Indra Sjafri Bangga Miftahul Hamdi Cetak 4 Gol

Bali, TimNas.com – Dalam lanjutan kompetisi Indonesia Soccer Championship A (ISC A) atau Torabika Soccer Championship (TSC) 2016, Bali United bertemu dengan PS TNI.

Pada laga tersebut, pemain sayap Bali United, Miftahul Hamdi berhasil mencetak empat gol dalam pertandingan itu. Pelatih Bali United, Indra Sjafri mengaku bangga atas hasil yang diraih anak asuhnya itu.

“Selamat untuk Miftahul Hamdi. Saya rasa yang mencetak 4 gol belum ada, dan dia pemain termuda di Bali United,” katanya.

Miftahul Hamdi memang salah satu dari sekian banyak pemain muda yang berhasil diorbitkan oleh Indra Sjafri. Selain Miftahul Hamdi, ada pula nama-nama bertalenta yang kini memperkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2016 seperti Evan Dimas Darmono, Hansamu Yama Pranata, dan Rudolof Yanto Basna.

“Saya bangga bisa memunculkan pemain muda, dan mudah-mudahan bermanfaat bagi timnas ke depan,” tuturnya.

Indra Sjafri: Saya Memiliki Etika

Bali, TimNas.com – Indra Sjafri dikabarkan posisinya sebagai pelatih di Bali United mulai goyah. Hal tersebut karena penampilan Bali United di kompetisi Indonesia Soccer Championship A (ISC A) atau Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 kurang baik.

Kabar beredar dirinya sedang diincar oleh PS TNI. Namun, Indra Sjafri menegaskan bahwa ia masih menghormati kontrak di Bali United.

“Saya pelatih punya etika, saya masih terikat kontrak di Bali United, masak saya jalin komunikasi sama klub lain,” ujarnya.

“Karena saya bukan tipikal orang yang gosip-gosip. Masyarakat jadi tidak cerdas. Nanti saya digosipkan dengan pelatih ini, nanti masyarakat sudah begini-begini pula (menduga),”

Mantan pelatih Timnas Indonesia U19 ini menegaskan, jika ia ingin pergi dari Bali United, maka hal tersebut harus dibicarakan baik-baik dengan manajemen klub. “Lihat saja saya masih tetap menjalankan tugas dan bekerja seperti biasa, fokus, dan ada rasa tanggung jawab.”

“Jangan diopini seperti itu, nanti ribet dong. Nanti malu sendiri kalau, Tuhan tidak menghendaki saya terjadi seperti itu,”

“Saya itu kontrak dengan manajemen. Berakhir juga harus dengan manajemen. Tidak mungkin dong saya lewat orang lain. Saya datang nampak muka, pulang nampak punggung,”

Hingga laga ISC A 2016 ke-27, Bali United masih terdampar di posisi 12 dalam klasemen sementara. Masih ada 7 laga yang harus dijalani skuat Indra Sjafri, yakni melawat ke markas Mitra Kukar, Gresik United, dan PS TNI, serta menjamu Arema Cronus, PSM Makassar, dan Persija Jakarta, kemudian ke kandang Sriwijaya FC di laga terakhir.

Menang Atas Persib Bandung, Indra Sjafri Sangat Senang

Bali, TimNas.com – Dalam lanjutan kompetisi Indonesia Soccer Championship A (ISC A) atau Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 kemarin, Bali United menjamu Persib Bandung di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar Bali.

Pada laga tersebut, Bali United berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 atas Persib Bandung. Atas raihan itu, pelatih Bali United, Indra Sjafri mengaku sangat senang.

“Ini adalah kemenangan pertama saya selama berkarier sepakbola. Sejak 1981 saya tidak pernah menang lawan Persib Bandung. Sangat senang ini pencapaian yang luar biasa,” katanya.

