Wolfgang Pikal: Evan Dimas dan Andik Vermansyah Miliki Peluang Besar

Solo, TimNas.com – Asisten pelatih timnas senioir, Wolfgang Pikal mengungkapkan bahwa Evan Dimas dan Andik Vermansyah memiliki peluang yang cukup besar untuk bergabung dengan timnas senior di ajang AFF Cup 2016.

“Evan Dimas dan Andik Vermansah punya peluang besar. Kemungkinan mereka akan masuk skuat kami pada Piala AFF 2016 nanti,” katanya.

Evan Dimas telah dimainkan selama 90 menit penuh saat laga ujicoba Timnas Indonesia melawan Malaysia belum lama ini. Mantan kapten Timnas Indonesia U19 ini menjadi otak serangan lini tengah tim Merah Putih bersama kapten Mitra Kukar, Bayu Pradana.

Bhayangkara Surabaya United Incar Masuk 5 Besar Di Putaran Pertama

Surabaya, TimNas.com – Manajemen Bhayangkara Surabaya United mengungkapkan bahwa pihaknya memiliki target untuk masuk dalam lima besar di putaran pertama Indonesia Soccer Championship A (ISC A) atau Torabika Soccer Championship (TSC) 2016.

“Kita masih ada dua pertandingan sebelum selesai putaran pertama (melawan tuan rumah Persela Lamongan dan menjamu Perseru Serui),” kata General Manager Bhayangkara Surabaya United, Irjen Pol Condro Kirono.

“Mudah-mudahan dua pertandingan itu kita mendapatkan poin, sehingga target posisi lima itu bisa kita amankan,”

“Kita targetnya lima besar. Kemarin bisa mencapai tiga besar, kemudian keempat dan kelima, itu sesuai track dari manajemen dan coach juga,”

Hal senada juga dikatakan oleh gelandang muda andalan Bhayangkara Surabaya United, Evan Dimas Darmono. Mantan kapten Timnas Indonesia U19 ini optimis timnya mampu menembus posisi 5 besar di akhir putaran pertama nanti.

“Saya percaya kami bisa mempertahankan penampilan ini dan menembus posisi lima besar pada putaran pertama ISC-A 2016,” ungkap Evan Dimas.

“Kami tidak boleh lengah, karena klub-klub yang bertanding di ISC adalah klub terbaik yang ada di Indonesia. Jadi kami mesti terus bermain baik,”

Arthur Irawan Komentari Soal Evan Dimas Tidak Direkrut Espanyol

Jakarta, TimNas.com – Arthur Irawan mengomentari tentang Evan Dimas yang tidak direkrut oleh Espanyol B.

“Tidak gampang bermain di Spanyol, karena perlu adaptasi bahasa ataupun makanan,” katanya.

“Pelatih di sana kalau berbicara taktik selalu menggunakan bahasa Spanyol. Jadi perlu adaptasi cepat dengan bahasa di sana. Saya sendiri butuh waktu enam bulan untuk bisa berbicara lancar dengan bahasa Spanyol,”

Menurut pemain kelahiran Surabaya yang kini merumput di Belgia ini, tidak masalah jika Evan Dimas memang tidak mendapatkan kontrak di Espanyol B karena hal itu memang sangat sulit. “Saya sudah sampaikan sama Evan Dimas beberapa kali soal ini. Evan Dimas adalah pemain yang bagus, semoga dia bisa menembus di sana,” tuturnya.

“Bila pada akhirnya dia tidak bisa nembus atau mendapatkan kontrak di sana, bukanlah sesuatu yang buruk, karena ada berbagai faktor yang bisa membuatnya tidak lolos skuat utama,”

“Spanyol saya rasa menganut sepakbola modern, jadi postur tubuh itu penting. Tapi bila melihat tipe-tipe seperti Andres Iniesta, Xavi Hernandez, mereka tidak terlalu besar juga, mereka posturnya sama seperti kita. Apalagi sepakbola Spanyol bukan mengandalkan fisik, saya rasa ini tidak akan berpengaruh terhadap Evan Dimas,”

Muhammad Hargianto Senang Evan Dimas Kembali

Surabaya, TimNas.com – Muhammad Hargianto mengaku senang mendengar kabar Evan Dimas akan segera kembali ke Tanah Air.

“Iya, jelas saya menunggu kedatangan Evan Dimas, karena dengan datangnya Evan Dimas, skuat Surabaya United menjadi full team,” ujarnya.

“Insya Allah Surabaya United bertambah kuat karena mungkin kemauan pelatih sama cara bermain dengan Evan Dimas yang tidak jauh berbeda,”

Evan Dimas sendiri tidak merasa kecewa setelah gagal mendapatkan kontrak di Espanyol B. Mantan kapten Timnas Indonesia U19 ini justru senang karena bisa segera kembali ke Surabaya United yang akan tampil di Indonesia Soccer Championship Level A (ISC-A) alias Torabika Soccer Championship (TSC) 2016.

