Ini Syarat Andik Vermansyah Untuk Balik Ke Persebaya

Selangor, TimNas.com – Andik Vermansyah mengatakan bahwa dirinya dapat kembali ke Persebaya 1927 tetapi dirinya mempunyai syarat yang harus dipenuhi oleh Persebaya.

“Saya harus menghormati kontrak dengan Selangor FA yang masih berjalan,” katanya.

“Kalau nanti sudah habis masa kontraknya, ada kemungkinan saya kembali ke Persebaya 1927. Dengan catatan, klub ini bisa berkompetisi dan tentu ada hal lain yang tidak bisa saya sebutkan di sini,”

“Sekali lagi saya tak perlu sebutkan di sini. Yang jelas, saya ingin ada kepastian tim ini tidak bubar di tengah jalan, sehingga kami nyaman dan tenang selama membela Persebaya 1927 nanti,” tandas winger yang kerap diminta memperkuat Timnas Indonesia ini.

Setelah sukses mengantarkan Selangor FA meraih gelar juara Piala Malaysia 2015 dan menempati posisi papan atas Malaysia Super League (MSL) 2015, Andik Vermansyah dipastikan tetap akan berada di skuat Gergasi Merah hingga dua musim ke depan. Ia diganjar kontrak dengan nilai yang disebut-sebut mencapai 3 miliar rupiah.

Persebaya Berikan Syarat Kepada Para Pemainnya Yang Ingin Ikut Habibie Cup

Surabaya, TimNas.com – Ada beberapa pemain Persebaya United yang mengikuti turnamen Habibie Cup 2015 nanti. Mereka adalah Evan Dimas yang bergabung dengan Persipare Parepare serta Otavio Dutra yang bakal memperkuat Sidrap United FC.

Namun, pihak Persebaya memberikan syarat kepada pemainnya itu, yakni ketika mereka dibutuhkan mereka harus kembali ke klub.

“Sudah diizinkan. Mereka sudah pamit ke Pak I Gede Widiade (CEO Persebaya) secara langsung,” ungkap sekretaris tim, Rahmad Sumanjaya

“Cuma, kalau kita butuh, mereka harus balik. Jadi tidak mungkin mereka ikut sampai selesai Habibie Cup,”

Selain Evan Dimas dan Otavio Dutra, ada pula nama-nama top lainnya yang ikut turnamen tersebut seperti Boaz Solossa, Ponaryo Astaman, Firman Utina, Zulham Zamrun, Abdul Rahman Sulaeman, Syamsul Chaeruddin, Asri Akbar, Makan Konate, Bijahil Chalwa, Victor Pae, Terens Puhiri, Hamka Hamzah, dan masih banyak lagi.

Evan Dimas: Saya Ingin Main Tapi….

Surabaya, TimNas.com – Persebaya United dinyatakan WO setelah melakukan aksi mogok main saat melawan Sriwijaya FC di leg kedua Piala Presiden 2015 belum lama ini.

Alasan Bajul Ijo melakukan aksi mogok main adalah wasit Jerry Eli menuding salah satu pemain Persebaya melakukan handsball dan memberikan hadiah tendangan penalti kepada sang tuan rumah.

Salah satu pemain Persebaya, Evan Dimas memberikan komentarnya perihal kejadian tersebut.

“Persebaya (Bonek FC) kan seperti keluarga jadi kami ikut satu kepala,” ungkap Evan Dimas

“Kalau saya sangat menyesal. Kalau memang handsball saya terima, tapi saya tidak terima kalau tidak terjadi handsball,”

“Dari dalam hati, saya ingin main tapi Bonek FC kan seperti keluarga,” lanjutnya.

Wasit Oky Dwi Putra: Itu Salah Paham

Jakarta, TimNas.com – Wasit Oky Dwi Putra mengakui dirinya jika memang berkata-katar kasar di saat pertandingan Persebaya melawan Sriwijaya FC di babak 8 besar Piala Presiden 2015.

Namun, ia menjelaskan bahwa kata-kata kasar itu tidak ditujukan untuk pemain asing Persebaya, Pedro Javier.

“Saya memang berbicara kata kotor, tapi bukan tertuju untuk Pedro Javier. Saya hanya berbicara sendiri akibat terbawa suasana pertandingan yang seru,” katanya.

