Tag Archives: timnas u-23

Usai-Asian-Games-2014,-Usai-Juga-Sudah-Karir-Aji-Santoso-Di-Timnas-U-23

Usai Asian Games 2014, Usai Juga Sudah Karir Aji Santoso Di Timnas U-23

Incheon, TimNas.com - Pelatih tim nasional Indonesia U-23, Aji Santoso mengaku tugas menangani tim nasional U-23 sudah selesai seiring berakhirnya perjalanan skuad Garuda di Asian Games 2014.

Aji Santoso ditunjuk oleh Komite Eksekutif PSSI pada 25 Januari 2014 silam untuk melatih Bayu Gatra dkk.

Aji Santoso berhasil membawa tim nasional U-23 lolos ke babak 16 besar Asian Games 2014 di Incheon, Korea Selatan setelah menjadi runner up grup, dengan mengalahkan Maladewa dan Timor Leste.

Namun, langkah tim nasional U-23 harus terhenti di babak 16 besar ketika dikalahkan oleh Korea Utara dengan skor 4-1 pada Jumat, 26 September 2014.

“Kontrak saya dengan BTN (Badan Tim Nasional) hanya sampai Asian Games,” katanya.

Meski-Kalah,-Aji-Santoso-Puas-Dengan-Penampilan-Asuhnya

Meski Kalah, Aji Santoso Puas Dengan Penampilan Asuhnya

Incheon, TimNas.com - Perjuangan tim nasional Indonesia U-23 di Asian Games 2014 harus berakhir sudah.

Skuad Garuda Muda ditekuk dengan skor 4-1 oleh Korea Utara di babak 16 besar.

Meski demikian, pelatih Aji Santoso mengaku tetap puas dengan penampilan anak asuhnya.

“Semua pemain berhasil menampilkan permainan sesuai dengan instruksi pelatih dengan baik, kami akui penampilan Korea Utara lebih baik dari kami,” katanya.

“Saya cukup puas dengan penampilan dan kerja keras para pemain. Ini yang harus kami apresiasi,” lanjutnya.

Aji-Santoso-Tidak-Menyangka-Kalah-6-0-Dari-Thailand

Aji Santoso Tidak Menyangka Kalah 6-0 Dari Thailand

Incheon, TimNas.com - Tim nasional Indonesia U-23 menelan pil pahit saat menjalani laga terakhirnya di babak grup E Asian Games 2014.

Skuad Garuda Muda ditaklukan dengan skor sangat telak, 6-0 oleh Thailand pada Senin, 22 September 2014 kemarin malam.

Pelatih tim nasional Indonesia U-23, Aji Santoso mengaku dirinya tidak menyangka hal tersebut akan terjadi pada timnya.

Pada laga tersebut, sebagian besar skuad Garuda Muda diisi oleh para pemain pelapis lantaran Aji Santoso ingin menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi pada para pemain intinya.

“Kekalahan ini mengejutkan. Kami tidak memiliki pilihan lain selain memainkan tim pelapis,” katanya.

“Kami cukup menyayangkan hasil ini. Para pemain pelapis kurang dapat memanfaatkan kesempatan bermain yang telah diberikan,” lanjutnya.

Jadi-Top-Skor-Di-Asian-Games-2014,-Ferdinand-Sinaga-Terkejut

Jadi Top Skor Di Asian Games 2014, Ferdinand Sinaga Terkejut

Incheon, TimNas.com - Penyerang tim nasional senior yang ikut berpartisipasi di tim nasional U-23 di Asian Games 2014, Ferdinand Sinaga mengaku terkejut ketika dia berhasil menjadi top skor Asian Games 2014

Ferdinand Sinaga telah mencetak total enam gol hanya dari dua laga saja, yakni saat melawan Timor Leste empat gol dan Maladewa dua gol.

“Saya hanya berusaha untuk bermain sebaik mungkin di setiap pertandingan dan tidak pernah memasang target jumlah gol. Saya tidak pernah berpikir dapat mencetak gol sebanyak ini,” katanya.

Dengan total enam gol itu membuat nama Ferdinand Sinaga menduduki tempat sebagai top skor sementara di Asian Games 2014.

Lawan-Thailand,-Dedi-Kusnandar-Akan-Absen

Lawan Thailand, Dedi Kusnandar Akan Absen

Incheon, TimNas.com - Tim nasional Indonesia U-23 meraih kemenangan 4-0 di laga keduanya dalam Asian Games 2014 di Korea Selatan, melawan Maladewa.

Namun, kemenangan tersebut harus dibayar dengan harga yang mahal, yakni kapten tim nasional Indonesia U-23, Dedi Kusnandar mengalami cedera pada lututnya.

“Alhamdullilah lutut sysa tidak mengalami apa-apa. Tapi katanya, saya butuh beristirahat terlebih dahulu. Jadi kemungkinan besar lawan Thailand saya tidak bisa ikut,” ujarnya.

“Tapi semoga saja bisa karena kata dokter, saya hanya perlu istirahat 3 hingga 4 hari,” lanjutnya.

Aji-Santoso-Sudah-Ketahui-Kekuatan-Maladewa

Aji Santoso Sudah Ketahui Kekuatan Maladewa

Incheon, TimNas.com - Tim nasional Indonesia U-23 akan menghadapi Maladewa pada Kamis, 18 September 2014 di laga kedua Asian Games di Incheon, Korea Selatan.

