Ini Komentar Gunawan Dwi Cahyo Soal Pelatih Baru Timnas

Jakarta, TimNas.com – Bek Persija Jakarta, Gunawan Dwi Cahyo memberikan komentar soal pelatih baru timnas Indonesia, Luis Milla.

“Dengan prestasinya sebagai pemain dan juga pelatih di Spanyol, saya punya keyakinan ia (Luis Milla) bisa membawa Timnas Indonesia bisa menjadi lebih baik dari sebelumnya,” katanya.

Prestasi mentereng Luis Milla yang pernah mengantarkan Spanyol U21 meraih gelar juara Piala Eropa 2011 diharapkan Gunawan Dwi Cahyo bisa ditularkan kepada Timnas Indonesia. Apalagi Luis Milla juga akan menukangi Timnas Indonesia U22 di SEA Games 2017.

“Ia (Luis Milla) membawa Spanyol menjadi juara Piala Eropa U21 dan membawa pemain-pemain muda di sana sekarang menjadi pemain top Eropa,” ungkapnya.

“Semoga ia juga bisa membawa pemain muda Indonesia menjadi lebih baik lagi. Saya yakin dari segi prestasi ia bisa membawa Indonesia menjuarai SEA Games dan Asian Games,”

Stefano Lilipaly Masuk Dalam Radar Sriwijaya FC

Palembang, TimNas.com – Manajemen Sriwijaya FC menyatakan bahwa pihaknya saat ini sedang mengincar pemain naturalisasi, Stefano Lilipaly setelah dirinya tampil memukau dengan timnas senior Indonesia di ajang Piala AFF 2016.

“Stefano Lilipaly memang masuk dalam radar kami. Tapi kami masih menunggu apakah dia mau atau tidak. Jadi akan kami jajaki terlebih dulu,” kata Presiden Sriwijaya FC, Dodi Alex Reza.

Penampilan satu-satunya pemain naturalisasi yang memperkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2016 itu memang mengesankan. Stefano Lilipaly menjadi pilihan utama Alfred Riedl untuk mengisi posisi sebagai gelandang serang tim Merah Putih dan tampil di seluruh laga Indonesia di Piala AFF 2016.

Hanya saja, Stefano Lilipaly dan kawan-kawan tidak berhasil membawa pulang trofi juara Piala AFF 2016 ke tanah air setelah ditaklukkan tuan rumah Thailand di partai puncak dengan skor 2-0.

Kendati begitu, pemain milik klub Belanda Telstar SC ini tetap merasa bangga bisa bermain untuk Timnas Indonesia. “Kita berhasil menyatukan seluruh masyarakat Indonesia bersama dan ini hanya terjadi di sepakbola dan saya sangat bangga akan hal tersebut,” paparnya.

“Kita tidak butuh Piala AFF dan semacamnya, yang kita butuhkan adalah kecintaan dan perjuangan sampai mati untuk membuat negeri lebih baik lagi dalam segala hal,” tambah Stefano Lilipaly.

Piala AFF 2016, Benny Wahyudi Undurkan Diri dari Timnas Senior

Jakarta, TimNas.com – Benny Wahyudi menegaskan dirinya pensiun dari Timnas Indonesia usai laga final leg kedua Piala AFF Suzuki Cup 2016. Bek berusia 30 tahun itu mengakui bahwa sudah saatnya timnas senior melakukan regenerasi karena banyak pemain muda berbakat yang sudah layak memperkuat tim Garuda.

“Faktor utama pensiun mungkin karena usia dan mungkin sudah saatnya timnas melakukan regenerasi yang lebih muda. Saya mau berkonsentrasi di klub saja,” katanya.

“Saya bangga bisa bermain di tim nasional, karena bermain di timnas adalah cara pemain bola untuk mengharumkan bangsa Indonesia,”

“Saat ini semuanya sudah bagus, karena kita punya pemain muda yang potensial. Mereka hanya butuh persiapan yang lebih saja. Kita tahu kemarin persiapan bisa dibilang kurang dengan banyaknya masalah-masalah dengan klub. Selain itu juga waktunya mepet,”

Mengenai gagalnya Timnas Indonesia meraih gelar Piala AFF Suzuki Cup 2016 setelah menyerah dua gol tanpa balas di kandang Thailand pada leg kedua di Stadion Rajamangala Bangkok, Benny Wahyudi menilai skuat Garuda sudah berusaha memberikan yang terbaik.

“Saya pribadi menyatakan penampilan timnas sudah sangat maksimal karena sempat dianggap sebelah mata. Namun dari penyisihan grup bisa tampil di final, ini sangat luar biasa bagi saya,” ujarnya.

“Mungkin menjadi runner-up cukup mengecewakan setelah hasil bagus di pertandingan sebelumnya. Tapi kami melawan tim terkuat di Asia Tenggara, sehingga harus lebih baik lagi,”

Alfred Riedl: Saya Tidak Dapat Pastikan Kapan Pensiun

Bogor, TimNas.com – Pelatih timnas senior Indonesia, Alfred Riedl dikabarkan akan pensiun setelah Piala AFF 2016. Namun, pelatih asal Austria ini mengaku masih belum memutuskan apa-apa.

