Berikut-67-Pemain-Yang-Dipanggil-Aji-Santoso

Berikut 67 Pemain Yang Dipanggil Aji Santoso

Jakarta, TimNas.com - Tim nasional Indonesia U-23 akan terjun ke SEA Games 2015 di Singapura bulan Juni 2015 mendatang.

Pelatih skuad Garuda Muda, Aji Santoso pun mulai mempersiapkan skuadnya untuk ajang tersebut.

Aji Santoso dengan segera melakukan seleksi pemain. Sejumlah 67 pemain dipanggil masuk ke dalam seleksi pertama.

Berikut 67 Pemain yang dipanggil:

1. Hendra Adi Bayauw
2. Safri Al Irfandi
3. Gitra Yuda Furton
4. Nerius Alom
5. Muhammad Gugum Gumilar
6. Leo Guntara
7. Rizsky Dwi Ramadhana
8. Hapit Ibrahim
9. M.Yogi Novrian
10. Manda Cinggi
11. Juanda Priyatna
12. Jajang Maulana
13. M.Natshir Fadhil Mahbuby
14. Rudiyana
15. Dwi Yuda Pratama
16. Bryan Cesar Ramadhan
17. Jumansyah
18. Yoewanto Stya Beny
19. Rudi Setiawan
20. Gilbert R. Dwaramury
21. Firmansyah
22. Muhammad Abduh Lestaluhu
23. Muhammad Tahir
24. Israel M.Fonataba
25. Fredi Jeferson Isir
26. Riky Kayame
27. Yohanes Ferinando Pahabol
28. Andika Dian Asruri
29. Ravi Murdianto
30. Utam Rusdiana
31. Yogi Triana
32. Teguh Amiruddin
33. Wawan Febriyanto
34. Iman Faturohman
35. Muhamad Irsyad
36. Hagi Permana
37. Lopenda
38. Ali Surahman
39. Irsyad Maulana
40. Wahyu Kristanto
41. Agung Supriyanto
42. Teja Paku Alam
43. Ahmad Novfiandani
44. Sandidarma Suthe
45.Evan Dimas Darmono
46. Paulo Okto Sitanggang
47. Hansamu Yama Pranata
48. Moch Zaenuri
49. Bangkit Sabily
50. Jalwandi
51. Ganjar Mukti
52. Rudolof Yanto Basna
53. Mochamad Junda Irawan
54. Gavin Kwan Adsit
55. Ryuji Utomo Prabowo
56. Ahmad Ihwan
57. Putu Gede Juni Antara
58. Dave Mustaine
59. Ilham Udin Armain
60. Mario Rahmanto
61. Alfin Ismail Tuasalamony
62. Manahati Lestusen
63. Abdurahman Lestaluhu
64. Novri Setiawan
65. Maldini Pali
66. Wahyu Subo Seto
67. Agung Prasetyo

Bambang-Nurdiansyah-Masalahnya-Bukan-Di-Pelatih-Tapi...

Bambang Nurdiansyah: Masalahnya Bukan Di Pelatih Tapi…

Jakarta, TimNas.com - Mantan pemain tim nasional Indonesia era 1980an, Bambang Nurdiansyah mengungkapkan bahwa buruknya penampilan skuad Garuda di Piala AFF 2014 bukan karena salah pelatih. Melainkan, kebijakan induk organisasi bola tanah air, PSSI.

Para pemain tidak memiliki kondisi yang fit lantaran baru menyelesaikan kompetisi Indonesian Super League (ISL) dan juga para pemain baru lengkap sekitar 10 hari sebelum Piala AFF dimulai.

“Saya bisa mengerti mengapa tim tampil buruk. Siapa pun pelatihnya pasti kesulitan,” katanya.

Tim nasional Indonesia mengalami kekalahan 4-0 dari Filipina di laga kemarin dan pada laga pertamanya Indonesia bermain imbang 2-2 dengan tuan rumah Vietnam.