Pelatih tim nasional Indonesia U-23, Aji Santoso mengaku dirinya sudah memiliki kekuatan lawan yang akan dihadapi anak asuhnya itu.

“Kami memiliki persiapan yang bagus untuk pertandingan nanti [melawan Maladewa] karena kami telah memiliki kekuatan mereka,” katanya.

Ia menambahkan bahwa dia tidak akan mengubah permainan anak asuhnya, yakni tampil menyerang.

“Kami akan tampil menyerang seperti biasa. Kami ingin mendapatkan tambahan 3 poin lagi dan lolos dari grup,” katanya.

Bayu-Gatra-Tidak-Menyangka-Timnas-U-23-Menang-Telak-Atas-Timor-Leste

Bayu Gatra Tidak Menyangka Timnas U-23 Menang Telak Atas Timor Leste

Incheon, TimNas.com - Tim nasional Indonesia U-23 berhasil menang telak, 7-0 atas Timor Leste di laga perdananya dalam Asian Games 2014 di Korea Selatan.

Gelandang tim nasional Indonesia U-23, Bayu Gatra mengaku tidak menyangka bahwa ia dan rekan satu timnya dapat menang besar atas Timor Leste.

“Tidak menyangka dapat menang besar. Tapi, tidak ada yang tidak mungkin kalau kita mau berusaha dan berdoa,” katanya.

Namun, ia mengatakan hasil tersebut belumlah ada apa-apanya lantaran mereka harus menjalani dua pertandingan lagi.

“Ini masih belum ada apa-apanya. Masih ada pertandingan lagi yang harus kami menangkan,” pungkasnya.

Dedi-Kusnandar-Tidak-Remehkan-Lawan-Adalah-Kunci-Kemenangan-Kami

Dedi Kusnandar: Tidak Remehkan Lawan Adalah Kunci Kemenangan Kami

Incheon, TimNas.com - Tim nasional Indonesia U-23 membuka laga perdananya di Asian Games 2014 dengan kemenangan telak, 7-0 atas Timor Leste.

Skuad Garuda Muda tergabung dalam Grup E bersama dengan, Thailand, Timor Leste dan Maladewa.

Kapten tim nasional U-23, Dedi Kusnandar mengungkapkan dirinya bersyukur dapat membuka laga perdana dengan kemenangan.

Dedi mengatakan kunci kemenangan dari tim nasional U-23 adalah tidak meremehkan kekuatan yang dimiliki oleh Timor Leste. Hal tersebut membuat ia dan rekan satu timnya tampil konsisten hingga peluit panjang dibunyikan.

“Kami tidak meremehkan kekuatan yang dimiliki oleh Timor Leste dan terus bermain dengan motivasi tinggi. Teman-teman juga bermain sesuai dengan instruksi pelatih,” katanya.

Tim nasional Indonesia akan bertemu dengan Maladewa pada Kamis, 18 September 2014 mendatang.

Belum-Fit,-Dua-Pemain-Timnas-U-23-Kemungkinan-Absen-Di-Laga-Pedana-Asian-Games

Belum Fit, Dua Pemain Timnas U-23 Kemungkinan Absen Di Laga Pedana Asian Games

Jakarta, TimNas.com - Dua pemain tim nasional Indonesia U-23, Dany Saputra dan Ramdhani Lestaluhu kemungkinan tidak dapat tampil dalam laga perdana Asian Games 2014, melawan Timor Leste.

Pelatih tim nasional Indonesia U-23, Aji Santoso mengatakan kedua pemain tersebut masih latihan secara terpisah dengan yang lainnya. Pasalnya, Dany mengalami cedera engkel dan Ramdahani belum fit 100 persen.

“Dany engkelnya bengkak, cederanya itu didapat saat ujicoba melawan PON DKI Jakarta sedangkan Ramdhani belum fit, mereka masih latihan secara terpisah,” katanya.

“Menurut tim dokter, pemulihannya butuh waktu tiga hari lebih. Jadi belum tentu mereka dapat bermain nanti,” tutupnya.

Yandi-Sofyan-Berharap-Timnas-U-23-Tidak-Meremehkan-Lawan-Yang-Akan-Dihadapi

Yandi Sofyan Berharap Timnas U-23 Tidak Meremehkan Lawan Yang Akan Dihadapi

Jakarta, TimNas.com - Tidak lama lagi tim nasional Indonesia U-23 akan terjun dalam Asian Games 2014 di Incheon, Korea Selatan.

Tim asuhan Aji Santoso itu tergabung dalam grup E bersama dengan Maladewa, Timor Leste dan Thailand.

Penyerang tim nasional Indonesia U-23, Yandi Sofyan mengungkapkan dari ketiga lawan yang akan dihadapi oleh ia dan rekan satu timnya di babak grup, Thailand adalah lawan yang paling sulit.

Ia menilai Thailand yang paling sulit karena berdasarkan pengalaman yang ia dapat di SEA Games tahun lalu.

“Dari ketiga tim yang ada di grup, menurut saya Thailand adalah lawan yang paling sulit, tapi itu berdasarkan pengalaman saya di SEA Games tahun lalu,” katanya.

Meski demikian, Yandi juga mengatakan bahwa Maladewa dan Timor Leste adalah lawan yang juga tidak boleh diremehkan.

“Yang pasti, kita tidak boleh meremehkan kekuatan yang dimiliki lawan. Harus tetap waspada,” ujarnya.