Tag Archives: timnas u-19

Indra Sjafri: Timnas U-19 Masih Ada Beberapa Kelemahan

Indra Sjafri: Timnas U-19 Masih Ada Beberapa Kelemahan

Dubai, TimNas.com - Timnas Indonesia U-19 telah usai melakoni tur Timur Tengah pada Jumat, 18 April 2014 lalu.

Dari rangkaian ujicoba yang dijalani oleh skuat Garuda Jaya, pelatih timnas Indonesia U-19 Indra Sjafri menilai secara keseluruhan anak asuhnya mengalami banyak peningkatan namun masih ada kelemahan.

Kelemahan itu adalah bola crossing dan efektifitas bermain. Pasalnya, Indra Sjafri melihat anak asuhnya selalu kemasukan lewat bola crossing.

“Ada beberapa hal yang menjadi perhatian khusus tim pelatih. Salah satunya antisipasi bola crossing dan efektifitas bermain. Insya Allah di akhir tahap spesifik preparation Agustus nanti, semua kelemahan sudah bisa kami minimalisir.” Katanya.

Timnas U-19 Masih Kurang Dalam Antisipasi Bola Mati

Timnas U-19 Masih Kurang Dalam Antisipasi Bola Mati

Dubai - Asisten pelatih timnas Indonesia U-19, Eko Purdjianto mengatakan timnas U-19 masih memiliki kekurangan meski telah mengalahkan Uni Emirat Arab dengan skor telak 4-1 pada Senin, 14 April 2014.

“Memang tim ini masih memiliki kelemahan, terutama dalam mengantisipasi bola-bola mati. Terlihat seperti laga kemarin, bagaimana cara UEA mencetak gol lewat tendangan bebas.” Katanya.

Oleh karena itu, lanjut Eko, timnas U-19 akan berusaha keras untuk membenahinya. Dengan persiapan Piala Asia U-19 yang masih menyisakan beberapa bulan lagi, dia yakin timnya bisa bermain lebih baik.

“Yang jelas kami akan terus melatih pemain untuk menghadapi situasi seperti itu,” Tuturnya.

Timnas U-19 akan kembali berhadapan dengan Uni Emirat Arab pada Rabu, 16 April 2014 ini

Laga Ujicoba Lawan Oman Jadi Bahan Evaluasi Indra Sjafri

Laga Ujicoba Lawan Oman Jadi Bahan Evaluasi Indra Sjafri

Dubai, TimNas.com - Timnas U-19 Indonesia baru saja usai melakoni laga ujicoba melawan timnas Oman U-19. Skuad  Garuda Jaya melakukan dua pertandingan ujicoba melawan Oman U-19.

Hasil yang diperoleh timnas U-19  dari dua kali pertandingan itu adalah satu kali menang dan satu kali kalah.

Dalam laga pertama Rabu, 9 April, timnas Indonesia U-19 kalah 1-2 dari Oman U-19 dan di laga keduanya Jumat, 11 April, timnas Indonesia U-19 menang 2-1.

Pelatih timnas U-19, Indra Sjafri mengatakan dirinya akan menjadikan dua laga tersebut bahan evaluasi tim asuhannya.

“Pertandingan di Oman tentu kami jadikan bahan evaluasi. Utamanya dalam hal mengantisipasi bola-bola crossing dan upaya meminimalisir peluang bola crossing tersebut.” Katanya.

“Idealnya itu begitu peluit panjang ditiup harusnya semua pemain sudah langsung perform. Jadi tidak perlu lagi waktu adaptasi apalagi sampai babak kedua. Ini yang masih jadi catatan kami.” Pungkasnya.

Timnas Indonesia U-19 masih memiliki tiga jadwal ujicoba di Timur Tengah. Melawan timnas Uni Emirat Arab U-19 dua kali, 14 April dan 16 April.

Setelah itu, 19 April timnas Indonesia U-19 akan berhadapan dengan Al Shabab Al Arabi U-19.

Balas Kekalahan Pertama, La Nyalla Bersyukur

Balas Kekalahan Pertama, La Nyalla Bersyukur

Jakarta, TimNas.com - Ketua Badan Tim Nasional (BTN), La Nyalla mengaku bersyukur timnas Indonesia U-19 dapat membalas kekalahan atas Oman di pertandingan pertama.

Pada pertandingan pertamanya Rabu, 9 April kemarin timnas Indonesia U-19 kalah 2-1 dari Oman U-19.

