Rahmad Darmawan: Jika Klub Inginkan Saya, Akan Saya Respon Dengan Baik

Terengganu, TimNas.com – Rahmada Darmawan kembali fokus ke klub yang dilatihnya, T-Team FC atau Terengganu II FA setelah gagal menjadi pelatih tim nasional Indonesia. Bahkan pria yang akrab disapa RD itu ingin lebih lama tinggal klubnya itu jika pihak manajemen T-Team FC menghendakinya.

“Di dalam kontrak saya ada pilihan untuk melanjutkan selama setahun lagi. Jika itu yang diinginkan manajemen T-Team, saya akan memberikan respons yang baik,” katanya.

“Tapi saya serahkan kepada manajemen untuk menilai hasil kerja saya. Tugas saya sekarang adalah menyelesaikan apa yang saya mulai bersama tim ini, karena saya tidak mau isu ini (pemilihan pelatih Timnas Indonesia) mengganggu fokus saya dan tim,”

“Saya cukup menghargai kerja saya bersama T-Team FC, dan masih ada kontrak bersama tim ini. Semua terserah kepada manajemen. Yang pasti, saya senang tinggal di sini,”

Soal Alfred Riedl yang kembali ditunjuk oleh PSSI untuk menjadi arsitek tim Merah Putih, Rahmad Darmawan mengaku tidak kecewa.

“Selamat untuk Coach Alfred Riedl. Tak ada masalah dan tak perlu kecewa,” tuturnya.

“Alhamdulilah, Allah memberi jalan ke saya yang terbaik untuk terus berkarier bersama klub dulu,”

Nil Maizar: Saya Siap Latih Timnas Indonesia

Jakarta, TimNas.com – Salah satu calon pelatih tim nasional Indonesia, Nil Maizar mengaku bahwa ia siap menjadi pelatih tim Merah Putih. Pelatih Semen Padang itu memang datang ke undangan uji kelayakan dan kepatutan dari PSSI terkait seleksi calon pelatih Timnas Indonesia.

“Pertemuan (dengan PSSI) tadi hanya ingin pemaparan secara mendetail saja dari saya. Tapi, seandainya dipilih (untuk menukangi Timnas Indonesia), saya siap. Nanti kalau sudah jelas baru kita bisa bicara lagi,” jelasnya.

“Saya jelaskan jika federasi (PSSI) harus bisa bekerja sama dengan klub-klub yang ada di Indonesia Soccer Championship (ISC) supaya semua bisa mendukung persiapan Timnas Indonesia ini,”

“Saat ini saya dikontrak Semen Padang dan sampai hari ini saya masih ada ikatan dengan mereka. Tapi, seandainya dipilih (menjadi pelatih Timnas Indonesia), saya siap,”

Selain Nil Maizar, ada dua pelatih lainnya yang juga mengikuti tes kelayakan dan kepatutan di Kantor PSSI, yakni Indra Sjafri dan Rahmad Darmawan.

Evan Dimas Lanjutkan Karir Di Luar Negri ?

Surabaya, TimNas.com – Tekad Evan Dimas Darmono semakin bulat untuk meninggalkan Indonesia dan melanjutkan karir sepakbolnya di luar negri.

Alasan mantan kapten tim nasional U-19 itu adalah karena industri sepakbola Indonesia masih juga belum membaik hingga saat ini.

“Mau Malaysia atau negara lain bagi saya tak masalah karena saya ingin karier saya langgeng,” ujarnya.

“Asal klubnya bagus, dan bayarannya cocok, saya siap berangkat kapan saja karena bermain di negara yang kompetisinya berjalan lancar pasti baik untuk karier saya,”

Evan Dimas sangat menyesalkan terjadinya polemik sepakbola di tanah air, yang membuat para pemain sepertinya menjadi kehilangan penghasilan.

Gelandang muda terbaik Indonesia ini pun mengaku bahwa dirinya tidak menolak untuk bermain turnamen antar kampung alias tarkam demi mendapatkan penghasilan.

“Daripada menganggur di rumah, mending main tarkam. Tidak betah terlalu lama menganggur,” tutur Evan Dimas.