“Saya sangat senang dan bersyukur atas kemenangan ini. Seperti diketahui, selama beberapa kali pertemuan, Bali United selalu kurang beruntung. Saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada anak-anak,”

“Kemenangan melawan Persib ini menjadi penyemangat kami. Otomatis poin bertambah, dan kami menjadi termotivasi lagi. Seperti slogan saya, semangat menolak menyerah,”

Kalah Telak, Ini Alasan Indra Sjafri

Bali, TimNas.com – Dalam lanjutan putaran kedua kompetisi Indonesia Soccer Championship A (ISC A) atau Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 beberapa waktu lalu, Bali United berhadapan dengan Pusamania Borneo FC. Pada laga tersebut, Bali United harus menyerah dengan skor cukup telak, empat gol tanpa balas.

Pelatih Bali United, Indra Sjafri mengungkapkan alasan mengapa timnya itu harus menelan kekalahan yang besar.

“Pertandingan yang sangat sulit. Para pemain bermain tidak sesuai dengan apa yang kami harapkan,” katanya.

“Cederanya Ahn Byung Keon dan I Gede Sukadana di menit-menit awal pertandingan ditambah cederanya Fadil Sausu di babak kedua juga berpengaruh ke permainan kami,”

“Lini depan juga tidak berjalan sesuai dengan harapan. Ini tak boleh dibiarkan di laga selanjutnya. Kami memiliki pekerjaan rumah yang berat. Mudah-mudahan kami bisa bangkit di pertandingan berikutnya,”

Indra Sjafri Tidak Kecewa Bali United Kalah

Bali, TimNas.com – Pelatih Bali United, Indra Sjafri mengatakan bahwa dirinya tidak kecewa meski timnya harus menyerah 2-0 saat bertandang ke markas Persib Bandung di Stadion Si Jalak Harupat.

“Sebenarnya pertandingan sudah sesuai dengan yang kami rancang sebelum main di Bandung dan sudah berjalan baik. Namun, ada dua kesalahan dan keduanya menjadi gol. Tentu ini jadi evaluasi kami untuk ke depan,” tuturnya.

Dua gol Persib yang menghujam gawang Bali United tercipta berkat penalti Vladimir Vujovic dan gol spektakuler David Lalu. “Hampir 40 persen lebih apa yang saya inginkan sudah dijalankan oleh pemain, tapi kalau masalah gol penalti kami tidak bisa mengelak. Itu sudah keputusan pelatih,”

“Gol David Laly itu juga karena pemain tidak bisa memblok. Itulah sepak bola, kami harus evaluasi untuk persiapan laga keempat nanti,”

Indra Sjafri menegaskan, Bali United sudah mengalami perkembangan yang cukup signifikan kendati kalah lawan Persib.

“Membangun tim itu tidak bisa satu dua bulan, butuh waktu lama juga. Tapi permainan kami di laga kontra Persib Bandung lebih menyerang dan bagus,” jelasnya.

“Selamat buat Persib. Kami sebenarnya sudah bermain bagus seperti yang diinginkan pelatih, tapi kami belum beruntung. Semoga di laga selanjutnya kami bisa hasil yang memuaskan,”

Bio Pauline Absen, Indra Sjafri Sudah Miliki Solusinya

Jayapura, TimNas.com – Persipura Jayapura dipastikan akan kehilangan salah satu pilar pentingnya di lini belakang saat berhadapan dengan Bali United dalam lanjutan Torabika Soccer Championship (TSC). Bek andalan mereka, Bio Paulin Pierre absen karena tengah dibekap cedera.

Pelatih Jafri Sastra mengatakan sang pemain mengalami masalah di tumit kanannya. Meskipun Bio absen, pelatih asal Sumatra Barat ini juga sudah menemukan penggantinya. Kemungkinan besar yang akan menggantikannya adalah Dominggus Fakdawer.

“Ada banyak pemain belakang Persipura yang akan menggantikan posisi Bio besok adalah pemain yang tidak kalah jauh kemampuannya dan sudah melintang buana di banyak pertandingan,” ucap Jafri.

Namun mantan pelatih Mitra Kukar dan Semen Padang mengingatkan agar Dominggus Fakdawer agar lebih tenang saat menghadapi skuat muda Bali.

“Saya tidak khawatir untuk siapa yang nanti diturunkan karena saya percaya kemampuan mereka tapi saya sedikit khawatir kalau nanti bermain sedikit emosional, tapi saya sudah beritahu bahwa jangan emosi saat bermain,” tutupnya.