”Posisi saya berada di lingkaran 16 kotak penalti, sementara Pedro Javier ada di dalam titik 12 pas. Jarak kami sangat jauh,”

“Saya sering mengeluarkan kata kotor, tapi tidak bertujuan untuk menghina para pemain. Itu kebiasaan saya kalau di lapangan. Terbawa suasana pertandingan, seperti penonton yang ada di depan televisi, sampai akhirnya berbicara sendiri,”

Seperti yang diketahui belum lama ini diberitakan bahwa pengadil lapangan hijau itu telah mengatakan kata-kata “anjing” kepada Pedro Javier karena pemain asal Paraguay itu dinilai pura-pura jatuh.

“Saat itu, kebetulan ada salah satu pemain Persebaya yang mendengar saya berbicara sendiri dengan kata kotor. Di situlah terjadi kesalahpahaman,” jelasnya.

“Menurut pemain Persebaya, saya menghina Pedro Javier. Padahal tidak, saya hanya berbicara sendiri. Kalau saya mau menghina Pedro Javier, pasti saya akan berbicara kotor di depan mukanya. Ini kan tidak,”

Evan Dimas: Saya Masih Belum Maksimal

Surabaya, TimNas.com – Evan Dimas Darmono mengakui bahwa dirinya masih belum tampil maksimal dalam Piala Presiden 2015.

Hal tersebut karena dirinya masih belum terbiasa dengan posisi baru yang diberikan oleh pelatih Persebaya, Ibnu Grahan.

“Saya memang merasa kurang maksimal, meskipun sebetulnya saya sudah berusaha tampil seoptimal mungkin di setiap laga. Mungkin karena posisi dan peran saya di Persebaya berbeda dengan biasanya,” katanya.

“Saya bermain lebih ke belakang, bukan seperti sebelumnya yang beroperasi di belakang striker. Hal itu saya lakukan karena instruksi pelatih,”

Meskipun begitu, Evan Dimas menegaskan bahwa ia menikmati peran barunya di Persebaya United.

”Lebih baik saya tidak kelihatan menonjol asal manfaatnya untuk tim jauh lebih besar,” tuturnya.

“Saya tidak pernah puas dengan penampilan saya. Saya selalu mengevaluasi apa saja kekurangan saya, dan mencari cara untuk menutupinya,”

“Saya sendiri merasa masih banyak kekurangan dan harus terus ditingkatkan,”

Pedro Javier Dicela, Persebaya Marah

Surabaya, TimNas.com – Legiun asing Persebaya, Pedro Javier mendapatkan celaan yang kasar dari wasit Oky Dwi Putra di laga melawan Sriwijaya FC dalam leg pertama 8 besar Piala Presiden 2015, pada 20 September 2015 sore, di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya. Oky Dwi Putra dikabarkan mencela Pedro Javier dengan sebutan anjing.

Pihak Persebaya pun tidak tinggal diam ketika dikabarkan pemainnya tersebut mendapatkan kata-kata kasar dari pengadil lapangan. CEO Persebaya, I Gede Widiade juga dikabarkan naik darah dengan ulah sang wasit.

“Kita protes keras karena wasit tidak beretika di pertandingan tersebut,” kata pelatih Persebaya United, Ibnu Grahan.

“Hei kamu anjing ayo bangun, jangan pura-pura jatuh!” sebut Ibnu Grahan menirukan kata-kata dari Oky Dwi Putra kepada Pedro Javier.

“Kalau wasit yang bilang seperti itu, apa sanksinya? Kalau wasit bilang pemain anjing, apa pemain bisa memberikan kartu? Tadi Pak I Gede Widiade juga marah-marah karena kejadian tambahnya.

Evan Dimas: Kami Harus Menang Lawan Persiba Balikpapan

Bandung, TimNas.com – Evan Dimas Darmono mengungkapkan bahwa Persebaya harus meraih kemenangan di laga pamungkas melawan Persiba Balikpapan.

Pasalnya, saat ini Persebaya sedang terancam gagal untuk melanjutkan perjalanannya di Piala Presiden 2015.