“Saya bisa stres kalau tidak main bola. Selain untuk mengisi kekosongan, lumayan bisa dapat penghasilan untuk menutupi kebutuhan,”

“Bayaran tampil di tarkam lumayan membantu. Saat kompetisi berhenti bisa dibilang penghasilan saya berkurang drastis, karena klub memangkas besar-besaran gaji bulanan,”

Pelatih Aj Najma Ingin Latih Timnas Indonesia

Jakarta, TimNas.com – Pelatih asal Indonesia yang melatih klub Bahrain, Aj Najma, Rudy Eka Priyambada mengungkapkan keinginannya untuk melatih tim nasional Indonesia ketika kembali ke Tanah Air.

Mantan asisten pelatih Mitra Kukar itu ingin membawa tim Merah Putih untuk bisa bersaing di level sepakbola dunia, setidaknya di Asia.

 

Menurutnya, level sepakbola Asia Tenggara masih  masih kalah jauh dengan Timur Tengah, apalagi dengan Asia Timur yang dihuni negara-negara kuat seperti Jepang, Korea Selatan dan Utara, juga Cina. Itu sangat terlihat ketika negara-negara ASEAN jadi bulan-bulanan di babak kualifikasi Piala Dunia 2018 beberapa waktu lalu.

“Bisa dilihat dari hasil kualifikasi Piala Dunia, bagaimana ketatnya tim-tim dari Timur Tengah. Mereka main cepat,” katanya.

“Negara Timur Tengah sedang mengejar ketertinggalan dari Jepang dan Korea (dari kawasan Asia Timur). Hasilnya bisa dilihat dari skor yang jomplang dan sangat berbeda dengan tim Asia Tenggara,” tambahnya.

Rudy Eka Priyambada pun mengungkapkan ambisinya bersama Al Najma yang saat ini berkiprah di kompetisi Divisi Dua Bahrain sebelum akhirnya pulang ke tanah air dengan harapan dipercaya untuk melatih tim nasional Indonesia.

“Impian saya hattrick, tiga piala (Liga, Piala Liga, dan BFA Cup) harus bisa direbut, karena ingin masuk Piala AFC tahun depannya untuk mengembalikan nama besar Al Najma,” bebernya.

“Dua tahun kemudian, saya ingin pulang untuk pegang Timnas Indonesia,”.

Firman Utina: Saya Kangen Dengan Timnas Indonesia

Jakarta, TimNas.com – Mantan kapten tim nasional Indonesia senior, Firman Utina mengaku bahwa dirinya rindu melihat tim nasional Indonesia senior bermain lagi di lapangan hijau.

Namun, rasa kangen yang dirasakannya itu belum dapat terpenuhi dalam waktu dekat ini lantaran sepakbola Indonesia saat ini terkena sanksi skorsing dengan tanpa batas waktu dari FIFA karena masalah PSSI dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga.

“Siapapun itu di tim nasional Indonesia, saya kangen. Saya ingin gairah sepak bola nasional kembali muncul,” ujarnya.

Gelandang Persib Bandung itu bahkan pernah mengungkapkan keinginannya untuk menjadi pelatih tim nasional Indonesia suatu saat nanti setelah ia memutuskan gantung sepatu sebagai pemain.

“Saya ingin melanjutkan karier di dunia yang sama. Saya ingin jadi pelatih (tim nasional Indonesia), karena selama menjadi pemain belum pernah juara,” tuturnya.

“Insya Allah, jika diberi kesempatan melatih tim nasional Indonesia dan bisa bawa mereka juara, impian saya terwujud,”

Widodo C. Putro Akan Temani Benny Dolo Di Timnas Senior

Jakarta, TimNas.com – Siapa yang akan menemani pelatih tim nasional Indonesia senior Benny Dolo terungkap sudah. Mantan pelatih Persija Jakarta itu akan ditemani oleh pelatih Persepam Madura United, Widodo C. Putro.

Terungkapnya hal tersebut ketika manajer Persepam Maudra United, Nadi Mulyadi memberitahukan kabar tersebut.

Widodo C. Putro akan menemani pelatih yang akrab disapa Bendol itu di dua laga ujicoba FIFA Match Day yang rencananya akan diselenggarakan akhir Maret.

Untuk laga ujicoba itu, BTN dan PSSI sudah menyiapkan tiga tim untuk menjadi lawan ujicoba diantaranya, Kamerun, Kerea utara dan Myanmar. Nantinya, pemilihan dua lawan ujicoba itu akan dipilih staf kepelatihan Timnas.

“Kita tidak ingin memutuskan sendiri untuk lawan ujicoba tim nasional, karena ini merupakan keputusan bersama dengan staf pelatih tim nasional yang sudah ditunjuk.” ujar Sekjen PSSI, Joko Driyono.