Namun, di pertandingan keduanya Jumat 11 April skuad Garuda Jaya dapat membalas kekalahan tersebut juga dengan skor yang sama, 2-1.

Alhamdulillah, kita berhasil membalas kekalahan di pertemuan pertama dengan skor yang sama. Permainan anak-anak tadi bagus.” Katanya.

Gol Indonesia dicetak oleh Fatchurohman pada menit ke-60 dan Dimas Drajad pada menit ke-88. Sedangkan gol Oman dicetak oleh Muaadh Al Khaldi pada menit ke-74

Indra Sjafri: Anak-Anak Butuh Adaptasi

Indra Sjafri: Anak-Anak Butuh Adaptasi

Muscat, TimNas.com - Pelatih timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri mengatakan dirinya tidak terlalu memusingkan kekalahan yang dialami oleh anak asuhnya saat Rabu lalu.

Timnas Indonesia U-19 kalah 1-2 dari Oman U-19 pada ujicoba yang digelar Rabu, 9 April 2014 kemarin.

“Anak-anak main bagus. Hanya saja masih butuh adaptasi, istirahat juga belum maksimal.” Katanya.

Indra juga mengungkapkan faktor kekalahan lainnya adalah cuaca yang cukup panas. Indra mengatakan suhu udara di Oman mencapai 33 derajat celcius.

“Suhu udara panas, dan kepala kami pada botak semua pula.” Jelasnya.

Timnas U-19 akan kembali melawan Oman pada Jumat (10/4) sore waktu setempat.

La Nyalla: Timnas U-19 Kelelahan Karena Kelelahan

La Nyalla: Timnas U-19 Kelelahan Karena Kelelahan

Jakarta, TimNas.com - Timnas Indonesia mengalami kekalahan 1-2 dari Oman U-19 pada ujicoba yang digelar Rabu, 9 April 2014 kemarin.

Ketua Badan Tim Nasional (BTN), La Nyalla Mahmud Mattalitti mengatakan dirinya memaklumi kekalahan tersebut.

“Anak-anak baru masuk Oman tanggal 6 April dini hari. Tanggal 9 sudah bertanding. Proses recovery dari ibadah Umroh tentu terbatas. Sehingga saya tadi mendapat laporan di 15 menit babak pertama, anak-anak masih menyesuaikan permainan, setelah rest panjang. Jadi tidak masalah bagi saya kekalahan tipis ini.” Ujarnya.

La Nyalla juga mengungkapkan tidak perlu melebih-lebihkan kekalahan tim asuhan Indra Sjafri itu. Justru, menurutnya, timnas U-19 seharusnya tampil lebih semangat atas kekalahan ini. Pasalnya, kedua tim akan kembali bertemu pada Jumat, 11 April ini.

“Di pertandingan kedua nanti saya berharap anak-anak tampil lebih baik dan mampu membalas kekalahan sebelumnya.” Katanya

“Kekalahan itu justru harus bisa menjadi pematangan dan pelecut semangat. Dan bisa membuat kita menyadari posisi dan kelemahan kita untuk diperbaki.” Pungkasnya.

Usai Umrah, Timnas U-19 Langsung Berangkat Ke Oman

Usai Umroh, Timnas U-19 Langsung Berangkat Ke Oman

Muscat, TimnNas.com - Usai menyelesaikan rangkaian ibadah umroh di Arab Saudi pada Sabtu, 5 April lalu, timnas Indonesia U-19 langsung berangkat ke Muscat, Oman untuk memulai kembali pemusatan latihan mereka, di sana mereka akan melakukan serangkaian ujicoba.

Skuad Garuda Jaya tiba di Oman pada Minggu, 6 April 2014 dini hari.

“Sekarang kami akan kembali berfokus pada program timnas, menjalani tur timur tengah, dan bersiap untuk uji coba disini.” Kata pelatih timnas U-19, Indra Sjafri.

“Saya ingin pemain mengembalikan kondisinya setelah melakukan perjalanan. Hari ini, kami baru memulai latihan di lapangan secara penuh. Pagi dan sore, seperti biasa.” Lanjutnya.

Di hari perdana latihan di lapangan, Indra menjelaskan jika dia akan memantau kondisi pemain plus latihan taktik strategi ringan pembuka. Barulah, pada sore harinya dia akan mulai menggodok kembali taktik-strategi yang selama ini sudah dimatangkan para penggawa Garuda Jaya dengan keras.

