Aji Santoso: Beberapa Pemain Timnas U-23 VO2Max-nya Masih Dibawah Standar

Aji Santoso: Beberapa Pemain Timnas U-23 VO2Max-nya Masih Dibawah Standar

Jakarta, TimNas.com - Pelatih timnas Indonesia U-23, Aji Santoso telah selesai melakukan tes VO2Max kepada para pemainnya. Dari standar 55 ml/kg/menit yang ia tetapkan, ada pemain yang melebihinya dan sebaliknya ada juga yang masih di bawah standar itu.

Seperti diketahui, Aji menggelar beep tes kepada seluruh pemainnya sejak dua hari lalu. Hal itu dilakukan agar dirinya mengetahui nilai VO2Max masing-masing pemain yang mengikuti pemusatan latihan nasional (pelatnas).

“Vo2 Max tertingginya 57,5 ml/kg/menit. Kalau pemain yang lain ada di nilai rata-rata minimal 55 poin. Sementara ada beberapa pemain yang nilai VO2Max di bawah standar minimal VO2Max.” Katanya.

Meski demikian, Aji menyebut para pemain yang mempunyai nilai VO2Maxnya di bawah nilai 55 masih bisa ditingkatkan dengan latihan penuh.

“Kalau kurang dari satu atau dua poin bisa ditingkatkan lagi dengan latihan. Tapi nanti kalau di tahap kedua masih kurang dari 55, terpaksa harus dicoret.” Ujarnya.

Berikut Daftar Hasil Tes VO2 Max Timnas U-23 :

GK Dimas Galih 37,1
GK Aji Saka 41,1
Gk Teguh Amirudin 48,7

Bek Dani Saputra 53,3
Bek M Nizar Azhari 51,9
Bek M Syaifudin 54,1
Bek David Aprelianto 47,9
Bek Vava Mario Yagalo 52,5
Bek Norianto 50,3
Bek Ahmad Bahtiar 53,9
Bek Syahrizal 56

Gelandang Rizky Pellu 57,5
Gelandang Rasyid Assahid Bakri 57,5
Gelandang Loudry Setiawan 55,1
Gelandang Novri setiawan 56
Gelandang Yulianto 53,3
Gelandang Fandi Eko Utomo 48,8
Gelandang Tonny Roy 51,9
Gelandang Dave Mustain 48,4
Gelandang Bayu Gatra 57,7
Gelandang Hendra Bayau 54,8
Gelandang Hapid Ibrahim 55,4

Striker Agung Suprianto 55,1
Striker Fandi Ahmad 52,2
Striker Rizky Dwi 55,4
Striker Aldaier Makatindu 51,9

Alfred Riedl: Indonesia Selalu Memiliki Tekanan

Alfred Riedl: Indonesia Selalu Memiliki Tekanan

Jakarta, TimNas.com - Pelatih timnas Indonesia senior, Alfred Riedl mengatakan jelang pertandingan melawan Arab Saudi di Kualifikasi Piala Asia 2015 pada 5 Maret mendatang, Indonesia memiliki tekanan.

“Ketika bertanding melawan nama negara, pasti akan ada tekanan. Sebab itu, kami harus memepersiapkan diri sebaik mungkin agar bisa menyulitkan mereka.” Ungkapnya.

Meski tidak menjanjikan meraih poin di Arab, pelatih asal Austria ini optimistis timnya akan meraih hasil terbaik.

”Kami ke Arab Saudi bukan untuk berlibur. Kami menatap pertandingan nanti dengan serius.” Pungkasnya.

Hingga lima laga Indonesia hanya mengoleksi satu angka. Peluang Indonesia untuk lolos ke putaran final di Australian praktis tertutup.

Timnas Indonesia Senior Kemungkinan Akan Pakai Formasi 4-4-2

Timnas Indonesia Senior Kemungkinan Akan Pakai Formasi 4-4-2

Jakarta, TimNas.com - Asisten pelatih timnas Indonesia senior, Widodo C Putro mengungkapkan timnas Indonesia kemungkinan akan memakai formasi 4-4-2.

Namun, katanya, untuk kepastian formasi tersebut tim pelatih akan membicarakannya terlebih dahulu.

“Kami meeting dulu, agar pemain tahu bagaimana cara yang diterapkan Riedl. Aturannya seperti apa, formasi bagaimana, dan hal-hal lainnya.” Ujarnya.

“Formasi utama kami 4-4-2, biasa Riedl pakai itu. Kami harus tahu mau main seperti apa, kalau 4-4-2, cenderung bermain sayap. Kalau bertahan, apalagi lawan Arab Saudi, bagaimana covering-nya.” Pungkasnya.

Skuad Garuda saat ini tengah dipersiapakan menjalani laga pamungkas Kualifikasi Piala Asia 2015 Grup C, saat dijamu Arab Saudi, 5 Maret mendatang.