Rahmad Darmawan: Benny Dolo Pelatih Yang Tepat Untuk Timnas

Jakarta, TimNas.com – Pelatih Persija Jakarta, Rahmad Darmawan mengungkapkan bahwa Benny Dolo adalah pelatih yang tepat untuk tim nasional Indonesia senior.

Benny Dolo resmi menjadi pelatih skuad Garuda setelah ditunjuk oleh Badan Tim Nasional dan PSSI.

“Saya rasa pelatih Benny adalah pelatih yang sangat berpengalaman. Karena sosok Benny memiliki karakter yang kuat dan pengalaman sebagai pelatih tim nasional,” katanya.

“Saya selalu siap mendukung tim nasional Indonesia selama ditangani Benny Dolo. Saya harap beliau bisa memberikan kontribusi,” lanjutnya.

Jacksen Akan Rotasi Pemain Saat Ujicoba Dengan Korea Utara

Jakarta, TimNas.com – Timnas Indonesia senior akan melakukan ujicoba dengan Korea Utara pada Sabtu, 9 November 2013 mendatang.

Pelatih timnas Indonesia senior, Jacksen F Tiago mengaku akan melakukan perubahan pada komposisi pemain. Hal itu dilakukan karena dirinya ingin melihat sejumlah pemain baru bermain.

“Akan ada sedikit perubahan di pemain pada ujicoba melawan April 25 Sports Club. Karena memang ujicoba itu tujuannya adalah menguji pemain. Saya akan memberikan kesempatan bertanding kepada mereka. Akan ada perubahan di satu atau dua pemain nantinya.” Ungkap pelatih asal Brasil itu.

Terkait kondisi pemainnya saat ini, Jacksen mengatakan kalau telah banyak kemajuan diraih pemain sejak menjalani training center beberapa waktu lalu.

“Saya melihat kemajuan itu dari agility, naluri pemain dalam latihan dan komunikasi dengan tim medis bagaimana perkembangan mereka. Untuk fisik juga terlihat dari tes, fitnes, intinya ukurannya banyak, salah satunya juga VO2 Max pemain. Semua dalam kondisi siap dan lebih bagus.” Bebernya.

Jacksen Akan Bertemu BTN Guna Bahas Program Timnas

Jakarta, TimNas.com – Pelatih timnas Indonesia senior, Jacksen F Tiago berencana bertemu dengan pihak Badan Tim Nasional (BTN) guna membahas program timnas Indonesia.

“Kami akan bertemu BTN untuk membahas rencana ke depan.” Ungkap pelatih Persipura Jayapura itu.

Sambil menunggu rencana program ke depan timnas senior pelatih asal Brasil ini meliburkan para pemain dari aktivitas latihan.

“Pemain akan diliburkan. Sepertinya mereka tidak kembali ke klub, karena semua klub sudah libur kompetisi.” Ujarnya.

Ia mengaku telah mempunyai program pelatnas jangka panjang. Namun, dia ingin menyesuaikan jadwal ini dengan BTN.

“Rencananya, kami akan melakukan persiapan di Batu, Jawa Timur pada 23 Oktober sampai pertandingan berikutnya.” Tutupnya.

Boaz Solossa: Kemenangan Atas Filipina Adalah Kado Untuk Kemerdekaan Indonesia

Solo, TimNas.com – Indonesia berhasil menang atas Filipina dengan dua gol tanpa balas di stadion Manahan, Solo pada Rabu (14/8).

Penyerang timnas Indonesia, Boaz Solossa mengungkapkan kemenangan tersebut adalah kado untuk memperingati hari jadi Republik Indonesia ke-68 pada 17 Agustus nanti.

“Ini pengalaman sangat berharga untuk ke depan, terutama persiapan menghadapi China di bulan Oktober nanti. Kemenangan ini untuk hadiah kemerdekaan kita.” Ujarnya.

Kemenangan tersebut akan menjadi modal berharga bagi Indonesia menjelang laga lanjutan kualifikasi Piala Asia 2015. Timnas yang berada di Grup C, akan berhadapan dengan China di Stadion Gelora Bung Karno, pada 15 Oktober mendatang.

Tak lupa juga pemain Persipura Jayapura ini berterima kasih kepada masyarakat Indonesia atas dukungan yang diberikan kepada skuad Garuda.

“Terimakasih dukungannya seluruh warga.” Katanya.