Ini Pemain Yang Diusulkan Oleh Sergio Van Dijk ke Persib Bandung

Bandung, TimNas.com – Persib Bandung mendapatkan rekomendasi pemain dari penyerang Persib Bandung, Sergio van Dijk. Pemain itu adalah mantan gelandang tim nasional Kamerun, Willie Overtoom.

“Dia (Willie Overtoom) pemain rekomendasi dari Sergio van Dijk, satu agen juga. Kami memang mencari pemain asing yang posisi playmaker untuk menambah daya gedor ke lini depan,” ujar Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar.

“Kami masih dalam tahap pembicaraan dan belum ada kesepakatan. Mudah-mudahan bisa cepat gabung,”

“Saya lihat kemampuannya di atas Vitor Saba (gelandang Brasil yang sebelumnya direkrut Persib Bandung). Kami masih terus bernegoisasi, lebih cepat lebih bagus,”

Willie Overtoom adalah gelandang kelahiran Kamerun yang pernah memperkuat tim nasional negaranya pada 2012 lalu. Pemain 30 tahun ini cukup berpengalaman di Belanda dan pernah merumput untuk AZ Alkmaar, Telstar SC, HVV Hollandia, dan Heracles Almelo, serta klub Belgia, Zulte Waregem. Terakhir, Willie Overtoom membela klub Qatar, Al-Shamal.

Usia Pemain Dibatasi, Greg Nwokolo Tidak Setuju

Madura, TimNas.com – Greg Nwokolo menegaskan bahwa dirinya tidak setuju dengan rencana PSSI yang akan membatasi usia pemain di kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim depan, yaitu maksimal 35 tahun.

Menurutnya, aturan itu sangat tidak masuk akal karena akan mematikan karier pesepakbola yang sebenarnya masih bisa bersaing di kompetisi tertinggi.

“Menurut saya sih jujur enggak masuk akal. Ini liga profesional bukan liga amatir,” katanya.

“Justru malah membuat pemain muda menjadi malas. Karena otomatis mereka sudah punya kesempatan untuk main. Mereka tidak usah kerja keras untuk dimainkan. Itu tidak masuk akal,”

Striker yang kini memperkuat Madura United ini meyakini bahwa di Indonesia masih banyak pemain senior yang mampu menjaga penampilannya bersama klub-klub papan atas, semisal bomber Arema FC, Cristian Gonzales.

“Kalau berubah, semua pakai batasan umur itu artinya paksa pemain untuk gantung sepatu. Apalagi di Indonesia masih banyak pemain yang usianya 40 tahun tapi malah lebih kerja keras dari yang umur 20 tahun,” ujarnya.

“Misalnya (Cristian) Gonzales, paling bagus di Indonesia dan belum ada yang menggantikan dia sekarang. Kalau ia masih mau main, tapi lalu memutuskan pensiun, itu bukan karena keinginannya, tapi karena PSSI,”

“Mungkin kalau Cristian Gonzales pensiun, itu karena PSSI, bukan karena dia yang mau. Ada Ismed Sofyan, Bambang Pamungkas, dan ada banyak pemain lainnya. Jadi menurut saya, (PSSI) harus berpikir lagi untuk menerapkan aturan tersebut,”

Arema Akan Dipimpin Oleh Johan Ahmad Alfarizi

Malang, TimNas.com – Johan Ahmad Alfarizi akan menjadi pemimpin di lapangan hijau untuk Arema FC saat kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim depan. Dirinya ditunjuk oleh pelatih Arema FC, Aji Santoso.

Menurut sang pelatih, bek sayap kiri itu layak menjadi pemimpin tim yang berjuluk Singo Edan tersebut.

“Kami sudah putuskan bersama (Johan Ahmad) Alfarizi sebagai kapten permanen karena dia punya kemampuan untuk mengangkat mental tim dan memberikan contoh bermain dengan fighting spirit tinggi,” ujarnya.

“Kami yakin, Alfarizi bisa membawa tugas kapten dengan baik,”

Penunjukan Johan Ahmad Alfarizi sebagai kapten tim Arema FC sebenarnya cukup mengejutkan. Pasalnya, di skuad Arema FC saat ini masih ada pemain senior macam Ahmad Bustomi yang juga cukup lama menjadi kapten. Juga ada Kurnia Meiga yang menjadi langganan Timnas Indonesia.