Indra Sjafri Ungkapkan Alasan Memakai Pemain Asing

Bali, TimNas.com – Pelatih Bali United, Indra Sjafri mengungkapkan mengapa dirinya akan memakai pemain asing di Piala Bhayangkara 2016.

Saat ini, Laskar Tridatu memiliki tiga pemain asing, yakni bek asal Spanyol yang dipinjam dari Arema Cronus Kiko Insa, kemudian eks striker Persepam Madura United asal Paraguay Silvio Escobar, serta gelandang baru asal Brasil Lucas Patinho Garcia Benetao.

“Ada dua pertimbangan merekrut pemain asing. Pertama karena kompetisi akan bergulir dan secara regulasi pemain asing boleh dimainkan,” katanya.

“Kami mengevaluasi kalau anak-anak muda di Bali United perlu didampingi pemain-pemain yang punya pengalaman,”

Dua Pemain Mitra Kukar Diincar Oleh Indra Sjafri

Bali, TimNas.com – Pelatih Balid United, Indra Sjafri mengungkapkan bahwa pihaknya sedang mengincar dua pemain Mitra Kukar.

Kedua pemain itu adalah Rudolof Yanto Basna dan Mahdi Fahri Albar.

“Kami berencana mendatangkan Rudolof Yanto Basna dan juga Mahdi Fahri Albar,” katanya.

“Kami mendekati Rudolof Yanto Basna karena dia juga tertarik untuk bermain di Bali United,”

Mantan pelatih tim nasional U-19 itu memilih kedua pemain tersebut lantaran dirinya pernah mendidik kedua pemain tersebut di tim nasional U-19.

Sang pelatih menilai timnya memang membutuhkan tambahan pemain berkualitas untuk mengisi jantung pertahanan.

“Kami perlu memperbaiki sektor bek tengah karena penampilan pemain di posisi itu masih labil,” jelasnya.

Sosok Rudolof Yanto Basna oleh Indra Sjafri dinilai tepat untuk mengisi posisi tersebut. Selain masih muda, bek asal Papua ini juga berkualitas. Buktinya, Rudolof Yanto Basna berhasil meraih gelar pemain terbaik di turnamen Piala Jenderal Sudirman 2015 lalu.

Seri Lawan Persib, Indra Sjafri Puas

Bali, TimNas.com – Dalam lanjutan turnamen Bali Island Cup 2016, Bali United berhasil menahan imbang Persib Bandung dengan skor 1-1. Atas raihan anak asuhnya itu Indra Sjafri mengaku puas.

“Pertandingan menarik, saling terbuka,” ujarnya.

“Walaupun lawan tim besar, kita enggak mau bermain dengan mengubah identitas Bali United yang selalu bermain ofensif,”

“Kita hari ini melakukan apa yang kita inginkan. Kita tidak bicara tim ini untuk sekarang tapi untuk nanti di masa depan. Kita harap, pertandingan-pertandingan yang dijalani bisa membantu bagaimana tim ini bisa teruji cara mainnya,”

“Kita selalu bermain sesuai dengan ciri khas kita. Tapi lihat data hari ini saya kaget, biasa ball posession 60:40 tapi kita sekarang dapat 50:50,”

“Hasil dan pertandingan hari ini akan jadi evaluasi kita menuju pertandingan selanjutnya,” tutup pelatih asal Sumatera Barat ini.

Ini Tanggapan Indra Sjafri Soal Bayu Gatra

Bali, TimNas.com – Pelatih Bali United, Indra Sjafri tampaknya menerima dengan lapang dada bahwa salah satu pilarnya, Bayu Gatra meninggalkan tim.

Alasan perginya mantan pemain tim nasional Indonesia U-23 itu adalah tidak tercapainya kesepakatan nilai kontrak.

“Saya rasa ini sudah menjadi keputusan bersama. Jadi jangan sampai menjadi polemik yang berkepanjangan nantinya,” ujar mantan pelatih tim nasional Indonesia U-19 itu.

“Saya berharap Bayu Gatra bisa terus sukses di klub barunya nanti,”