Tag Archives: timnas u-19

Dua Dari Empat Pemain Yang Dilirik Indra Sjafri Akan Dipulangkan

Dua Dari Empat Pemain Yang Dilirik Indra Sjafri Akan Dipulangkan

Samarinda, TimNas.com - Pelatih timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri mengaku akan memulangkan dua dari empat pemain dilihat olehnya saat tur nusantara.

Keempat pemain itu adalah pemain Pra-PON Jawa Timur Fahmi Al Ayubbi, Martinus Novianto dari Pra-PON DIY, Muhammad Hamdan Zamzami yang membela PSS Sleman serta Muhammad Rio Saputra yang berkostum Persijap Jepara U-21.

“Kalau yang empat pemain ini, ada dua yang tidak bisa masuk. Siapa? Ya nanti.” Ungkapnya.

Meski pemain yang menjadi penggawa timnas U-19 masih berusia muda, Indra tidak ingin asal-asalan menemukan pemain yang memiliki fisik yang bagus. Agar bisa memperkuat skuat, Indra menerapkan sejumlah standar penting yang harus dipatuhi.

“Standar itu memenuhi V O2 max 55. Selalu ada peluang untuk merekrut calon pemain baru. Kalau masuk artinya sesuai standar kita. Kalau tidak sesuai standar, ya tidak ada peluang.” Jelasnya.

Walikota Balikpapan Sesalkan Kejadian Mati Lampu Saat Pertandingan

Walikota Balikpapan Sesalkan Kejadian Mati Lampu Saat Pertandingan

Balikpapan, TimNas.com - Dalam tur Kalimantan perdananya, timnas Indonesia U-19 berhadapan dengan Persiba Balikpapan. Pada laga tersebut terjadi satu insiden yang merugikan kedua belah pihak, yakni padamnya lampu saat pertandingan berlangsung.

Walikota Balikpapan, Rizal Efendy mengaku menyesalkan peristiwa tersebut yang mengakibatkan terhentinya pertandingan. Apalagi pertandingan belum berjalan separuh babak, sehingga merugikan penonton yang sudah membeli tiket.

Matinya listrik itu, tambah Rizal, dikarenakan mesin genset gagal beroperasi.

“Kami tentu saja menyesalkan ini. Persiapan sudah cukup matang dilakukan panpel, tapi ada masalah teknis di genset.” Jelasnya.

Setelah kejadian tersebut, kedua tim langsung melakukan pertemuan untuk membicarakan masalah ini. Akhirnya, kedua belah pihak memutuskan untuk tidak melanjutkan pertandingan.

Indra Sjafri: Saya Optimis Kami Bisa Ke Piala Dunia U-20

Indra Sjafri: Saya Optimis Kami Bisa Ke Piala Dunia U-20

Yogyakarta, TimNas.com - Pelatih timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri mengaku optimis dirinya dan tim asuhannya dapat berkompetisi di Piala Dunia U-20.

Sebelum pergi ke Piala Dunia U-20 skuad Garuda Jaya ini akan terlebih dahulu berjuang di Piala Asia U-19.

Saat ini timnas U-19 sedang menjalani pemusatan latihan sebagai persiapan melakoni Piala Asia U-19 di Myanmar, bulan Oktober mendatang.

Selama pemusatan latihan tersebut, mereka telah menjalani serangkaian ujicoba melalui tur nusantara. Selain itu, mereka juga telah dipersiapkan untuk menghadapi ujicoba internasional.

“Saya sangat optimistis kami bisa berkompetisi di Piala Dunia U-20. Karena tanda-tanda ke sana sudah ada.” Katanya.

Menurut Indra, mimpi tersebut dapat tercapai jika timnya mampu menjalani program latihan dengan baik.

“Sejauh ini, saya sudah siapkan program untuk bersaing di Piala Asia U-19.” Pungkasnya.

Timnas U-19 Panggil Empat Pemain Baru

Timnas U-19 Panggil Empat Pemain Baru

Yogyakarta, TimNas.com  Pelatih timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri melakukan pemanggilan empat pemain baru. Keempat pemain itu didapat timnas U-19 saat melakukan serangkaian ujicoba bertajuk Tur Nusantara di Jogjakarta, Jawa Barat dan Jawa Timur.