Persib Bandung Resmi Dapatkan Kembali Ahmad Jufriyanto dan Supardi

Bandung, TimNas.com – Dua mantan pemain Persib Bandung resmi kembali bergabung dengan tim Maung Bandung. Mereka adalah Ahmad Jufriyanto alias Jupe dan Supardi Nasir Bujang, kedua pemain itu merupakan pemain andalan Persib yang mengantarkan tim menjadi juara kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2014 silam sebelum akhirnya sama-sama pindah ke Sriwijaya FC

“Saya ke sini karena tertantang kembali membawa Persib Bandung juara,” katanya.

“Ada perasaan terharu, beban juga, tetapi secara keseluruhan mungkin tidak masalah dengan adaptasi di sini,”

“Yang paling penting saya ingin berprestasi kembali bersama Persib karena tim ini punya peluang (juara). Itu yang saya rasakan,”

Selain Supardi, Ahmad Jufriyanto juga kembali ke Persib Bandung. Bek Timnas Indonesia ini mengakui masih punya janji kepada Bobotoh bahwa ia pasti akan pulang ke tim Maung Bandung.

“Saya kembali ke Persib karena memang ada janji juga sama Bobotoh. Waktu keluar dari Persib, saya bilang selamat tinggal bukan berarti tidak pernah kembali lagi. Saya berharap bisa lebih baik lagi bersama Persib,” ujarnya.

“Saya pribadi musim lalu merasa kurang maksimal (bersama Sriwijaya FC) dari apa yang saya punya. Mungkin di sini (Persib) saya mau merajut prestasi lagi,”

Ini Komentar Gunawan Dwi Cahyo Soal Pelatih Baru Timnas

Jakarta, TimNas.com – Bek Persija Jakarta, Gunawan Dwi Cahyo memberikan komentar soal pelatih baru timnas Indonesia, Luis Milla.

“Dengan prestasinya sebagai pemain dan juga pelatih di Spanyol, saya punya keyakinan ia (Luis Milla) bisa membawa Timnas Indonesia bisa menjadi lebih baik dari sebelumnya,” katanya.

Prestasi mentereng Luis Milla yang pernah mengantarkan Spanyol U21 meraih gelar juara Piala Eropa 2011 diharapkan Gunawan Dwi Cahyo bisa ditularkan kepada Timnas Indonesia. Apalagi Luis Milla juga akan menukangi Timnas Indonesia U22 di SEA Games 2017.

“Ia (Luis Milla) membawa Spanyol menjadi juara Piala Eropa U21 dan membawa pemain-pemain muda di sana sekarang menjadi pemain top Eropa,” ungkapnya.

“Semoga ia juga bisa membawa pemain muda Indonesia menjadi lebih baik lagi. Saya yakin dari segi prestasi ia bisa membawa Indonesia menjuarai SEA Games dan Asian Games,”

Zulham Zamrun: Saya Tidak Diinginkan Oleh Pelatih

Bandung, TimNas.com – Mulai kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim depan, Persib Bandung dipastikan tidak diperkuat lagi oleh Zulham Zamrun. Pemain berposisi sebagai winger ini mengaku bahwa dirinya sudah tidak diinginkan oleh pelatih Djajang Nurjaman di klub.

“Saya mengambil keputusan untuk tidak bersama Persib lagi di kompetisi musim 2017. Berat, tentu aja berat sekali saya meninggalkan Persib. Tapi, keputusan harus tetap saya ambil,” katanya.

“Seperti yang saya bilang, saya ingin sekali bertahan di Persib. Itu kenapa saya menolak tawaran beberapa klub sejak saya membela timnas di Piala AFF 2016 lalu,”

“Tapi, sepertinya pelatih tidak menginginkan saya berada di Persib. Jadi, saya putuskan untuk pergi dari Persib,”

Ini Target Persija Jakarta

Jakarta, TimNas.com – Stefano Cugurra Teco telah resmi menjadi pelatih Persija Jakarta. Pelatih asal Brasil itu langsung mengungkapkan targetnya untuk tim Macan Kemayoran di kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim depan.

“Persija adalah salah satu klub top di Indonesia, di mana ada di kota yang bagus dengan suporter yang sangat bagus juga. Saya juga mendapatkan informasi yang bagus tentang para pemain dan presiden klub,” ungkapnya.

“Target saya adalah bekerja keras dan membuat tim berkembang dalam semua aspek,”

“Selain itu, juga ingin menyajikan pertandingan yang bagus dengan hasil yang bagus pula, yang pada akhirnya bisa menyelesaikan musim sesuai target yang diberikan presiden klub,”

Tentang suporter setia Persija Jakarta, The Jakmania, dan perekrutan pemain baru, Stefano Cugurra Teco juga memberikan pernyataan. “Ya, saya tahu The Jakmania. Mereka adalah suporter yang sangat bagus di Indonesia,” katanya.

