Timnas U-19 Panggil Empat Pemain Baru

Timnas U-19 Panggil Empat Pemain Baru

Yogyakarta, TimNas.com  Pelatih timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri melakukan pemanggilan empat pemain baru. Keempat pemain itu didapat timnas U-19 saat melakukan serangkaian ujicoba bertajuk Tur Nusantara di Jogjakarta, Jawa Barat dan Jawa Timur.

Keempat pemain itu adalah Fahmi Al Ayubbi (Pra PON Jatim), Martinus (Pra PON DIY), Muhammad Hamdan Zamzami (PSS Sleman) dan Muhammad Rio Saputra (Persijap U-21).

Namun, empat pemain itu tetap harus melakukan tes untuk masuk ke timnas U-19. Jika gagal, mereka tidak dapat masuk ke dalam tim.

“Kalau mereka memenuhi kualifikasi dalam tes, akan bergabung, tapi kalau belum memenuhi ya belum bisa. Karena timnas menggunakan standar yang tinggi dan terukur.” Ungkapnya.

Seperti pemain lainnya yang saat ini mengikuti pemusatan latihan, keempat pemain baru itu akan mengikuti tes fisik, psikologi dan taktikal game.

Mereka juga akan melalui tes kesehatan, antara lain tes darah, tes narkoba dan MRI, yang akan dilakukan di home base Jatim, timnas U-19.

Djohar Arifin: Pertandingan Melawan Arab Saudi Sangat Penting

Djohar Arifin: Pertandingan Melawan Arab Saudi Sangat Penting

Jakarta, TimNas.com - Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin mengatakan pertandingan melawan Arab Saudi pada Kamis (6/4) mendatang, sangat penting. Pasalnya, laga tersebut untuk persiapan Piala AFF 2014.

Indonesia terkunci di dasar grup C dengan nilai satu hasil sekali imbang dari lima pertandingan. Sedangkan Arab sudah dipastikan menjadi juara Grup C dan lolos ke putaran final Piala Asia tahun depan dengan 13 poin.

“Ya, walaupun pertandingan tidak ada pengaruh apapun, tetapi bagi Indonesia pertandingan sangat penting. Ini merupakan penampilan pertama mereka sebelum menghadapi Piala AFF 2014.” Katanya.

“Hasil dan gaya permainan sangat menentukan persiapan ke depan. Oleh karena itu pemain sudah menggaransi mereka full serius. Karena ini merupakan pertarungan harga diri baik sebagai pemain dan harga diri bangsa. Apalagi pertandingan ini disaksikan masyarakat Indonesia di tanah air secara langsung.”

“Mudah-mudahan Arab juga serius, supaya kami tahu kemampuan tim ini. Saya berharap pertandingan kedua tim nanti enak disaksikan.” Lanjutnya.

Aji Santoso: Beberapa Pemain Timnas U-23 VO2Max-nya Masih Dibawah Standar

Aji Santoso: Beberapa Pemain Timnas U-23 VO2Max-nya Masih Dibawah Standar

Jakarta, TimNas.com - Pelatih timnas Indonesia U-23, Aji Santoso telah selesai melakukan tes VO2Max kepada para pemainnya. Dari standar 55 ml/kg/menit yang ia tetapkan, ada pemain yang melebihinya dan sebaliknya ada juga yang masih di bawah standar itu.

Seperti diketahui, Aji menggelar beep tes kepada seluruh pemainnya sejak dua hari lalu. Hal itu dilakukan agar dirinya mengetahui nilai VO2Max masing-masing pemain yang mengikuti pemusatan latihan nasional (pelatnas).

“Vo2 Max tertingginya 57,5 ml/kg/menit. Kalau pemain yang lain ada di nilai rata-rata minimal 55 poin. Sementara ada beberapa pemain yang nilai VO2Max di bawah standar minimal VO2Max.” Katanya.

Meski demikian, Aji menyebut para pemain yang mempunyai nilai VO2Maxnya di bawah nilai 55 masih bisa ditingkatkan dengan latihan penuh.

“Kalau kurang dari satu atau dua poin bisa ditingkatkan lagi dengan latihan. Tapi nanti kalau di tahap kedua masih kurang dari 55, terpaksa harus dicoret.” Ujarnya.