Keempat pemain itu adalah Fahmi Al Ayubbi (Pra PON Jatim), Martinus (Pra PON DIY), Muhammad Hamdan Zamzami (PSS Sleman) dan Muhammad Rio Saputra (Persijap U-21).

Namun, empat pemain itu tetap harus melakukan tes untuk masuk ke timnas U-19. Jika gagal, mereka tidak dapat masuk ke dalam tim.

“Kalau mereka memenuhi kualifikasi dalam tes, akan bergabung, tapi kalau belum memenuhi ya belum bisa. Karena timnas menggunakan standar yang tinggi dan terukur.” Ungkapnya.

Seperti pemain lainnya yang saat ini mengikuti pemusatan latihan, keempat pemain baru itu akan mengikuti tes fisik, psikologi dan taktikal game.

Mereka juga akan melalui tes kesehatan, antara lain tes darah, tes narkoba dan MRI, yang akan dilakukan di home base Jatim, timnas U-19.

Batal Lawan Arema U-21, Timnas U-19 Masih Cari Pengganti

Batal Lawan Arema U-21, Timnas U-19 Masih Cari Pengganti

Malang, SunduL - Ketua Umum KONI Jawa Timur (Jatim), Dhimam Abror mengungkapkan timnas Indonesia U-19 batal melawan Arema Indonesia U-21.

Alasan batalnya laga  itu adalah pihak Arema Indonesia U-21 tidak bersedia bertanding pada Rabu, 26 Februari 2014.

Arema U-21 memang diproyeksikan menjadi lawan tanding timnas U-19 dalam rangkaian tur nusantara. Namun, pihak KONI Jatim selaku pihak yang menyediakan lawan ujicoba bagi timnas selama di Jatim mendapat kepastian jika pengurus Arema keberatan masuk daftar ujicoba yang dijadwalkan bermain di Stadion Kanjuruhan, 26 Februari mendatang.

“Sudah ada kontak dengan Rudi widodo (manajer Arema) mereka nggak bersedia. Alasan karena dari sisi komersial nggak sesuai disamping tim U-21 mereka yang nggak siap.” Katanya.

Dengan batalnya laga tersebut, Dhimam mengatakan pihaknya kini sedang menunggu jawaban Persik Kediri U-21.

“Sebagai pengganti, kami masih menunggu kesediaan pihak Persik U-21.” Tuturnya.

Timnas U-19 Bakal Rotasi Pemain Saat Lawan Persebaya U-21

Timnas U-19 Bakal Rotasi Pemain Saat Lawan Persebaya U-21

Surabaya, TimNas.com - Timnas Indonesia U-19 akan bertemu Persebaya U-21 di dalam tur nusantaranya. Laga tersebut akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo pada Senin, 24 Februari 2014 malam nanti.

Pelatih bidang mental timnas U-19, Guntur Cahyo Utomo mengatakan bahwa kondisi para penggawa timnas U-19 tengah fit menjelang laga melawan Persebaya U-21. Dia juga berjanji bahwa tim ‘Merah Putih’ bakal tampil maksimal.

“Kami akan tampil maksimal. Siapa yang akan dirotasi dan diturunkan, itu semua tergantung pelatih. Kalau untuk kondisi pemain, semuanya fit.” Katanya.

Sebelumnya, timnas U-19 mengalami hasil seri di tiga laga tur nusantaranya. Tim-tim yang menahan imbang skuat Garuda Jaya itu adalah PSIS Semarang, Persijap Jepara, dan tim Pra-PON Jawa Timur.

Roy Suryo: Pemerintah Tanggung Biaya Pendidikan Timnas U-19

Roy Suryo: Pemerintah Tanggung Biaya Pendidikan Timnas U-19

Jakarta, TimNas.com - Kabar gembira datang untuk para pemain timnas Indonesia U-19. Kabar tersebut adalah skuad Garuda Jaya tidak perlu lagi memikirkan biaya untuk pendidikan.

Pasalnya, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Roy Suryo mengatakan pihak pemerintah akan menjamin biaya pendidikan para pemain.

Roy menyatakan beberapa perguruan tinggi di Jawa Timur dan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) siap menampung para pemain. Dia menjelaskan program ini merupakan kewajiban pemerintah untuk memperhatikan pendidikan Evan Dimas dkk.

“Saya berharap semuanya tidak pusing lagi karena sudah ditanggung pemerintah. Tinggal dikomunikasikan antara pribadi yang bersangkutan dengan kampus untuk prosedurnya.” Ungkapnya.