Indra Sjafri: Sepakbola Bukan Hanya Berlari Tapi Berpikir

Indra Sjafri: Sepakbola Bukan Hanya Berlari Tapi Juga Berpikir

Jakarta, TimNas.com - Pelatih timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri mengatakan dalam dunia sepakbola itu ada dua hal kecepatan yang harus dimiliki oleh setiap pemain sepakbola.

Dua kecepatan itu adalah kecepatan berlari dan kecepatan berpikir.

“Setiap pemain sepakbola tidak hanya butuh kecepatan berlari. Tapi juga butuh kecepatan berpikir.” Katanya.

Indra Sjafri menambahkan dua hal tersebutlah yang menjadi kekurangan pemain timnas Indonesia di berbagai jenjang usia baik junior maupun senior.

“Ini yang menjadi kekurangan baik di tim saya maupun tim Alfred Riedl.” Ungkapnya.

Sementara itu,  mengenai tahapan-tahapan pembinaan usia dini, Indra menjelaskan ada tiga tahap yang harus dipahami setiap pelatih usia dini.

“Yang pertama usia 6-12 (grass root). Di tahap ini biarkan anak-anak bermain bola. Pelatih hanya mengawasi. Jangan dulu dipaksakan latihan fisik dll. Yang kedua 13-15 tahun dan yang ketiga 16-19. Di dua tahap itulah peran pelatih baru muncul.” Jelasnya.

Indra Sjafri: Tujuan Tur Nusantara Sudah Berbeda Niat

Indra Sjafri: Tujuan Tur Nusantara Sudah Berbeda Niat

Samarinda, TimNas.com - Pelatih timnas Indonesia U19, Indra Sjafri menyayangkan tujuan laga ujicoba tur nusantara yang saat ini sedang berjalan.

Padahal, kata Indra, awalny tur nusantara ini dilakukan untuk pematangan pemain dan pencarian bibit pemain berbakat dari daerah-daerah tempat ujicoba timnas U-19. Namun, saat ini tujuan itu tergantikan dengan niat bagaimana cara mengalahkan Garuda Jaya ini.

“Tujuan tur nusantara ini sebagai pengganti blusukan yang pernah saya lakukan dulu, sekarang sudah berbeda niatnya bagaimana mengalahkan Timnas U19 ini, padahal kami juga masih mencari bibit di daerah.” Katanya.

“Jadi sekarang niatnya beda untuk mengalahkan timnas, bila tidak masuk regulasi lewat umur bagaimana kita mau mengambil pemain terbaik daerah, itu sangat saya sayangkan.” Lanjutnya.

Indra Sjafri menambahkan pihak Badan Tim Nasional (BTN) sudah menyurati tiap pengprov PSSI untuk menyiapkan pemain yang setara. Sehingga pencarian bakat bisa berlanjut dan memberi efek kompetisi pada timnya yang sekarang dibina.

Lawan Mitra Kukar U-21, Timnas U-19 Tidak Kejar Kemenangan

Lawan Mitra Kukar U-21, Timnas U-19 Tidak Kejar Kemenangan

Tenggarong, TimNas.com - Timnas Indonesia U-19 akan melakoni laga ujicoba melawan Mitra Kukar U-21 pada Senin, 17 Maret 2014 nanti malam.

Pelatih kiper timnas U-19, Jarot Supriadi mengatakan dalam pertandingan ujicoba tersebut pihaknya tidak menargetkan kemenangan termasuk pertandingan-pertandingan sebelumnya. Pihaknya hanya menjadikan setiap laga ujicoba untuk berlatih.

“Jadi, kami tidak ada target menang, yang penting bermain baik sesuai pola yang diberikan pelatih.” Jelasnya.

Jarot menambahkan pihaknya tidak menutup pada laga ujicoba nanti, ada pemain Mitra Kukar U-21 yang bisa masuk seleksi timnas. Sepanjang pemain tersebut memiliki empat kriteria masuk timnas yakni, usia sesuai regulasi, teknik atau skill diatas rata-rata, memiliki taktik dan pemahaman terhadap pelatih, fisik serta mental.

“Kami bagian dari semua daerah di Indonesia termasuk Kutai Kartanegara ini, bisa saja ada pemain dari sini yang masuk seleksi timnas asal memiliki empat kriteria tersebut.” Bebernya.