Tiga-Pemain-PBR-Dipanggil-Ke-Timnas-U-23

Tiga Pemain PBR Dipanggil Ke Timnas U-23

Jakarta, TimNas.com - Tiga pemain Pelita Bandung Raya (PBR) dipanggil ke tim nasional Indonesia U-23 untuk melakukan seleksi.

Tiga pemain tersebut adalah Wawan Febrianto, Iman Fathurohman, dan Muhammad Arsyad.

Manajer PBR, Rawindra Ditya mengaku bangga tiga pemainnya dipanggil ke skuad Garuda Muda.

“Saya bangga tiga pemain kami dipanggil oleh tim nasional U-23. Semoga mereka dapat bermain untuk tim nasional,” katanya.

Windra mengungkapkan bahwa mereka bertiga akan memulai mengikuti seleksi mulai 28 November hingga 7 Desember mendatang.

“Mereka akan mulai seleksi hari ini hingga 7 Desember nanti,”

Sergio-Van-Dijk-Tidak-Dapat-Tampil-Lawan-Laos

Sergio Van Dijk Tidak Dapat Tampil Lawan Laos

Hanoi, TimNas.com - Salah satu bomber tim nasional Indonesia senior, Sergio van Dijk dipastikan tidak dapat tampil membela skuad Garuda saat berhadapan dengan Laos di laga terakhir mereka di Piala AFF 2014 pada Jumat, 28 November mendatang.

Hal tersebut dikatakan oleh pelatih tim nasional Indonesia senior, Alfred Riedl.

“Sergio mengalami cedera otot. Dia tidak bisa bergerak dari kamarnya,” kata pelatih asal Austria itu.

Selain itu, Imanuel Wanggai juga tidak dapat tampil di laga tersebut.

“Sudah dipastikan Sergio dan Imanuel tidak dapat bermain pada laga nanti,” tutupnya.

Zulkifli-Semuanya-Bertanggung-Jawab

Zulkifli: Semuanya Bertanggung Jawab

Hanoi, TimNas.com - Wakil kapten tim nasional Indonesia senior, Zulkifli Syukur mengatakan bahwa tidak adil jika kegagalan di Piala AFF 2014 dibebankan hanya ke pemain atau ke pelatih saja.

Menurutnya, semua yang terlibat harus bertanggung jawab atas kegagalan tersebut.

Indonesia mendapatkan hasil seri dan kalah dari dua pertandingan yang  dilakoni di Piala AFF 2014. Melawan Vietnam 2-2 dan Filipina 4-0.

Hasil tersebut membuat peluang skuad Garuda untuk lolos tipis. Jika ingin lolos Firman Utina dkk harus menang besar di laga terakhirnya melawan Laos dan Vietnam tidak boleh meraih angka.

“Kegagalan ini bukan hanya salah pemain atau pelatih. Memang pelatih mengatakan bahwa ini adalah salahnya, tapi ini tidak adil jika dibebankan ke pelatih sepenuhnya,” katanya.

“Semua yang ada di sini harus bertanggung jawab atas kegagalan ini,” tutupnya.

 

 

 

 

La-Nyalla-Minta-Pemain-Fokus-Di-Pertandingan-Melawan-Laos

La Nyalla Minta Pemain Fokus Di Pertandingan Melawan Laos

Jakarta, TimNas.com - Ketua Umum PSSI, La Nyalla Mattalitti meminta kepada para pemain tim nasional senior untuk tetap fokus pada pertandingan ketiganya di Piala AFF 2014 melawan Laos pada Jumat ini meski mengalami kekalahan dari Filipina.

Pada laga kedua di Piala AFF 2014, Firman Utina dkk mengalami kekalahan telak 4-0 dari Filipina.

“Masih ada satu pertandingan. Kami berharap mereka tetap fokus pada pertandingan itu dan tidak terganggug dengan kekalahan dari FIlipina,” ujarnya.