“Mengenai tekanan, di dalam sepakbola itu adalah hal normal. Jika Anda tidak suka tekanan, lebih baik bekerja sebagai asisten pelatih atau pelatih usia muda,”

“Saya akan berbicara dulu dengan presiden klub terkait posisi mana saja yang harus dievaluasi sesuai kebutuhan tim. Ini juga berkaitan dengan bujet klub,”

Vitor Saba Batal Gabung Persib Bandung

Bandung, TimNas.com – Vitor Rodriguez Saba memutuskan untuk batal bergabung dengan Persib Bandung. Pemain asal Brasil ini memilih untuk tetap berada di negaranya lantara sang istri sedang mengandung. Hal tersebut diungkapkan oleh agen sang pemain, Gabriel Budi.

“Vitor Saba merasa terhormat dengan sambutan Bobotoh dan sebenarnya ingin bergabung (dengan Persib Bandung). Tapi ada masalah keluarga yang membuat dia batal bergabung,” jelasnya.

“Saya sudah berusaha yang terbaik tapi mohon maaf kali ini gagal mendaratkan Vitor Saba. Sometime we win sometime we learn,”

Gabriel Budi kemudian menuturkan bahwa Vitor Saba mengirimkan surat kepadanya terkait hal tersebut. “Usia saya masih 26 tahun dan perjalanan karier saya masih panjang. Saya juga ingin menjelaskan bahwa saya menolak tawaran dari klub Thailand,” tulis Vitor Saba.

“Semoga suatu saat saya bisa tampil di klub yang memiliki suporter fanatik seperti Persib,”

Ini Alasan Samsul Arif Pilih Persela Lamongan

Lamongan, TimNas.com – Samsul Arif mengungkapkan alasan dirinya memilih kembali ke Persela Lamongan walaupun ada sejumlah klub yang menginginkan jasanya, salah satunya Bali United. Mantan striker Persib Bandung ini sebelumnya pernah dua kali memperkuat Persela Lamongan.

“Murni alasan teknis. Pertimbangan saya hanya satu, saya tidak perlu beradaptasi dengan banyak hal di Persela karena Persela bukan tim baru bagi saya,” katanya.

“Setidaknya, pernah dua musim membela tim ini membuat saya sangat mengenal Persela dengan sangat baik,”

“Kalau di Bali United, saya pasti harus beradaptasi dengan banyak hal. Terutama lingkungan di sana, rekan setim, dan beberapa hal lain yang mungkin bisa menjadi kendala bagi saya,”

Selain faktor adaptasi yang lebih mudah, Samsul Arif juga menyebut keluarga menjadi alasannya kembali ke Persela meskipun bukan itu yang utama. Lamongan memang tidak jauh dari tempat keluarga Samsul Arif bermukim.

“Alasan itu (keluarga) memang ada, tapi itu bukan alasan utama. Bagi saya bermain di mana pun tidak masalah. Jauh atau dekat dengan keluarga itu tidak terlalu saya persoalkan. Sebab itu sudah menjadi bagian dari konsekuensi profesi yang saya pilih,” ujarnya.

“Kalau letak Lamongan berdekatan dengan Bojonegoro, saya rasa itu hanya kebetulan saja. Yang jelas, saya memilih Persela murni karena faktor teknis,”

Raphael Maitimo Gabung PSM Makassar Musim Depan ?

Makassar, TimNas.com – Beredar kabar Raphael Maitimo akan bergabung dengan PSM Mkassar pada kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2017 nanti setelah tidak memperkuat Arema FC lagi. Sang pemain sendiri mengaku sudah melakukan komunikasi dengan tim berjuluk Juju Eka itu.

“Saya sementara persiapan untuk kembali ke Indonesia, dan sampai saat ini sudah ada komunikasi dengan manajemen PSM Makassar,” ungkapnya.

“Mungkin saja saya suka bermain di PSM Makassar. Nanti saya kasih tahu ya. Saya ke Indonesia dulu, dan nanti kita lihat,”

Raphael Maitimo sendiri sebelumnya sudah mengucapkan salam perpisahan dengan Arema FC dan Aremania. “Saya mau mengucapkan terima kasih kepada semua pemain, staff, dan manajemen Arema, dan saya juga sangat berterima kasih untuk support luar biasa dari Aremania dan Aremanita,” tulisnya di Instagram.

“Tapi saya akan pindah ke klub lain untuk musim baru. Sukses buat Arema selalu dan semoga kita bisa ketemu lagi,”