Tag Archives: timnas u-19

Indra Sjafri: Sepakbola Bukan Hanya Berlari Tapi Berpikir

Indra Sjafri: Sepakbola Bukan Hanya Berlari Tapi Juga Berpikir

Jakarta, TimNas.com - Pelatih timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri mengatakan dalam dunia sepakbola itu ada dua hal kecepatan yang harus dimiliki oleh setiap pemain sepakbola.

Dua kecepatan itu adalah kecepatan berlari dan kecepatan berpikir.

“Setiap pemain sepakbola tidak hanya butuh kecepatan berlari. Tapi juga butuh kecepatan berpikir.” Katanya.

Indra Sjafri menambahkan dua hal tersebutlah yang menjadi kekurangan pemain timnas Indonesia di berbagai jenjang usia baik junior maupun senior.

“Ini yang menjadi kekurangan baik di tim saya maupun tim Alfred Riedl.” Ungkapnya.

Sementara itu,  mengenai tahapan-tahapan pembinaan usia dini, Indra menjelaskan ada tiga tahap yang harus dipahami setiap pelatih usia dini.

“Yang pertama usia 6-12 (grass root). Di tahap ini biarkan anak-anak bermain bola. Pelatih hanya mengawasi. Jangan dulu dipaksakan latihan fisik dll. Yang kedua 13-15 tahun dan yang ketiga 16-19. Di dua tahap itulah peran pelatih baru muncul.” Jelasnya.

Indra Sjafri: Tujuan Tur Nusantara Sudah Berbeda Niat

Indra Sjafri: Tujuan Tur Nusantara Sudah Berbeda Niat

Samarinda, TimNas.com - Pelatih timnas Indonesia U19, Indra Sjafri menyayangkan tujuan laga ujicoba tur nusantara yang saat ini sedang berjalan.

Padahal, kata Indra, awalny tur nusantara ini dilakukan untuk pematangan pemain dan pencarian bibit pemain berbakat dari daerah-daerah tempat ujicoba timnas U-19. Namun, saat ini tujuan itu tergantikan dengan niat bagaimana cara mengalahkan Garuda Jaya ini.

“Tujuan tur nusantara ini sebagai pengganti blusukan yang pernah saya lakukan dulu, sekarang sudah berbeda niatnya bagaimana mengalahkan Timnas U19 ini, padahal kami juga masih mencari bibit di daerah.” Katanya.

“Jadi sekarang niatnya beda untuk mengalahkan timnas, bila tidak masuk regulasi lewat umur bagaimana kita mau mengambil pemain terbaik daerah, itu sangat saya sayangkan.” Lanjutnya.

Indra Sjafri menambahkan pihak Badan Tim Nasional (BTN) sudah menyurati tiap pengprov PSSI untuk menyiapkan pemain yang setara. Sehingga pencarian bakat bisa berlanjut dan memberi efek kompetisi pada timnya yang sekarang dibina.

Lawan Mitra Kukar U-21, Timnas U-19 Tidak Kejar Kemenangan

Lawan Mitra Kukar U-21, Timnas U-19 Tidak Kejar Kemenangan

Tenggarong, TimNas.com - Timnas Indonesia U-19 akan melakoni laga ujicoba melawan Mitra Kukar U-21 pada Senin, 17 Maret 2014 nanti malam.

Pelatih kiper timnas U-19, Jarot Supriadi mengatakan dalam pertandingan ujicoba tersebut pihaknya tidak menargetkan kemenangan termasuk pertandingan-pertandingan sebelumnya. Pihaknya hanya menjadikan setiap laga ujicoba untuk berlatih.

“Jadi, kami tidak ada target menang, yang penting bermain baik sesuai pola yang diberikan pelatih.” Jelasnya.

Jarot menambahkan pihaknya tidak menutup pada laga ujicoba nanti, ada pemain Mitra Kukar U-21 yang bisa masuk seleksi timnas. Sepanjang pemain tersebut memiliki empat kriteria masuk timnas yakni, usia sesuai regulasi, teknik atau skill diatas rata-rata, memiliki taktik dan pemahaman terhadap pelatih, fisik serta mental.

“Kami bagian dari semua daerah di Indonesia termasuk Kutai Kartanegara ini, bisa saja ada pemain dari sini yang masuk seleksi timnas asal memiliki empat kriteria tersebut.” Bebernya.