Batal Lawan Arema U-21, Timnas U-19 Masih Cari Pengganti

Batal Lawan Arema U-21, Timnas U-19 Masih Cari Pengganti

Malang, SunduL - Ketua Umum KONI Jawa Timur (Jatim), Dhimam Abror mengungkapkan timnas Indonesia U-19 batal melawan Arema Indonesia U-21.

Alasan batalnya laga  itu adalah pihak Arema Indonesia U-21 tidak bersedia bertanding pada Rabu, 26 Februari 2014.

Arema U-21 memang diproyeksikan menjadi lawan tanding timnas U-19 dalam rangkaian tur nusantara. Namun, pihak KONI Jatim selaku pihak yang menyediakan lawan ujicoba bagi timnas selama di Jatim mendapat kepastian jika pengurus Arema keberatan masuk daftar ujicoba yang dijadwalkan bermain di Stadion Kanjuruhan, 26 Februari mendatang.

“Sudah ada kontak dengan Rudi widodo (manajer Arema) mereka nggak bersedia. Alasan karena dari sisi komersial nggak sesuai disamping tim U-21 mereka yang nggak siap.” Katanya.

Dengan batalnya laga tersebut, Dhimam mengatakan pihaknya kini sedang menunggu jawaban Persik Kediri U-21.

“Sebagai pengganti, kami masih menunggu kesediaan pihak Persik U-21.” Tuturnya.

Timnas U-19 Bakal Rotasi Pemain Saat Lawan Persebaya U-21

Timnas U-19 Bakal Rotasi Pemain Saat Lawan Persebaya U-21

Surabaya, TimNas.com - Timnas Indonesia U-19 akan bertemu Persebaya U-21 di dalam tur nusantaranya. Laga tersebut akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo pada Senin, 24 Februari 2014 malam nanti.

Pelatih bidang mental timnas U-19, Guntur Cahyo Utomo mengatakan bahwa kondisi para penggawa timnas U-19 tengah fit menjelang laga melawan Persebaya U-21. Dia juga berjanji bahwa tim ‘Merah Putih’ bakal tampil maksimal.

“Kami akan tampil maksimal. Siapa yang akan dirotasi dan diturunkan, itu semua tergantung pelatih. Kalau untuk kondisi pemain, semuanya fit.” Katanya.

Sebelumnya, timnas U-19 mengalami hasil seri di tiga laga tur nusantaranya. Tim-tim yang menahan imbang skuat Garuda Jaya itu adalah PSIS Semarang, Persijap Jepara, dan tim Pra-PON Jawa Timur.

Timnas U-23 Bakal Ujicoba Dengan Malaysia

Timnas U-23 Bakal Ujicoba Dengan Malaysia

Jakarta, TimNas.com - Pelatih timnas U-23, Aji Santoso mengungkapkan bahwa timnas Indonesia U-23 bakal melakoni ujicoba dengan timnas Malaysia U-23

Hal tersebut ditujukan untuk persiapan Garuda Muda sebelum berangkat ke Asian Games 2014 nanti.

Namun, tambah Aji, untuk jadwal dan tempat masih dalam tahap pembahasan.

“Timnas U-23 Malaysia sudah konfirmasi bahwa mereka sanggup menjalani ujicoba melawan timnas U-23. Tapi soal tempat dan tanggal kami masih mendiskusikannya.” Katanya.

Menurut Sekjen BadanTim Nasional (BTN) Sefdin Saifudin, kemungkinan besar ujicoba melawan Malaysia akan diadakan di Yogyakarta, Solo atau Jakarta.

Aji Santoso akan membagi pemusatan latihan hingga tujuh fase sebelum terjun ke Asian Games. Selama pemusatan latihan tersebut, dia berharap pasukannya mendapatkan lawan ujicoba sebanyak sembilan kali.

BTN Susun Sembilan Laga Ujicoba Untuk Timnas U-23

BTN Susun Sembilan Laga Ujicoba Untuk Timnas U-23

Jakarta, TimNas.com - Timnas Indonesia U-23 dijadwalkan akan melakoni sembilan laga ujicoba sebelum tampil di Asian Games 2014. Rencana lokasi dan waktu pertandingan tengah dirumuskan staf Badan Tim Nasional (BTN).

“Ya, sebelum kesana ada sekitar sembilan uji coba. sekarang masih disusun BTN.” Ungkap pelatih timnas Indonesia U-23, Aji Santoso.

Aji mengatakan sembilan laga ujicoba ini ditujukan untuk mematangkan dan melihat perkembangan tim secara keseluruhan. Aji tidak ingin timnya tampil mengecewakan ketika terjun di Asian Games 2014 nanti.

Sebelumnya, timnas U-23 dijadwalkan menghadapi Argentina U-23 pada laga persahabatan di Indonesia, 4 Maret 2014. Namun, agenda itu batal terlaksana.