Sementara itu, untuk para pemain timnas U-19 yang masih duduk di bangku SLTA, Roy mengaku masih dalam tahap pembahasan.

“Untuk pendidikan SLTA masih dibahas. Karena di SLTA prosesnya tidak semudah kampus atau perguruan tinggi.” Tuturnya.

Indra Sjafri: Lini Depan Masih Kurang Tajam

Indra Sjafri: Lini Depan Masih Kurang Tajam

Solo, TimNas.com - Timnas Indonesia U-19 berhasil meraih kemenangan atas Pra-PON Jawa Tengah dengan skor tipis 1-0. Ujicoba tersebut dilakukan di Stadion Manahan pada Senin, 10 Februari 2014 malam.

Meski menang,  pelatih timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri menilai bahwa lini depan anak asuhnya itu masih kurang tajam.

Penilaian itu berkaca dari jumlah gol yang minim dari jumlah peluang yang didapat skuad Garuda Jaya.

“Kita lihat sendiri tadi lini satu sudah bagus, lini dua sudah oke, tapi di lini ketiga terlihat sekali kurang improvisasi dan kurang kombinasi. Dua striker yang dimainkan kelihatan tidak hidup.” Katanya.

“Dengan kenyataan ini berarti memang ada kekurangan pada finishing. Harus lebih dimatangkan lagi dengan lebih serius di sesi-sesi latihan berikutnya.” Tutupnya.

Indra Sjafri: Sudah Ada Peningkatan Di Timnas U-19

Indra Sjafri: Sudah Ada Peningkatan Di Timnas U-19

Yogyakarta, TimNas.com - Kemenangan kedua yang diraih timnas Indonesia U-19 di ujicoba keduanya membuat pelatih timnas U-19, Indra Sjafri puas.

Timnas U-19 berhasil mengalahkan Persiba Bantul 2-0 pada Rabu, 5 Februari 2014 malam. Sebelumnya, timnas U-19 juga berhasil mengalahkan PSS Sleman dengan skor 3-1.

“Hari ini ada peningkatan permainan cukup lumayan jika dibandingkan saat melawan PSS Sleman.” Katanya.

Indra mengungkapkan bahwa saat berhadapan dengan PSS, ada dua hal yang belum bisa berjalan dengan baik, yakni set piece dan defense. Setelah evaluasi dan coba diterapkan dalam sesi latihan, dua persoalan itu dapat teratasi.

Mengevaluasi permainan kontra Persiba, Indra mengaku masih memiliki pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan, yakni persoalan finishing. Selain itu, masih ada pemain lini tengah yang kurang cepat dalam membaca permainan, kapan harus bermain pendek dan kapan harus bermain melebar.

“Mereka sering lupa membaca permainan. Ketika ada pressure, masih main pendek. Seharusnya cepat pindahkan dari situ. Ke depan, ini akan kami perbaiki.” Jelasnya.

Pemain Timnas U-19 Dapat Pujian Dari Pelatih PSS Sleman

Pemain Timnas U-19 Dapat Pujian Dari Pelatih PSS Sleman

Yogyakarta, TimNas.com - Para pemain timnas Indonesia U-19 mendapatkan pujian dari pelatih PSS Sleman, Sartono Anwar setelah berhasil mengalahkan anak asuhnya di laga perdana Tur Nusantara timnas U-19.

Dalam laga yang digelar di Stadion Maguwoharjo pada Senin, 3 Februari 2014 malam, anak asuh Indra Sjafri ini mampu mengalahkan PSS dengan skor 3-1.

Sartono mengatakan timnya sudah berusaha mengikuti gaya permainan timnas, tapi tidak bisa.

“Kualitas mereka bagus. Saya sangat bangga dengan kualitas mereka. Harus stabil untuk mengikuti mereka. Kita sudah berusaha seperti mereka.” Pujinya.

Ia menambahkan skuat Garuda Jaya bermain sangat sabar walau dengan usia yang lebih muda dari timnya. Kesabaran inilah yang membuat timnas semakin bagus.

“Kita kalah sabar padahal usia mereka lebih muda dari kita, tapi mereka lebih sabar.” Jelasnya.

Sartono juga mengagumi kualitas timnas yang memaksimalkan kesempatan yang didapat. Sementara hal berbeda dialami timnya.

“Mereka jika dapat peluang pasti masuk gol.” Pungkasnya.