Surabaya United saat ini telah merger dengan PS Polri sehingga akan memakai nama Surabaya United Bhayangkara di TSC 2016 nanti. Evan Dimas pun menyambut merger tersebut dengan perasaan optimistis.

“Saya sangat senang mendengar kabar ini karena banyak hal positif yang bisa diambil dari merger ini,” ujar Evan Dimas.

“Kalau dulu kering penonton di setiap pertandingan yang kami jalani, baik kandang maupun tandang, nanti pasti meningkat tajam, karena selain suporter murni, masih ada anggota Polri yang jumlahnya ribuan,” imbuhnya.

Evan Dimas Sudah Perkirakan Dirinya Tidak Dikontrak Espanyol B

Barcelona, TimNas.com – Evan Dimas mengaku dirinya tidak kecewa setelah dipastikan ia tidak mendapatkan kontrak dari Espanyol B.

Mantan kapten tim nasional Indonesia U-19 itu sudah memperkirakan bahwa dirinya tidak akan mendapatkan kontrak karena sudah diberitahu sejak awal bahwa ia hanya akan menjalani latihan bersama klub Spanyol tersebut.

“Kabar yang menyebutkan kalau saya akan dikontrak permanen jika tampil bagus saya rasa itu patut dipertanyakan,” ujarnya.

“Dari semula saya sudah diberi tahu pihak promotor Nine Sport, di Espanyol hanya menjalani latihan saja, tidak ada embel-embel akan dikontrak oleh klub asal Spanyol tersebut,”

“Tak mudah bagi pemain Indonesia atau Asia untuk mendapatkan kesempatan bermain di klub Eropa,”

Pihak Espanyol sendiri telah memastikan bahwa Evan Dimas tidak akan memperoleh kontrak permanen. Gelandang muda harapan Indonesia itu pun akan segera dipulangkan ke asalnya, yakni Surabaya United (yang kini telah berganti nama menjadi Surabaya United Bhayangkara).

“Saya pastikan tidak ada tawaran kontrak buat Evan Dimas. Ia akan kembali ke Indonesia pada tanggal 18 Mei 2016,” tegas Marketing Department RCD Espanyol, Peter Kuranda.

“Program latihan Evan Dimas hanya sampai tanggal 14 Mei 2016. Tiket kepulangan sudah dibeli dari awal. Ia tidak akan tinggal di Spanyol untuk waktu lebih lama,”

Nama Evan Dimas Masuk Dalam Skuad Surabaya United Untuk ISC 2016

Surabaya, TimNas.com – Nama Evan Dimas tetap dimasukan oleh pihak Surabaya United meski sang pemain saat ini sedang tidak berada di Tanah Air.

Mantan pemain U-19 itu saat ini masih berada di Spanyol untuk berlatih bersama dengan Espanyol B.

Evan Dimas sendiri merasa senang dirinya masih diakui sebagai pemain Surabaya United. Ia berharap sekembalinya dari Spanyol nanti, situasi persepakbolaan nasional sudah membaik dan kompetisi digulirkan kembali. Salah satu gelandang muda terbaik Indonesia ini tidak ingin persepakbolaan nasional semakin terpuruk karena polemik yang berlarut-larut.

“Semua insan bola Indonesia, baik pemain, pelatih, suporter, dan semua yang menggantungkan hidupnya di bola pasti ingin kompetisi bergulir kembali. Ketiadaan kompetisi membuat banyak orang sengsara,” kata Evan Dimas.

Cedera, Evan Dimas Absen Latihan Tiga Pekan

Espanyol, TimNas.com – Evan Dimas mengaku bahwa dirinya harus absen tiga pekan dari latihan dengan Espanyol B lantaran mengalami cedera tangan.

Mantan kapten tim nasional Indonesia U-19 itu saat ini sedang menjalani latihan bersama klub Spanyol itu selama empat bulan ke depan.

“Saya mengalami cedera tangan. Saya harus menjalani pemulihan sehingga tidak dapat mengikuti latihan selama tiga pekan kedepan dengan tim [Espanyol B],” katanya.

“Hingga saat ini saya baru latihan beberapa hari saja dengan tim,”

“Tapi yang jelas, fasilitas di sini jauh lebih bagus dan lengkap. Mulai dari tempat fitnes, sampai kualitas lapangannya juga bagus. Ada lapangan rumput dan juga lapangan sintetis,”

Evan Dimas bergabung dengan Espanyol B sejak awal Februari 2016 silam.