Berikut Daftar Hasil Tes VO2 Max Timnas U-23 :

GK Dimas Galih 37,1
GK Aji Saka 41,1
Gk Teguh Amirudin 48,7

Bek Dani Saputra 53,3
Bek M Nizar Azhari 51,9
Bek M Syaifudin 54,1
Bek David Aprelianto 47,9
Bek Vava Mario Yagalo 52,5
Bek Norianto 50,3
Bek Ahmad Bahtiar 53,9
Bek Syahrizal 56

Gelandang Rizky Pellu 57,5
Gelandang Rasyid Assahid Bakri 57,5
Gelandang Loudry Setiawan 55,1
Gelandang Novri setiawan 56
Gelandang Yulianto 53,3
Gelandang Fandi Eko Utomo 48,8
Gelandang Tonny Roy 51,9
Gelandang Dave Mustain 48,4
Gelandang Bayu Gatra 57,7
Gelandang Hendra Bayau 54,8
Gelandang Hapid Ibrahim 55,4

Striker Agung Suprianto 55,1
Striker Fandi Ahmad 52,2
Striker Rizky Dwi 55,4
Striker Aldaier Makatindu 51,9

Alfred Riedl: Indonesia Selalu Memiliki Tekanan

Alfred Riedl: Indonesia Selalu Memiliki Tekanan

Jakarta, TimNas.com - Pelatih timnas Indonesia senior, Alfred Riedl mengatakan jelang pertandingan melawan Arab Saudi di Kualifikasi Piala Asia 2015 pada 5 Maret mendatang, Indonesia memiliki tekanan.

“Ketika bertanding melawan nama negara, pasti akan ada tekanan. Sebab itu, kami harus memepersiapkan diri sebaik mungkin agar bisa menyulitkan mereka.” Ungkapnya.

Meski tidak menjanjikan meraih poin di Arab, pelatih asal Austria ini optimistis timnya akan meraih hasil terbaik.

”Kami ke Arab Saudi bukan untuk berlibur. Kami menatap pertandingan nanti dengan serius.” Pungkasnya.

Hingga lima laga Indonesia hanya mengoleksi satu angka. Peluang Indonesia untuk lolos ke putaran final di Australian praktis tertutup.

Timnas Indonesia Senior Kemungkinan Akan Pakai Formasi 4-4-2

Timnas Indonesia Senior Kemungkinan Akan Pakai Formasi 4-4-2

Jakarta, TimNas.com - Asisten pelatih timnas Indonesia senior, Widodo C Putro mengungkapkan timnas Indonesia kemungkinan akan memakai formasi 4-4-2.

Namun, katanya, untuk kepastian formasi tersebut tim pelatih akan membicarakannya terlebih dahulu.

“Kami meeting dulu, agar pemain tahu bagaimana cara yang diterapkan Riedl. Aturannya seperti apa, formasi bagaimana, dan hal-hal lainnya.” Ujarnya.

“Formasi utama kami 4-4-2, biasa Riedl pakai itu. Kami harus tahu mau main seperti apa, kalau 4-4-2, cenderung bermain sayap. Kalau bertahan, apalagi lawan Arab Saudi, bagaimana covering-nya.” Pungkasnya.

Skuad Garuda saat ini tengah dipersiapakan menjalani laga pamungkas Kualifikasi Piala Asia 2015 Grup C, saat dijamu Arab Saudi, 5 Maret mendatang.

Batal Lawan Arema U-21, Timnas U-19 Masih Cari Pengganti

Batal Lawan Arema U-21, Timnas U-19 Masih Cari Pengganti

Malang, SunduL - Ketua Umum KONI Jawa Timur (Jatim), Dhimam Abror mengungkapkan timnas Indonesia U-19 batal melawan Arema Indonesia U-21.

Alasan batalnya laga  itu adalah pihak Arema Indonesia U-21 tidak bersedia bertanding pada Rabu, 26 Februari 2014.

Arema U-21 memang diproyeksikan menjadi lawan tanding timnas U-19 dalam rangkaian tur nusantara. Namun, pihak KONI Jatim selaku pihak yang menyediakan lawan ujicoba bagi timnas selama di Jatim mendapat kepastian jika pengurus Arema keberatan masuk daftar ujicoba yang dijadwalkan bermain di Stadion Kanjuruhan, 26 Februari mendatang.

“Sudah ada kontak dengan Rudi widodo (manajer Arema) mereka nggak bersedia. Alasan karena dari sisi komersial nggak sesuai disamping tim U-21 mereka yang nggak siap.” Katanya.

Dengan batalnya laga tersebut, Dhimam mengatakan pihaknya kini sedang menunggu jawaban Persik Kediri U-21.

“Sebagai pengganti, kami masih menunggu kesediaan pihak Persik U-21.” Tuturnya.

Timnas U-19 Bakal Rotasi Pemain Saat Lawan Persebaya U-21

Timnas U-19 Bakal Rotasi Pemain Saat Lawan Persebaya U-21

Surabaya, TimNas.com - Timnas Indonesia U-19 akan bertemu Persebaya U-21 di dalam tur nusantaranya. Laga tersebut akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo pada Senin, 24 Februari 2014 malam nanti.