“Kami harus menang di pertandingan melawan Persiba Balikpapan,” kata mantan kapten tim nasional U-19 itu.

Tim Bajul Ijo saat ini baru mengoleksi satu poin dari hasil imbang kontra Martapura FC di laga pertama. Sementara di pertandingan kedua Evan Dimas dan kawan-kawan dibekuk tuan rumah Persib Bandung dengan dua gol tanpa balas.

“Sebenarnya secara permainan kami (saat melawan Persib Bandung di laga kedua) lebih baik dibandingkan di pertandingan pertama (diimbangi Martapura FC). Hanya saja hasilnya tidak sesuai harapan,” jelasnya.

Evan Dimas Ingin Segera Bermain Untuk Persebaya Di Piala Presiden

Surabaya, TimNas.com – Jelang turnamen Piala Presiden 2015, mantan kapten tim nasional Indonesia U-19, Evan Dimas  mengaku sudah sangat ingin bermain untuk tim Persebaya.

Gelandang berusia 20 tahun itu baru saja pulang dari Spanyol setelah tidak berhasil lolos trial di klub Divisi dua La Liga, UE Llagostera

Namun, Evan Dimas mendapatkan cedera saat dirinya berada di Spanyol dan telah melakukan operasi sehingga ia berharap pemulihannya berjalan lancar agar ia dapat secepatnya kembali berlatih bersama rekan satu timnya di Persebaya.

“Saya sudah operasi. Tapi masih belum ikut latihan. Soalnya memang belum bisa. Semoga cepat sembuh sehingga bisa bermain lepas,” ujar Evan Dimas .

“Sudah lama tidak ketemu teman-teman di Persebaya, bahkan ada yang belum ketemu sebelum hari raya, kangen juga”

“Sudah konsultasi ke dokternya, paling tiga hari sudah pulih dan bisa bermain lagi,”

Pelatih Persebaya, Ibnu Grahan juga membenarkan bahwa kondisi Evan Dimas sudah mulai membaik.

“Sekarang dia (Evan Dimas) hanya butuh istirahat dua sampai tiga hari,” katanya.

Persebaya Tidak Ingin Lepas Pemain Ke Timnas U-22

Surabaya, TimNas.com – Persebaya tidak menyanggupi pemanggilan lima pemainnya ke tim nasional Indonesia U-22. Tim Bajul Ijo itu hanya melepas tiga pemainnya.

Hal tersebut dikatakan oleh CEO Persebaya, Gede Widiade. Gede menyatakan Persebaya akan mengalami kerugian besar bila kelima pemainnya harus bergabung dengan pemusatan latihan tim nasional U-22.

“Untuk  kepentingan tim nasional dan kelangsungan klub, sebetulnya tidak masalah, tapi tidak sebanyak itu. Risiko cedera cukup besar, jangan sampai saat kami butuh, mereka tidak bisa kami pakai,” jelas Gede.

Lima pemain yang dipanggil Aji untuk mengikuti pelatnas tim U-22 tahap ketiga adalah Evan Dimas, Putu Gede Juni Antara, Zulfiandi, Ilham Udin Armayin, dan Zaenuri

Andik Vermansyah Akhirnya Tandatangan Kontrak Dengan Persebaya

Surabaya, TimNas.com  – Akhirnya, Andik Vermansyah menandatangani kontrak dengan Persebaya Surabaya. Dengan begitu, kabar pindahnya ikon Persebaya Surabaya itu ke Persija hilang sudah.

Penandatanganan kontrak Andik dengan Persebaya ini memang terkesan dadakan. Pasalnya, manajer Persebaya Saleh Hanifah selalu membawa kontrak Andik namun tidak diberikan kepada Andik lantaran belum dapat duduk bersama.

Draft tersebut diberikan kepada Andik saat kunjungan Persebaya ke Korem 084 Bhaskara Jaya, Pada Rabu, 12 Juni 2013 siang.

“Sebenarnya Andik sudah sepakat, hanya waktu kami yang belum bisa untuk ketemu dan duduk bersama.” Ungkapnya.

Andik sendiri tidak mau berkomentar banyak. Begitu Saleh mengeluarkan draft kontrak, ia langsung bersedia menorehkan tandatangannya.