tapi belum tersambung,” katanya.

“Makan Konate bergantung kepada agen, beda dengan pemain asing yang lain. Biasanya satu sampai dua tahun sudah lepas (dari agen), tapi kalau yang ini setia,”

Pelatih yang akrab disapa Djanur itu juga percaya dengan pemberitahuan dari bek asing Persib, Vladimir Vujovic, terkait kondisi Makan Konate yang baik-baik saja, tidak mengalami cedera parah seperti kabar yang beredar,

“Saya percaya dia (Vladimir Vujovic) dapat informasi langsung. Makan Konate tetap menjadi target buruan kami,” tuturnya.

“Saya belum lihat kondisinya secara langsung, tapi saya masih percaya dengan kemampuan dia,”

Nil Maizar Kecewa Kalah Dari Persib Bandung

Padang, TimNas.com – Dalam lanjutan kompetisi Indonesia Soccer Championship A (ISC A) atau Torabika Soccer Championship (TSC) 2016, Semen Padang melawat ke kandang Persib Bandung di Stadion Si Jalak Harupat.

Pada laga tersebut, Semen Padang harus menyerah dengan skor tipis 1-0 dari tim tuan rumah berkat gol Sergio van Dijk. Atas hasil tersebut, pelatih Semen Padang Nil Maizar mengaku kecewa.

“Saya selalu menghargai usaha pemain. Tapi hanya karena satu kesalahan, satu detik pengawalan kepada Sergio van Dijk lepas, gol pun tercipta,” katanya.

“Dari hasil, pertandingan ini mengecewakan, kalah 1-0. Seharusnya bisa menang tapi itulah sepakbola,”

Nil Maizar juga menyoroti kinerja wasit yang memimpin pertandingan kemarin. Pelatih asli Sumatera Barat ini menilai wasit asal Tulungagung, Yeni Krisdiyanto, banyak melakukan keputusan yang tidak tepat dan justru mencemari jalannya pertandingan yang sudah berlangsung menarik.

“Kalau boleh saya berkomentar soal wasit, harusnya wasit tahu betul soal law of the game. Kalau ini jalan, yang mana free kick, atau mana penalti,” keluhnya.

“Kalau sudah begini, kasihan kami yang sudah main bagus, dan Persib juga main bagus. Ada hal-hal yang harusnya diputuskan. tapi pada akhirnya tidak,”

Alfred Rield Senang di Timnas Ada Stefano Lilypaly

Tangerang, TimNas.com – Pelatih timnas Indonesia, Alfred Riedl mengaku senang dengan bergabungnya Stefano Lilipaly ke timnas yang akan tampil di Piala AFF 2016. Gelandang kelahiran Belanda itu menjadi satu-satunya pemain naturalisasi yang berada di skuat Timnas Indonesia untuk AFF Cup 2016 nanti.

“Stefano Lilipaly adalah pemain yang bagus. Ia bisa mengangkat kualitas tim ini,” katanya.

“Kami senang dia berada di sini dan dia pun senang bisa berada di sini. Ia menikmati bisa bergabung bersama kami. Keberadaan Stefano Lilipaly di sini membuat kami semua merasa gembira,”

Sang pemain sendiri tidak bisa menyembunyikan rasa girangnya karena turut tergabung dalam skuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2016. Stefano Lilipaly memang sudah lama ingin memperkuat tim Merah Putih di ajang resmi.

Mantan pemain Persija Jakarta yang kini memperkuat klub Belanda, Telstar SC, ini pun menegaskan siap tempur demi Indonesia dan siap dipasang di posisi manapun yang diinginkan oleh Alfred Riedl selaku pelatih.

“Saya bisa bermain dengan peran apa saja, bertahan tidak masalah walau saya berposisi asli sebagai gelandang serang,” tuturnya.

“Saya suka dimainkan menyerang, tapi saya juga bermain di bek kanan. Saya bisa dimainkan di mana saja,”