“Tidak ada yang pasti dalam sepak bola. Segala sesuatunya bisa saja berubah. Termasuk soal kapan rencana saya akan pensiun,” ungkapnya.

“Saya tak bisa memastikan 100 persen akan pensiun. Kita lihat saja nanti setelah pertandingan final,”

Sepanjang kariernya, Alfred Riedl sudah tiga kali menukangi Timnas Indonesia, dan dalam tiga kesempatan tersebut ia belum menghasilkan trofi apapun, termasuk gelar juara Piala AFF untuk tim Merah Putih.

Pengalaman melatih Alfred Riedl sudah sangat banyak. Selain Timnas Indonesia, ia juga pernah membesut tim nasional Austria, Liechtenstein, Palestina, Vietnam, hingga Laos. Di level klub, mantan striker Austria ini pernah melatih Olympique Khouribga, El Zamalek, Khatoco Khánh Hòa, Al Salmiya, Hai Phòng, CS Vise, dan PSM Makassar.

Rahmad Darmawan: Indonesia Miliki Peluang Besar Kalahkan Thailand

Bogor, TimNas.com – Mantan pelatih timnas U-23, Rahmad Darmawan mengungkapkan bahwa timnas Indonesia senior memiliki peluang besar untuk mengalahkan Thailand di leg pertama final Piala AFF 2016.

“Saya rasa, peluang besar untuk menang. Sama dulu waktu saya menghadapi mereka di SEA Games. Kami bisa mendominasi melawan tim yang saat ini, karena mayoritas pemain tidak berubah. Saya rasa tidak ada yang perlu ditakutkan berlebihan dari Thailand,” katanya.

“Saya melihat Thailand timnya matang sekali dalam menyerang. Dukungan dari lini belakang melalui full back-nya bahaya sekali. Tapi, Thailand lemah sekali kalau kita pakai strategi serangan balik,”

Rahmad Darmawan menilai, pelatih Timnas Indonesia Alfred Riedl bisa menerapkan taktik yang sama saat Timnas Indonesia mengalahkan Vietnam dengan skor 2-1 di leg pertama semifinal Piala AFF 2016.

“Strategi Alfred Riedl saat lawan Vietnam di sini bagus sekali. Saya rasa itu akan diterapkan lagi,” jelasnya.

“Kita punya Rizky Pora Pora dan Boaz Solossa, sosok paling penting untuk menyerang. Ada Manahati Lestusen dan Hansamu Yama Pranata di pertahanan yang semakin baik. Semua pemain dalam motivasi yang bagus,”

Rahmad Darmawan: Saya Sempat Tidak Yakin Indonesia Masuk Final

Terengganu, TimNas.com – Mantan pelatih timnas Indonesia U23, Rahmad Darmawan mengaku bahwa dirinya sempat tidak yakin skuad Garuda dapat masuk ke babak final Piala AFF 2016. Nyatanya, timnas Indonesia justru mampu menembus partai puncak meskipun dengan perjuangan yang tidak mudah ketika berhadapan dengan Vietnam di leg kedua semifinal AFF Cup 2016.

“Kita patut bangga melihat perjuangan timnas walaupun di pertandingan leg kedua (semifinal kontra tuan rumah Vietnam) kemarin sedikit mendebarkan, tapi paling tidak daya juang dan semangat juga disiplin pemain mampu meredam kelebihan Vietnam,” katanya.

“Memang saya sempat pesimist ketika kita memainkan satu strategi yang terlalu ke dalam (bertahan) karena Vietnam punya kombinasi permainan satu-dua yang sangat bagus di kotak penalti. Itu yang sangat saya sayangkan tadinya,”

“Tapi setelah saya lihat kerja lini gelandang, mereka tetap berani main sabar. Saya pikir kita akan sukses. Tapi memang serangan yang luar biasa membuat stamina pemain mulai menurun,”

Stefano Lilipaly Optimis Indonesia Bisa Menang Lawan Thailand

Jakarta, TimNas.com – Pemain naturalisasi timnas Indonesia, Stefano Lilipaly, optimis jelang laga final Piala AFF 2016 melawan Thailand. Ia mengakui bahwa meman Thailand lawan yang sangat kuat, namun dirinya tetap yakin bahwa skuad Garuda dapat meraih menang dan menjuarai AFF Cup 2016.

“Kami akan menang di final karena kami selalu berpikir untuk meraih kemenangan setiap pertandingan. Kami tidak memikirkan siapa lawan kami di depan nanti,” ujarnya.

“Thailand tidak masalah bagi kami. Kami akan bangkit 100 persen melawan Thailand untuk meraih kemenangan,”

“Saya pikir Thailand merupakan tim yang bagus. Mereka memiliki permainan yang baik tapi kami akan bermain dengan baik melawan mereka,”

Stefano Lilipaly mencetak satu gol di laga leg semifinal kedua melawan tuan rumah Vietnam untuk turut mengantarkan Timnas Indonesia lolos ke final.