Aji Santoso Ingin Tarik Pemain U-19, Indra Sjafri Tolak

Aji Santoso Ingin Tarik Pemain U-19, Indra Sjafri Tolak

Samarinda, TimNas.com - Pelatih timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri menolak keinginan yang datang pelatih timnas U-23, Aji Santoso.

Keinginan Aji Santoso kepada Indra Sjafri adalah Aji Santoso ingin menarik beberapa pemain timnas U-19 untuk bergabung dalam timnas U-23.

“Saya mengapresiasi ketertarikan pelatih Aji terhadap pemain timnas U-19, tapi kami punya jadwal padat. Lebih baik timnas U-23 mengambil pemain dari sumber lain.” Ujarnya.

Alasan Indra menolaknya adalah karena Indra Sjafri ingin anak asuhnya konsentrasi penuh untuk masuk dalam Piala Dunia.

“Saya menghormati seluruh pelatih di level usia mana pun, pelatih Alfred Riedl, pelatih Aji Santoso, pelatih Fachri Husaini. Tapi, saya ingin biarkanlah pemain- pemain Timnas U-19 berkonsentrasi dulu ke Piala Asia demi tampil di Piala Dunia.” Jelasnya.

Dua Dari Empat Pemain Yang Dilirik Indra Sjafri Akan Dipulangkan

Dua Dari Empat Pemain Yang Dilirik Indra Sjafri Akan Dipulangkan

Samarinda, TimNas.com - Pelatih timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri mengaku akan memulangkan dua dari empat pemain dilihat olehnya saat tur nusantara.

Keempat pemain itu adalah pemain Pra-PON Jawa Timur Fahmi Al Ayubbi, Martinus Novianto dari Pra-PON DIY, Muhammad Hamdan Zamzami yang membela PSS Sleman serta Muhammad Rio Saputra yang berkostum Persijap Jepara U-21.

“Kalau yang empat pemain ini, ada dua yang tidak bisa masuk. Siapa? Ya nanti.” Ungkapnya.

Meski pemain yang menjadi penggawa timnas U-19 masih berusia muda, Indra tidak ingin asal-asalan menemukan pemain yang memiliki fisik yang bagus. Agar bisa memperkuat skuat, Indra menerapkan sejumlah standar penting yang harus dipatuhi.

“Standar itu memenuhi V O2 max 55. Selalu ada peluang untuk merekrut calon pemain baru. Kalau masuk artinya sesuai standar kita. Kalau tidak sesuai standar, ya tidak ada peluang.” Jelasnya.

Walikota Balikpapan Sesalkan Kejadian Mati Lampu Saat Pertandingan

Walikota Balikpapan Sesalkan Kejadian Mati Lampu Saat Pertandingan

Balikpapan, TimNas.com - Dalam tur Kalimantan perdananya, timnas Indonesia U-19 berhadapan dengan Persiba Balikpapan. Pada laga tersebut terjadi satu insiden yang merugikan kedua belah pihak, yakni padamnya lampu saat pertandingan berlangsung.

Walikota Balikpapan, Rizal Efendy mengaku menyesalkan peristiwa tersebut yang mengakibatkan terhentinya pertandingan. Apalagi pertandingan belum berjalan separuh babak, sehingga merugikan penonton yang sudah membeli tiket.

Matinya listrik itu, tambah Rizal, dikarenakan mesin genset gagal beroperasi.

“Kami tentu saja menyesalkan ini. Persiapan sudah cukup matang dilakukan panpel, tapi ada masalah teknis di genset.” Jelasnya.

Setelah kejadian tersebut, kedua tim langsung melakukan pertemuan untuk membicarakan masalah ini. Akhirnya, kedua belah pihak memutuskan untuk tidak melanjutkan pertandingan.

Indra Sjafri: Saya Optimis Kami Bisa Ke Piala Dunia U-20

Indra Sjafri: Saya Optimis Kami Bisa Ke Piala Dunia U-20

Yogyakarta, TimNas.com - Pelatih timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri mengaku optimis dirinya dan tim asuhannya dapat berkompetisi di Piala Dunia U-20.

Sebelum pergi ke Piala Dunia U-20 skuad Garuda Jaya ini akan terlebih dahulu berjuang di Piala Asia U-19.

Saat ini timnas U-19 sedang menjalani pemusatan latihan sebagai persiapan melakoni Piala Asia U-19 di Myanmar, bulan Oktober mendatang.