Pelatih bidang mental timnas U-19, Guntur Cahyo Utomo mengatakan bahwa kondisi para penggawa timnas U-19 tengah fit menjelang laga melawan Persebaya U-21. Dia juga berjanji bahwa tim ‘Merah Putih’ bakal tampil maksimal.

“Kami akan tampil maksimal. Siapa yang akan dirotasi dan diturunkan, itu semua tergantung pelatih. Kalau untuk kondisi pemain, semuanya fit.” Katanya.

Sebelumnya, timnas U-19 mengalami hasil seri di tiga laga tur nusantaranya. Tim-tim yang menahan imbang skuat Garuda Jaya itu adalah PSIS Semarang, Persijap Jepara, dan tim Pra-PON Jawa Timur.

Timnas U-23 Bakal Ujicoba Dengan Malaysia

Timnas U-23 Bakal Ujicoba Dengan Malaysia

Jakarta, TimNas.com - Pelatih timnas U-23, Aji Santoso mengungkapkan bahwa timnas Indonesia U-23 bakal melakoni ujicoba dengan timnas Malaysia U-23

Hal tersebut ditujukan untuk persiapan Garuda Muda sebelum berangkat ke Asian Games 2014 nanti.

Namun, tambah Aji, untuk jadwal dan tempat masih dalam tahap pembahasan.

“Timnas U-23 Malaysia sudah konfirmasi bahwa mereka sanggup menjalani ujicoba melawan timnas U-23. Tapi soal tempat dan tanggal kami masih mendiskusikannya.” Katanya.

Menurut Sekjen BadanTim Nasional (BTN) Sefdin Saifudin, kemungkinan besar ujicoba melawan Malaysia akan diadakan di Yogyakarta, Solo atau Jakarta.

Aji Santoso akan membagi pemusatan latihan hingga tujuh fase sebelum terjun ke Asian Games. Selama pemusatan latihan tersebut, dia berharap pasukannya mendapatkan lawan ujicoba sebanyak sembilan kali.

BTN Susun Sembilan Laga Ujicoba Untuk Timnas U-23

BTN Susun Sembilan Laga Ujicoba Untuk Timnas U-23

Jakarta, TimNas.com - Timnas Indonesia U-23 dijadwalkan akan melakoni sembilan laga ujicoba sebelum tampil di Asian Games 2014. Rencana lokasi dan waktu pertandingan tengah dirumuskan staf Badan Tim Nasional (BTN).

“Ya, sebelum kesana ada sekitar sembilan uji coba. sekarang masih disusun BTN.” Ungkap pelatih timnas Indonesia U-23, Aji Santoso.

Aji mengatakan sembilan laga ujicoba ini ditujukan untuk mematangkan dan melihat perkembangan tim secara keseluruhan. Aji tidak ingin timnya tampil mengecewakan ketika terjun di Asian Games 2014 nanti.

Sebelumnya, timnas U-23 dijadwalkan menghadapi Argentina U-23 pada laga persahabatan di Indonesia, 4 Maret 2014. Namun, agenda itu batal terlaksana.

Terkait target PSSI yang menginginkan Garuda Muda menembus babak delapan besar, Aji memandangnya sebagai tantangan.

“Bagi saya itu tantangan. Seperti hidup saja selalu ada tantangan di setiap langkah. Tinggal bagaimana proses untuk menjawab tantangan itu.” Ujarnya.

Aji Santoso: Ingin Masuk Timnas U-23, VO2Max Minimal 55

Aji Santoso: Ingin Masuk Timnas U-23, VO2Max Minimal 55

Jakarta, TimNas.com - Tampaknya, pelatih timnas Indonesia U-23 Aji Santoso tidak main-main dalam mempersiapkan skuadnya yang akan berlaga di ajang Asian Games 2014 pada bulan September nanti.

Untuk masuk ke timnya, Aji Santoso memiliki syarat yang harus dipenuhi oleh para pemain.

Syarat tersebut adalah ketahanan fisik. Para pemain harus memiliki VO2Max minimal 55. Jika ada yang di bawah itu, dipastikan pemain tersebut akan dicoret dari skuat Garuda Muda.

“Di bawah 55 nggak bisa masuk. Ini syarat mutlak dari saya kalau mereka ingin ikut di tim Asian Games.” Ujarnya.

“Karena itu, kita menyiasati dengan benar-benar memilih pemain yang berkualitas untuk bergabung. Nanti, dalam pemusatan pelatihan akan kita upayakan untuk meningkatkannya.” Tutupnya.

Pusat Berita TimNas dan Jadwal Tim Nasional Indonesia