Fachrudin Aryanto: Komunikasi Lini Belakang Masih Kurang

Jakarta, TimNas.com – Bek timnas Indonesia, Fachrudin Wahyudi Aryanto mengungkapkan bahwa lini belakang skuad Garuda masih kurang baik di tiga laga babak penyisihan grup Piala AFF 2016.

“Komunikasi kita memang masih kurang. Sebagai pemain belakang, kita berempat harus komunikasi lebih baik agar tidak terjadi kecolongan-kecolongan lagi,” katanya.

“Sebenarnya kami sudah saling mengingatkan satu sama lain. Tapi situasi di pertandingan kan kadang suka lain, jadi konsentrasi kurang dan menurun,”

Fachrudin Wahyudi Aryanto sendiri dipastikan tidak bisa main di laga leg pertama semifinal Piala AFF 2016 melawan Vietnam karena akumulasi kartu kuning. Demikian pula dengan tandemnya, Rudolof Yanto Basna, dengan alasan yang sama.

“Yang pasti sangat menyesal karena kita bermain di kandang tapi saya tidak bisa tampil. Tapi yang penting saya selalu memberikan dukungan dan berdoa agar timnas bisa lolos ke final. Kita doakan supaya teman-teman bisa menang,” tuturnya.

Alfred Riedl Dapat Pujian Dari Yusuf Ekodono

Surabaya, TimNas.com – Pelatih timnas Indonesia senior, Alfred Riedl mendapatkan pujian dari mantan pesepakbola nasional, Yusuf Ekodono setelah pelatih asal Austria itu berhasil membuat skuad Garuda masuk ke semifinal Piala AFF 2016 dengan mengalahkan Singapura 2-1.

Mantan pesepakbola nasional yang juga asisten pelatih Bhayangkara FC, Yusuf Ekodono, memberikan pujian kepada pelatih Timnas Indonesia, Alfred Riedl, yang telah berhasil meloloskan tim Merah Putih ke semifinal Piala AFF 2016 usai mengalahkan Singapura dengan skor 2-1.

Menurut asisten pelatih Bhayangkara FC itu, keberhasilan timnas Indonesia membalikan keadaan di babak kedua setelah oleh Singapura tertinggal di pertengahan babak pertama tidak terlepas dari keputusan Alfred Riedl yang memasukkan dua penyerang lagi, yakni Zulham Zamrun dan Ferdinand Sinaga.

“Keputusan berani Alfred Riedl memasukkan dua pemain bertipikal menyerang sangat tepat karena sebetulnya serangan Singapura tidak terlalu berbahaya. Mereka nyaris hanya mengandalkan serangan balik dan memanfaatkan umpan lambung karena pemainnya unggul postur,” jelasnya.

“Indonesia mendominasi jalannya pertandingan. Mereka mengurung pertahanan Singapura hampir sepanjang laga. Pantas kalau timnas akhirnya menang meski dengan susah payah,”

ia juga memuji permainan Timnas Indonesia yang sudah semakin padu. “Seperti inilah seharusnya mereka bermain. Kerja kolektif yang mereka tunjukkan benar-benar solid,” katanya.

“Lawan pun jadi bingung karena tidak ada ruang bagi mereka untuk menembus pertahanan Timnas Indonesia,”

Alfred Rield Senang di Timnas Ada Stefano Lilypaly

Tangerang, TimNas.com – Pelatih timnas Indonesia, Alfred Riedl mengaku senang dengan bergabungnya Stefano Lilipaly ke timnas yang akan tampil di Piala AFF 2016. Gelandang kelahiran Belanda itu menjadi satu-satunya pemain naturalisasi yang berada di skuat Timnas Indonesia untuk AFF Cup 2016 nanti.

“Stefano Lilipaly adalah pemain yang bagus. Ia bisa mengangkat kualitas tim ini,” katanya.

“Kami senang dia berada di sini dan dia pun senang bisa berada di sini. Ia menikmati bisa bergabung bersama kami. Keberadaan Stefano Lilipaly di sini membuat kami semua merasa gembira,”

Sang pemain sendiri tidak bisa menyembunyikan rasa girangnya karena turut tergabung dalam skuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2016. Stefano Lilipaly memang sudah lama ingin memperkuat tim Merah Putih di ajang resmi.

Mantan pemain Persija Jakarta yang kini memperkuat klub Belanda, Telstar SC, ini pun menegaskan siap tempur demi Indonesia dan siap dipasang di posisi manapun yang diinginkan oleh Alfred Riedl selaku pelatih.

“Saya bisa bermain dengan peran apa saja, bertahan tidak masalah walau saya berposisi asli sebagai gelandang serang,” tuturnya.

“Saya suka dimainkan menyerang, tapi saya juga bermain di bek kanan. Saya bisa dimainkan di mana saja,”