Terkait target PSSI yang menginginkan Garuda Muda menembus babak delapan besar, Aji memandangnya sebagai tantangan.

“Bagi saya itu tantangan. Seperti hidup saja selalu ada tantangan di setiap langkah. Tinggal bagaimana proses untuk menjawab tantangan itu.” Ujarnya.

Aji Santoso: Ingin Masuk Timnas U-23, VO2Max Minimal 55

Aji Santoso: Ingin Masuk Timnas U-23, VO2Max Minimal 55

Jakarta, TimNas.com - Tampaknya, pelatih timnas Indonesia U-23 Aji Santoso tidak main-main dalam mempersiapkan skuadnya yang akan berlaga di ajang Asian Games 2014 pada bulan September nanti.

Untuk masuk ke timnya, Aji Santoso memiliki syarat yang harus dipenuhi oleh para pemain.

Syarat tersebut adalah ketahanan fisik. Para pemain harus memiliki VO2Max minimal 55. Jika ada yang di bawah itu, dipastikan pemain tersebut akan dicoret dari skuat Garuda Muda.

“Di bawah 55 nggak bisa masuk. Ini syarat mutlak dari saya kalau mereka ingin ikut di tim Asian Games.” Ujarnya.

“Karena itu, kita menyiasati dengan benar-benar memilih pemain yang berkualitas untuk bergabung. Nanti, dalam pemusatan pelatihan akan kita upayakan untuk meningkatkannya.” Tutupnya.

Aji Santoso: Timnas U-23 Bebas Pemain Titipan

Aji Santoso: Timnas U-23 Bebas Pemain Titipan

Jakarta, TimNas.com - Pelatih timnas Indonesia U-23, Aji Santoso mengaku sudah memiliki 28 nama pemain yang akan dipersiapkan untuk menjalani pemusatan latihan tahap pertama. Ia menjamin tidak ada “pemain titipan”.

Garuda Muda akan memulai persiapan untuk melakoni Asian Games 2014 di Incheon, Korea Selatan. Total 28 pemain akan dipanggil, yakni 30 persen pemain dari skuat SEA Games 2013, sisanya akan diisi oleh pemain-pemain baru.

“Memang untuk pemusatan latihan kali ini, saya akan banyak menggunakan pemain muda atau muka baru. Bahkan, ada beberapa pemain yang pasti kurang familiar.”Bebernya.

“Untuk tim yang lama, saya hanya memanggil sekitar enam atau delapan pemain. Karena sesuai regulasi Asian Games, usia maksimal kelahiran tahun 1991.”

“Yang pasti pemain-pemain ini ada yang dari Divisi Utama, pemain baru ISL dan pemain ISL U-21. Saya juga akan memantau pemain liga amatir untuk diseleksi.” Lanjutnya.

Aji menjelaskan pemain-pemain tersebut didapatkannya selain melalui pemantauan langsung juga hasil rekomendasi dari beberapa pelatih.

Meski begitu, Aji menolak jika nantinya para pemainya itu disebut pemain titipan. Dia menjamin timnya tersebut murni karena kemampuan masing-masing pemain.

“Saya jamin seribu persen bahwa tim saya tidak ada pemain titipan. Kalau misalkan ada pelatih lain yang mengusulkan, dilihat ‘kan boleh. Karena pada akhirnya saya yang menentukan. Yang jelas, saya memilih pemain yang sesuai dengan penilaian saya.” Ujarnya.

Roy Suryo: Pemerintah Tanggung Biaya Pendidikan Timnas U-19

Roy Suryo: Pemerintah Tanggung Biaya Pendidikan Timnas U-19

Jakarta, TimNas.com - Kabar gembira datang untuk para pemain timnas Indonesia U-19. Kabar tersebut adalah skuad Garuda Jaya tidak perlu lagi memikirkan biaya untuk pendidikan.

Pasalnya, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Roy Suryo mengatakan pihak pemerintah akan menjamin biaya pendidikan para pemain.

Roy menyatakan beberapa perguruan tinggi di Jawa Timur dan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) siap menampung para pemain. Dia menjelaskan program ini merupakan kewajiban pemerintah untuk memperhatikan pendidikan Evan Dimas dkk.

“Saya berharap semuanya tidak pusing lagi karena sudah ditanggung pemerintah. Tinggal dikomunikasikan antara pribadi yang bersangkutan dengan kampus untuk prosedurnya.” Ungkapnya.

Sementara itu, untuk para pemain timnas U-19 yang masih duduk di bangku SLTA, Roy mengaku masih dalam tahap pembahasan.

“Untuk pendidikan SLTA masih dibahas. Karena di SLTA prosesnya tidak semudah kampus atau perguruan tinggi.” Tuturnya.

Pusat Berita TimNas dan Jadwal Tim Nasional Indonesia