La Nyalla menambahkan hasil apapun yang akan diraih skuad asuhan Alfred Riedl itu akan evaluasi oleh pihaknya.

“PSSI akan mengambil langkah-langkah penting untuk mengembalikan prestasi sepakbola Indonesia, nanti akan dirumuskan dalam rapat kerja PSSI,” pungkasnya.

Kalah-4-0,-Alfred-Riedl-Minta-Maaf

Kalah 4-0, Alfred Riedl Minta Maaf

Hanoi, TimNas.com - Pada matchday kedua Piala AFF 2014, tim nasional Indonesia senior berhadapan dengan Filipina di Stadion Nasional My Dinh.

Pada laga tersebut skuad Garuda harus menyerah dengan skor telak 4-0.

Atas hasil tersebut, pelatih tim nasional Indonesia senior, Alfred Riedl meminta maaf kepada para pendukung Firman Utina dkk.

“Saya meminta maaf dan yang paling sesali adalah karena para suporter dan media sudah datang ke sini, dan kami mengalami kekalahan telak,” katanya.

Empat gol Filipina dicetak oleh Phil Younghusband menit ke-16, Manuel Ott menit ke-52, Martin Steuble menit ke-68, dan Robert Gier menit ke-79.

Zulham-Zamrun-Bakal-Berusaha-Cetak-Gol-Ke-Gawang-Filipina

Zulham Zamrun Bakal Berusaha Cetak Gol Ke Gawang Filipina

Hanoi, TimNas.com - Pemain tim nasional Indonesia senior, Zulham Zamrun mengungkapkan bahwa dirinya akan berusaha untuk memberikan gol ke gawang Filipina.

Indonesia akan menghadapi Filipina pada lanjutan Piala AFF 2014 babak grup  pada Selasa sore nanti.

“Saya akan berusaha mencetak gol untuk Indonesia,” katanya.

Pada laga pertama melawan tuan rumah Vietnam Zulham berhasil mencetak satu gol bagi skuad Garuda.

Alfred-Riedl-Waspadai-Pemain-Filipina-Nomor-10

Alfred Riedl Waspadai Pemain Filipina Nomor 10

Hanoi, TimNas.com - Pelatih tim nasional Indonesia senior, Alfred Riedl mengaku bahwa dirinya mewaspadai pemain bernomor punggung 10 tim Filipina.

Skuad Garuda akan berhadapan dengan Filipina pada Selasa sore nanti di laga kedua Piala AFF 2014.

“Filipina tim bagus dan memiliki beberapa pemain yang berkualitas. Salah satunya adalah pemain bernomor 10. Pemain itu paling berbahaya,” kata pelatih asal Austria itu.

Meski demikian, Alfred Riedl tetap menargetkan tiga poin pada laga tersebut.

“Target kami adalah tiga poin. Jika kami gagal raih kemenangan, kami akan sulit lolos ke babak selanjutnya,” tutupnya.

Samsul-Arif-Yakin-Dapat-Atasi-Filipina

Samsul Arif Yakin Dapat Atasi Filipina

Hanoi, TimNas.com - Penyerang tim nasional Indonesia senior, Samsul Arif mengungkapkan bahwa dirinya optimis dapat mengatasi tim Filipina di laga kedua Indonesia pada Piala AFF 2014, Selasa mendatang.

Firman Utina dkk bermain imbang 2-2 pada laga perdananya saat bertemu dengan tuan rumah Vietnam pada Sabtu kemarin.

“Filipina adalah tim yang solid. Mereka memiliki materi pemain yang bagus, apalagi mereka banyak memiliki pemain naturalisasi. Tapi kami yakin kami tetap bisa mengatasi mereka,” tuturnya.

“Mohon doa dari seluruh masyarakat Indonesia. Semoga kami dapat tampil lebih baik lagi,” pungkasnya.