1 Februari, Evan Dimas Berangkat Ke Spanyol

Surabaya, TimNas.com – Mantan kapten U-19, Evan Dimas Darmono dipastikan akan berangkat ke Spanyol setelah menerima tawaran latihan bersama dengan Espanyol B selama empat bulan kedepan.

Salah satu pemain Surabaya United itu dijadwalkan akan berangkat ke Spanyol pada tanggal 1 Februati 2016 mendatang.

“Evan Dimas bersama keluarganya akhirnya memutuskan 1 Februari 2016 sebagai tanggal keberangkatan ke Spanyol,” kata CEO Nine Sports, Arif Wicaksono.

“Tak ada alasan khusus mengapa Evan Dimas dan keluarga memutuskan berangkat pada 1 Februari 2016. Mungkin lebih dikarenakan butuh waktu untuk persiapan segala sesuatunya,”

“Begitu tiba di markas Espanyol, izin tinggal di Barcelona langsung diurus Espanyol dan La Liga. Keberangkatan menggunakan visa turis dari sini agar prosesnya lebih cepat,” lanjut Arif Wicaksono.

Selama di Espanyol B nanti, Evan Dimas dikabarkan akan digaji sebesar 30 juta rupiah setiap bulannya. Sebagai catatan, di Surabaya United selama ini, pemain asli Jawa Timur ini mendapatkan gaji 10 juta rupiah per bulan meskipun ia juga sering memperoleh penghasilan tambahan dari hasil main tarkam dan event-event lainnya.

“Evan Dimas tidak perlu khawatir soal biaya hidup. Dia tinggal fokus berlatih dan bertanding saja di Espanyol B. Sayang jika kesempatan emas ini disia-siakan,” tuturnya.

“Jika ditotal, pendapatan Evan Dimas di Spanyol jauh lebih besar dari apa yang didapat di Indonesia saat ini,”

Espanyol Tawari Kontrak Dua Tahun Untuk Evan Dimas

Surabaya, TimNas.com – CEO Surabaya United, I Gede Widiade mengungkapkan bahwa Evan Dimas ditawarin kontrak selama dua tahun oleh tim asal Spanyol, Espanyol B.

“Espanyol ini positif sekali. Mereka serius sekali. Kalau untuk karier, saya condong Evan Dimas ke Spanyol karena ini karier dia sampai tua. Persyaratannya mudah kok,” tuturnya.

“Evan Dimas ke sana dulu untuk adaptasi. Mempersiapkan kondisi fisik dan teknik dasar selama tiga sampai enam bulan. Setelah itu berkompetisilah dia,”

I Gede Widiade menyatakan dirinya bersedia untuk melepas Evan Dimas ke Espanyol. Namun dengan syarat, ia harus kembali ke Surabaya United jika sudah tidak lagi memperkuat Espanyol sesuai kontrak yang ditawarkan.

“Saya merelakan dengan catatan setelah dari Espanyol tetap ke saya. Dia kontraknya dua tahun. Kalau ada opsi lain, harus ngomong sama saya lagi,” jelasnya.

“Evan Dimas kan masih butuh penyempurnaan di sana (Espanyol B). Setelah dua tahun di sana baru mungkin ada transfer fee atau apapun, kan dia sudah jadi,”

Evan Dimas Lanjutkan Karir Di Luar Negri ?

Surabaya, TimNas.com – Tekad Evan Dimas Darmono semakin bulat untuk meninggalkan Indonesia dan melanjutkan karir sepakbolnya di luar negri.

Alasan mantan kapten tim nasional U-19 itu adalah karena industri sepakbola Indonesia masih juga belum membaik hingga saat ini.

“Mau Malaysia atau negara lain bagi saya tak masalah karena saya ingin karier saya langgeng,” ujarnya.

“Asal klubnya bagus, dan bayarannya cocok, saya siap berangkat kapan saja karena bermain di negara yang kompetisinya berjalan lancar pasti baik untuk karier saya,”

Evan Dimas sangat menyesalkan terjadinya polemik sepakbola di tanah air, yang membuat para pemain sepertinya menjadi kehilangan penghasilan.

Gelandang muda terbaik Indonesia ini pun mengaku bahwa dirinya tidak menolak untuk bermain turnamen antar kampung alias tarkam demi mendapatkan penghasilan.

“Daripada menganggur di rumah, mending main tarkam. Tidak betah terlalu lama menganggur,” tutur Evan Dimas.

“Saya bisa stres kalau tidak main bola. Selain untuk mengisi kekosongan, lumayan bisa dapat penghasilan untuk menutupi kebutuhan,”

“Bayaran tampil di tarkam lumayan membantu. Saat kompetisi berhenti bisa dibilang penghasilan saya berkurang drastis, karena klub memangkas besar-besaran gaji bulanan,”