Selama pemusatan latihan tersebut, mereka telah menjalani serangkaian ujicoba melalui tur nusantara. Selain itu, mereka juga telah dipersiapkan untuk menghadapi ujicoba internasional.

“Saya sangat optimistis kami bisa berkompetisi di Piala Dunia U-20. Karena tanda-tanda ke sana sudah ada.” Katanya.

Menurut Indra, mimpi tersebut dapat tercapai jika timnya mampu menjalani program latihan dengan baik.

“Sejauh ini, saya sudah siapkan program untuk bersaing di Piala Asia U-19.” Pungkasnya.

Timnas U-19 Panggil Empat Pemain Baru

Timnas U-19 Panggil Empat Pemain Baru

Yogyakarta, TimNas.com  Pelatih timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri melakukan pemanggilan empat pemain baru. Keempat pemain itu didapat timnas U-19 saat melakukan serangkaian ujicoba bertajuk Tur Nusantara di Jogjakarta, Jawa Barat dan Jawa Timur.

Keempat pemain itu adalah Fahmi Al Ayubbi (Pra PON Jatim), Martinus (Pra PON DIY), Muhammad Hamdan Zamzami (PSS Sleman) dan Muhammad Rio Saputra (Persijap U-21).

Namun, empat pemain itu tetap harus melakukan tes untuk masuk ke timnas U-19. Jika gagal, mereka tidak dapat masuk ke dalam tim.

“Kalau mereka memenuhi kualifikasi dalam tes, akan bergabung, tapi kalau belum memenuhi ya belum bisa. Karena timnas menggunakan standar yang tinggi dan terukur.” Ungkapnya.

Seperti pemain lainnya yang saat ini mengikuti pemusatan latihan, keempat pemain baru itu akan mengikuti tes fisik, psikologi dan taktikal game.

Mereka juga akan melalui tes kesehatan, antara lain tes darah, tes narkoba dan MRI, yang akan dilakukan di home base Jatim, timnas U-19.

Batal Lawan Arema U-21, Timnas U-19 Masih Cari Pengganti

Batal Lawan Arema U-21, Timnas U-19 Masih Cari Pengganti

Malang, SunduL - Ketua Umum KONI Jawa Timur (Jatim), Dhimam Abror mengungkapkan timnas Indonesia U-19 batal melawan Arema Indonesia U-21.

Alasan batalnya laga  itu adalah pihak Arema Indonesia U-21 tidak bersedia bertanding pada Rabu, 26 Februari 2014.

Arema U-21 memang diproyeksikan menjadi lawan tanding timnas U-19 dalam rangkaian tur nusantara. Namun, pihak KONI Jatim selaku pihak yang menyediakan lawan ujicoba bagi timnas selama di Jatim mendapat kepastian jika pengurus Arema keberatan masuk daftar ujicoba yang dijadwalkan bermain di Stadion Kanjuruhan, 26 Februari mendatang.

“Sudah ada kontak dengan Rudi widodo (manajer Arema) mereka nggak bersedia. Alasan karena dari sisi komersial nggak sesuai disamping tim U-21 mereka yang nggak siap.” Katanya.

Dengan batalnya laga tersebut, Dhimam mengatakan pihaknya kini sedang menunggu jawaban Persik Kediri U-21.

“Sebagai pengganti, kami masih menunggu kesediaan pihak Persik U-21.” Tuturnya.

Timnas U-19 Bakal Rotasi Pemain Saat Lawan Persebaya U-21

Timnas U-19 Bakal Rotasi Pemain Saat Lawan Persebaya U-21

Surabaya, TimNas.com - Timnas Indonesia U-19 akan bertemu Persebaya U-21 di dalam tur nusantaranya. Laga tersebut akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo pada Senin, 24 Februari 2014 malam nanti.

Pelatih bidang mental timnas U-19, Guntur Cahyo Utomo mengatakan bahwa kondisi para penggawa timnas U-19 tengah fit menjelang laga melawan Persebaya U-21. Dia juga berjanji bahwa tim ‘Merah Putih’ bakal tampil maksimal.

“Kami akan tampil maksimal. Siapa yang akan dirotasi dan diturunkan, itu semua tergantung pelatih. Kalau untuk kondisi pemain, semuanya fit.” Katanya.

Sebelumnya, timnas U-19 mengalami hasil seri di tiga laga tur nusantaranya. Tim-tim yang menahan imbang skuat Garuda Jaya itu adalah PSIS Semarang, Persijap Jepara, dan tim Pra-PON Jawa Timur.